Tahta Perak

Tahta Perak
Sehari Sebelum Turnamen


__ADS_3

Kota Aurum adalah salah satu kota terbesar dan terpadat yang ada di wilayah Silverash, jadi tidak heran jika kota ini cukup ramai pada hari-hari biasa.


Tapi hari ini sangatlah berbeda, ini adalah hari diamana festival besar yang digelar setiap 3 tahun sekali akan segera di mulai.


Sebenarnya Festival ini awalnya diadakan setahun sekali untuk memperingati hari di bangunnya kota Aurum dan festival saat itu tidak semeriah festival yang terjadi saat ini.


Alasan mengapa festival ini di ubah waktunya menjadi tiga tahun sekali adalah karena keputusan gubernur kota Aurum yang menjabat saat ini.


Sebelum menjabat sebagai gubernur kota Aurum saat ini, Brian Eleanor adalah seorang Guardian yang terpilih pada saat Ryan masih sangat muda.


Selain sangat berbakat di jalan Ksatrianya, dia juga dikenal karena pengabdian dan kesetiaannya yang luar biasa pada keluarga Silverash dan karena itulah keluarga Silverash memberikan posisi yang sangat tinggi kepadanya setelah dia pensiun.


Perjalanan hidup Brian bisa dikatakan sangat luar biasa, dari rakyat biasa hingga menjadi seorang Guardian yang berstatus sangat tinggi dan akhirnya pensiun sebagai gubernur kota Aurum, dia merupakan sosok legendaris di benak anak-anak muda berdarah panas yang ada di wilayah Silverash.


Bahkan, ada sebuah buku yang sangat populer berjudul The Guardian of Light yang dibuat oleh penulis terkenal di wilayah Silverash, buku itu menceritakan tentang kisah perjalanan Brian dari yang awalnya hanya orang biasa hingga dia dapat mencapai posisinya saat ini.


Tapi dibalik semua itu, Brian sebenarnya memiliki sebuah penyesalan yang terus-menerus membayanginya selama ini yaitu dia tidak dapat bertarung berdampingan dengan Tuan dan saudara-saudaranya lagi seperti sebelumnya.


Jadi untuk menebus rasa penyesalan di hatinya ini, dia hanya dapat mencari orang yang sangat berbakat dan membimbingnya hingga dia memenuhi persyaratan untuk menjadi seorang Guardian.


Dan disinilah awal mula turnamen pencarian bakat di kota Aurum diselenggarakan, tapi pada pertama kali di gelar, turnamen ini tidak menarik banyak perhatian karena pada saat itu dana yang digunakan sangat terbatas jadi penghargaan bagi para juara juga tidak banyak.


Karena itu, Brian berinisiatif untuk mengubah waktu festival menjadi 3 tahun sekali sehingga dana yang terkumpul menjadi 3 kali lipat dari sebelumnya.


Dan karena usahanya tak henti-hentinya, Brian akhirnya berhasil membuat festival kota Aurum menjadi salah satu event yang sangat dinanti-nanti oleh anak-anak muda dari seluruh penjuru wilayah Silverash dan bahkan sampai ke kerajaan tetangga.


Evan yang saat ini sedang berada di lantai atas rumah makan mewah, tidak bisa tidak mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh Brian.


" Hmm, Brian ini sungguh orang yang sangat berjasa bagi keluargaku, tidak hanya dia mengorbankan hidupnya demi menyelamatkan kepala keluarga Silverash saat ini hingga dia menderita luka yang sangat parah sampai menyebabkannya pensiun, bahkan setelah itu dia masih dapat menggunakan kecerdasannya dan membuat kontribusi yang sangat besar bagi keluarga.


Pengabdian dan kesetiaannya memang sangat patut di puji, jika aku bisa, aku sangat ingin membalas kebaikannya ini dengan menjadikan penerusnya sebagai Guardianku, tapi putranya baru berusia 2 tahun, sedangkan untuk putrinya... "


Seketika Evan mengingat kembali kejadian beberapa hari yang lalu dimana ada seorang gadis Ksatria berambut pirang dengan wajah yang sangat menawan dan cantik mencoba mengusirnya dari pinggir jalan.


" Meskipun bakatnya cukup bagus, tapi sikap dan kepribadiannya... sigh... lupakan, aku hanya akan memikirkannya ketika saatnya tiba, tapi apa yang harus kulakukan sekarang, ternyata turnamen akan resmi dimulai besok pagi dan festival ini sangat membosankan.


Oh, benar juga, Isabell adalah udik desa yang mungkin belum pernah menyaksikan event sebesar ini, aku akan pergi mengajaknya bermain. "

__ADS_1


" Hmph, aku tidak akan pergi denganmu Tuan Muda. "


Tiba-tiba sebuah suara terdengar dari punggung Evan dan saat dia menoleh ke belakang, dia melihat Isabell yang memakai pakaian pelayan sedang memelototinya dengan tajam sambil menggembungkan kedua pipinya seperti balon.


" Oh, si udik des-, ehem... maksudku Isabell, bukankah kau pergi memangil William, bagaimana dengannya ? "


" Hmph. "


Isabell mendengus dingin dan mengabaikan pertanyaan Evan, hal ini sekaligus menandai pertengkaran antara Tuan dan pelayan.


...


Di pusat kota Aurum ada sebuah kastil yang sangat luas dan indah, meskipun tidak sebesar dan seluas kastil keluarga Silverash, tapi kastil ini jauh lebih besar dari kastil para bangsawan pada umumnya.


Kastil ini adalah kediaman keluarga gubernur kota Aurum yang menjabat saat ini, yaitu Brian Eleanor.


Saat ini, di sebuah koridor yang ada di dalam kastil, terlihat seorang gadis cantik berambut pirang yang mengenakan setelan armor Ksatria lengkap sedang berjalan dengan tergesa-gesa.


Gadis ini adalah Sofia yang baru saja kembali dari perjalanannya untuk menyelidiki musnahnya kelompok bandit Silver Wind.


Dilihat dari cara dia berjalan, Sofia sepertinya sangat terburu-buru dan entah mengapa langka kakinya menjadi semakin cepat seiring berjalannya waktu hingga setelah dia melewati beberapa koridor, dia akhirnya memperlambat langkahnya dan berhenti di depan sebuah pintu yang dijaga oleh dua orang pelayan.


" Tuan saat ini sedang sibuk mengurusi berbagai dokumen tentang festival Nona Muda, beliau berpesan agar tidak ada yang mengganggunya sementara waktu. "


" Katakan pada ayah aku ingin bertemu dengannya, ada hal sangat penting yang harus kusampaikan padanya sesegera mungkin. "


" Baiklah Nona Muda, tolong tunggu sebentar. "


Setelah menyelesaikan kata-katanya, pelayan itu segera memasuki ruangan dibalik pintu itu, tapi tak berselang lama, dia muncul kembali.


" Tuan mempersilahkan anda untuk masuk Nona. "


" Hmm, terima kasih. "


Sofia yang telah mendapatkan izin, dengan cepat membuka pintu itu sendiri tanpa menunggu para pelayan membukanya.


Dibalik pintu itu Sofia melihat sesosok pria paru baya berambut pirang yang sedang duduk di meja kerjanya sambil membaca beberapa dokumen.

__ADS_1


Pria ini memiliki penampilan yang sangat tampan, hidung tinggi, mata emas dan rambut pirang pendek yang potong dengan rapi membuatnya seperti sosok pangeran yang sempurna di khayalan banyak gadis-gadis muda.


Orang ini tidak lain adalah ayah Sofia dan gubernur kota Aurum saat ini, Brian Eleanor.


" Jadi berita penting apa yang ingin kau sampaikan kepadaku hingga membuatmu harus terburu-buru menemuiku setelah perjalanan panjangmu. "


Brian meletakkan dokunem yang dia pegang saat ini dan menatap Sofia dengan penasaran.


" Apa kau tahu ayah, saat aku menyelidiki kasus musnahnya kelompok bandit Silver Wind, aku tidak sengaja menemukan sebuah bekas tebasan pedang di permukaan tanah yang masih menyimpan sedikit sisa Aura di dalamnya.


Dan setelah kuteliti, Aura memiliki ciri khas warna dan atribut yang hanya dimiliki oleh anggota langsung keluarga Silverash. "


" Jadi ? "


" Jadi ada kemungkinan besar bahwa setelah memusnahkan para bandit itu, beliau akan datang kesini untuk melihat-lihat festival, apa kau tidak mengerti ini ayah. "


" Tenanglah Sofia, sebenarnya informasi yang kau bawa sudah usang, beberapa bulan yang lalu aku menerima kabar bahwa Tuan Muda ke dua dari keluarga Silverash telah meninggalkan kota Ash untuk mengasah dirinya sendiri. "


" Hmm, Tuan Muda kedua ?, apa maksudmu Tuan Muda Evan dan bukan Tuan Muda Ernest, Tuan Evan beberapa tahun lebih mudah dibandingkan dengan Tuan Ernest, bagaimana mungkin beliau dapat memusnahkan kelompok bandit berskala besar seperti Silver Wind. "


Sofia sedikit kecewa ketika mendengar bahwa yang akan datang bukanlah Tuan Muda pertama yang kemungkinan besar akan mewarisi posisi pemimpin keluarga dan memiliki hak untuk memilih Guardiannya secara langsung.


Ketika ayahnya melihat ekspresinya yang suram, dia segera mengerti apa yang ada dipikirkan putrinya ini dan mau tidak mau dia menghela nafas panjang sebelum mengatakan sesuatu yang membuat Sofia sangat terkejut.


" Sigh... sepertinya kau terlalu banyak mengurung dirimu di ruang pelatihan bahkan sampai kau tidak menyadari situasi yang terjadi baru-baru ini.


Tuan Muda Evan adalah seorang jenius yang berhasil membangkitkan Bloodlinenya saat dia masih sangat muda, jadi kemungkinan besar dialah yang akan mewarisi posisi kepala keluarga, ini adalah informasi umum yang sangat mudah dicari tahu jika kau menghabiskan sedikit usaha.


Dikatakan Tuan Evan memiliki bakat dan kecerdasan yang jauh melebihi anak seusianya dan mungkin dapat membawa kita semua menuju era kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya. "


Ketika Sofia mendengar hal itu, detak jantungnya menjadi sangat cepat yang menggambarkan betapa bersemangatnya dia saat ini.


[ Jika apa yang dikatakan ayah memang benar, aku harus tampil sangat baik di turnamen ini untuk menarik perhatian Tuan Evan, ini adalah sebuah kesempatan yang mungkin tidak akan pernah lagi kudapatkan seumur hidup ini.


Aku tidak hanya ingin sekedar melihat era kemakmuran yang dibangun oleh Tuan Muda tapi aku juga ingin ikut berkontribusi membangun era itu. ]


" Jika tidak ada yang lain, kau boleh pergi, seperti yang kau lihat aku sangat sibuk disini, sebaiknya kau mempersiapkan dirimu untuk turnamen yang akan datang. "

__ADS_1


" Hmm. "


Perkataan Brian segera membangunkan Sofia dari imajinasinya, setelah mengangguk ringan, dia segera berbalik dan meninggalkan ruang kerja ayahnya.


__ADS_2