Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.100 Kebahagiaan


__ADS_3

Setelah itu Ailyn pun mengunjungi beberapa temannya anggota BlackShadow. Dan Alonso mengikutinya kemanapun. Lalu Alonso pun harus kembali ke kantor karena sudah terlalu lama meninggalkan kantor.


Ailyn pun ikut bersamanya dan berpamitan pada staf dan juga kakeknya yg berada disana. Nampak John senang melihat rumah tangga cucunya kembali akur. Sedikit tekanan kemarin pada Alonso semoga membuat pria itu tak main-main dengan cucunya.


"Bagaimana Alonso? kau puas setelah tahu hasilnya?" tanua John.


"Tentu kek. " jawabnya.


"Iya itu hanya hal kecil, tapi jika kau macam-macam dengan cucuku semua pasukanku di BlackShadow akan memberimu pelajaran berharga, ingat itu." ucap John.


"Ya.. akan kuingat seumur hidupku." ucap Alonso.


"Kakek tak perlu repot-repot, karena aku saja cukup untuk menghajarnya." ucap Ailyn.


Alonso pun hanya tersenyum kaku diancam oleh istri dan kakek Ailyn. Setelah itu mereka pun pergi ke kantor Alonso. Disana, Ailyn diminta untuk menemaninya.


"Ai.. kenapa kau merahasiakan semuanya?" tanya Alonso.


"Karena aku masih kesal padamu.." ucap Ailyn.


"Jadi begitu.. maaf ya.. aku memang suami yg bodoh." ucap Alonso.


"Itu benar.. aku benci melihatmu bersama Cloe." ucap Ailyn emosi.


"Oke.. aku akan menjauhkan diri dari wanita itu." ucap Alonso.


"Itu yg kuinginkan." ucap Ailyn.


"Oh iya nanti aku akan ke kantorku untuk menyerahkan surat ini dan memberikan laporan." ucap Ailyn.


"Baiklah, aku akan mengantarmu." ucap Alonso.


Setelah itu, Alonso pun tiba di kantornya dan membawa Ailyn masuk ke ruangannya. Alonso pun sibuk dengan dunianya dan pekerjaannya. Sementara Ailyn dirinya pun hanya bermain ponsel. Lalu rasa lapar pun membuatnya harus memesan makanan secara online.


Karena Alonso sibuk dengan urusan ini dan itu, Ailyn pun melakukannya sendiri. Dan saat makanan itu tiba, staf Ob pun mengantarkannya ke ruangan Alonso.


"Terimakasih makananya.. kau sudah makan?" tanya Ailyn.


"Belum nyonya, karena ini belum jam makan siang." jawabnya.


"Baiklah, kalau begitu terima ini dan nikmati saat jam makan siang." ucap Ailyn.


"Terimakasih banyak nyonya.. anda tak perlu sampai melakukan hal ini." ucapnya.


Setelah Ob itu pergi, Ailyn pun menyantap makanan tersebut. Terlebih ruangan Alonso sedang kosong karena Alonso sedang rapat di ruangan lain bersana Jery.


Setelah puas dengan makanannya, Ailyn pun mengantuk. Tak terasa dirinya tertidur di sofa ruangan Alonso. Hingga suaminya itu tiba dan mendapati istrinya tengah tertidur.


"Nyonya pasti kelelahan tuan." ucap Jery.


"Benar, entah kenapa aku baru terpikir untuk membuat ruangan pribadi yg berisi tempat tidur." ucap Alonso.


"Tapi anda pasti tak pernah menggunakannya." ucap Jery.


"Yasudah, kau kalau sudah tidak ada urusan keluar saja dan suruh penjaga berjaga di depan pintu karena istriku sedang tidur. " ucap Alonso.


"Baik tuan." ucap Jery.


"Padahal dia belum makan siang.." gumam Alonso.

__ADS_1


Alonso pun bekerja dengan tenang sembari melirik ke arah istrinya tersebut. Tak berapa lama, Ailyn pun terbangun.


"Ukh.. aku ketiduran." ucapnya.


"Kau sudah bangun rupanya." ucap Alonso.


"Kau sudah kembali.. iya aku mengantuk sekali setelah makan." ucap Ailyn.


"Makan?? kau habis makan apa?" tanya Alonso.


"Aku pesan beberapa makanan.. lalu menikmatinya saat kau tak ada." ucap Ailyn.


"Sepertinya anakku sangat lapar.. " ucap Alonso.


"Iya, aku selalu lapar belakangan ini." ucap Ailyn.


"Tapi kau jangan keseringan jajan diluar, aku takut itu tidak sehat." ucap Alonso.


"Hmm.." ucap Ailyn malas.


"Ai.. kau jangan makan sembarangan.." ucap Alonso.


"Iya aku tahu.. aku hanya ingin saja." ucap Ailyn.


"Ya mulai sekarang katakan saja apa yg mau kau makan." ucap Alonso.


"Baiklah." ucap Ailyn.


"Aku mau makan siang, kau mau ikut?" tanya Alonso.


"Tentu saja, masa aku ditinggal sendirian." ucap Ailyn.


Mereka pun pergi ke sebuah resto dan Alonso memilih untuk makan disana. Alonso pun menawari Ailyn untuk memilih menu tapi Ailyn menolaknya.


"Nanti saja aku masih kenyang." ucap Ailyn.


"Baiklah, aku akan memesan makanan." ucap Alonso.


Alonso pun memilih menu favoritnya dan pelayan pun pergi untuk menyiapkan pesanannya. Tak berapa lama, makanan pun tiba. Aroma sedap makanan pun cukup menggiurkan bagi Ailyn.


"Wah kelihatannya enak." ucap Ailyn.


"Kau mau?"


"Iya." ucap Ailyn.


Alonso pun menyuapi Ailyn makanannya. Dan Alonso menikmati momen-momen itu karena dengan sifat asli Ailyn, mustahil wanita itu bisa bersikap semanis itu bak anak-anak.


"Rasanya enak." ucap Ailyn.


"Itu makanan favoritku." ucap Alonso.


"Benarkah? sepertinya aku juga menyukainya." ucap Ailyn.


Hingga Ailyn pun ikut makan bersama Alonso. Dan Alonso dengan sabar menyuapi Ailyn sampai orang-orang memerhatikan mereka. Ada yg memuji karena Alonso pria yg hangat, ada juga yg tidak menyukainya. Tapi Ailyn dan Alonso tak perduli, saat ini mereka tengah berbahagia dan bisa bersama lagi.


"Ai.. habis ini kau mau makan apalagi?" tanya Alonso.


"Es krim.." ucapnya.

__ADS_1


"Oke.. ayo kita beli es krim." ucap Alonso.


Mereka pun jadi lama sekali keluar kantor dan Alonso senang karena Jery takkan bisa mengganggunya. Jery pun sangat takut pada Ailyn setelah kejadian kemarin. Apalagi Jery tahu pekerjaan Ailyn yg sebenarnya.


Alonso pun berusaha membahagiakan Ailyn yg tengah mengandung anaknya. Terlebih Ailyn sudah melewati hal berat selama ini. Bahkan saat ditanya apakah Ailyn ingin berbelanja, istrinya itu hanya menggeleng dan meminta dibelikan es krim saja. Sungguh permintaan yg sangat sederhana bagi Alonso.


"Yakin itu saja cukup?" tanya Alonso.


"Tentu saja." ucap Ailyn.


"Ai.. bagaimana jika kita ke bioskop." ucap Alonso.


"Lalu pekerjaanmu?" tanya Ailyn.


"Biarkan saja Jery yg mengurusnya." ucap Alonso.


"Oke.." ucap Ailyn.


Mereka pun akhirnya pergi ke bioskop untuk nonton film. Dan mereka seperti sedang kencan saat ini. Alonso pun senang melihat Ailyn bahagia. Dan istrinya itu sangat istimewa dimatanya. Alonso pun takkan membiarkan seseorang menyakiti Ailyn lagi.


.


.


.


Sementara itu, di kantornya tengah heboh karena Cloe datang dan marah-marah ingin bertemu Alonso. Hingga wanita itu memaksa masuk ke ruangan Alonso dan tak mendapati sosok yg dicarinya.


"Ck..kemana Alonso??" tanya Cloe.


"Cloe hentikan, kau mau apalagi pada tuan?" tanya Tom.


"Mau apa? aku mau dia bertanggungjawab." ucapnya.


"Atas apa? bukankah janin itu jelas milikku?" balas Tom.


"Aku tidak percaya." ucap Cloe.


"Dengar, aku punya banyak bukti.. dan kau harus sadar dengan siapa kau sedang berhadapan." ucap Tom.


"Aku tak mau anakku punya ayah sepertimu,." ucap Cloe.


"Apa masalahnya?"


"Kau itu miskin dan bukan tipeku." ucap Cloe.


"Tapi kau menikmati malam-malam panas kita bukan?" balas Tom.


Cloe pun langsung terdiam dan malu sekali. Kini wanita itu memilih untuk pergi meninggalkan kantor tersebut.


"Aku akan bertanggungjawab." ucap Tom.


"Tidak perlu." balas Cloe.


.


.


Sementara itu setelah kepergian Cloe, Alonso dan Ailyn pun tiba. Jery pun meminta Tom merahasiakan kedatangan Cloe tadi jika tak ingin melihat nyonya mereka marah besar. Dan sampai jam kerja Alonso habis, tak ada yg bicara dari mereka semua mengenai Cloe.

__ADS_1


Alonso pun mengantarkan Ailyn ke kantornya untuk menyerahkan surat pengunduran diri dan memberikan laporan terakhirnya.


__ADS_2