
Walaupun sejenak tapi Alonso merasa lega bisa bertemu dengan Ailyn lagi. Dan nampaknya istrinya itu belum sepenuhnya mempercayainya. Entah apa yg direncanakan Ailyn, tapi Alonso hanya bisa menurutinya untuk tetap diam kalau istrinya itu masih hidup.
Lalu Alonso teringat pada Cloe dan merasa bersalah pada Ailyn. Wajar saja Ailyn marah besar karena Alonsi berselingkuh dengan Cloe. Walaupun kenyataannya Alonso baru tahu kalau Ailyn masih hidup hari ini. Nasi yg telah menjadi bubur ini, harus Alonso jalani. Dan Alonso harus bersiap menerima kematarahan istrinya itu.
"Terimakasih Ailyn kau masih hidup.. rasa sakit pukulan mu ini tak seberapa jika dibandingkan dengan penderitaanku kehilanganmu." gumam Alonso dalam hati.
Beberapa jam kemudian Tom pun menghampiri Alonso di kamarnya. Dan melaporkan kalau tugasnya sudah selesai. Kini Alonso hanya tinggal berpura-pura kembali ke kamar wanita itu dan berpamitan.
Cloe yg baru bangun pun sedikit kecewa karena Alonso selalu meninggalkannya.
"Maaf Cloe, tapi aku harus kembali ada beberapa urusan mendesak." ucap Alonso berpura-pura memasang kancing bajunya.
"Baiklah." ucap Cloe.
Cloe pun masih belum tahu apa yg terjadi sebenarnya. Dirinya masih mengira Alonso yg bersamanya malam ini.
Sementara itu Tom selalu mengawasi Cloe dari jauh. Dirinya memang sudah menipu wanita itu demi kepentingannya dan juga tuannya. Mungkin saja dirinya bisa dilaporkan karena melakukan pelecehan pada Cloe.
Tapi Tom harus melakukannya karena dirinya yg memulai semuanya. Tom tak ingin tuannya terkena getahnya dari perbuatan buruknya.
.
.
Di tempat lain, nampak Leon sudah menunggu Alonso di suatu tempat. Dan tak lama Alonoso pun tiba disana. Sesuai janjinya, Leon memberikan beberapa informasi tentang penyelidikan mereka.
Mereka pun curiga pada kelompok pembunuh bayaran yg sangat meresahkan. Mereka dibayar sangat mahal demi menghabisi nyawa seseorang. Begitu juga informasi yg didapatkan Alonso tak jauh berbeda. Hingga mereka pun akan semakin mendalami kasus ini.
"Jadi informasi kita sama, dan saling berhubungan." ucap Alonso.
"Benar, ini informasi yg kudapatkan susah payah.. saat ini mereka tengah berada di negara Xx." ucap Leon.
"Mereka bahkan sudah kabur ke negara lain."
"Tentu saja, setelah tugasnya usai dan menerima bayaran mereka pasti akan pergi." ucap Leon.
"Kerja bagus Leon.. terimakasih." ucap Alonso.
"Ya.. tentu tuan, Ailyn juga rekan kami." ucap Leon.
"Aku akan menangkap mereka, kau bisa ikut bergabung jika punya waktu." ucap Alonso.
"Baiklah, ayo kita rencanakan segalanya." ucap Leon.
__ADS_1
Mereka pun membuat rencana untuk melakukan penangkapan pada mereka. Dan Alonso masih merahasiakan kalau Ailyn masih hidup. Sesuai rencana dalam minggu ini mereka akan melacak pelaku tersebut untuk dipaksa mengaku kepada siapa mereka bekerja.
.
.
Sementara Ailyn, dirinya sudah kembali ke markas BlackShadow. Dirinya juga sudah mengintrogasi orang-orang yg menyerangnya oleh anggota Black Shadow. Mereka ditangkap untuk dimintai keterangan dan dipaksa untuk mengakui semua perbuatannya.
Walau orang tersebut tetap diam, tapi lambat laun mereka mengakuinya karena introgasi keras oleh anggota BlackShadow. Ailyn pun senang karena akhirnya pembunuh bayaran itu mengakui sedikit perbuatannya.
Ailyn pun mandapatkan banyak informasi soal para pembunuh bayaran tersebut. Mulai dari cara mereka bekerja hingga kemana mereka akan pergi selanjutnya. Walaupun masih ada yg ditutupi yakni tentang siapa yg membayar mereka.
"Cih, kalian cukup setia.." ucap Ailyn.
"Maaf, aku hanya bisa memberitahu kalian itu." ucapnya.
"Kau tahu, nyawaku hampir melayang kemarin dan kalian bahagia sekali dengan perbuatan kalian." ucap Ailyn kesal.
Tapi kedua orang itu hanya diam dan tak memberikan keterangan lanjutan. Hanya beberapa rencana kalau mereka akan pergi ke luar negeri untuk menghilangkan jejak.
Ailyn pun takkan tinggal diam dan akan mengejar mereka. Sejak kesehatannya pulih Ailyn pun terus merancang strategi untuk menjatuhkan Anita dan menangkap para pembunuh bayaran yg ditugaskan untuk menyingkirkannya.
Bahkan Ailyn sampai melupakan kehamilannya, dan itu membuat John sangat khawatir. Dirinya dudah berjanji akan mengerahkan semua kekuatannya untuk menangkap mereka, tapi Ailyn bersikeras untuk menangkapnya sendiri.
Ailyn langsung dibawa ke pusat medis untuk mendapatkan penanganan. Dan John langsung datang saat tahu kabar Ailyn.
"Dasar keras kepala.. kau sudah sadar rupanya." ucap John.
"Maaf kek.. " ucap Ailyn.
"Sudah puas menghajar Alonso??" tanya John.
"Belum.."
"Kalau begitu kenapa kau kembali?" tanya John kesal.
"Aku tak sanggup memukulnya lebih dari 2x.. tiba-tiba air mataku jatuh, dan perutku sakit." ucap Ailyn.
"Lalu kau sudah dapat faktanya?" tanya John.
"Alonso bilang kalau itu hanyalah taktiknya untuk mengetahui rencana Anita. Dan wanita itu adalah anak kandung Anita dari pria lain." ucap Ailyn.
"Ck.. dasar mereka sudah menipuku." ucap John.
__ADS_1
"Menipu?" tanya Ailyn.
"Mereka bilang putri mereka masih lajang.. ternyata.. sudahlah.." ucap John.
"Alonso juga sudah tahu soal pembunuh bayaran tersebut. Dan kini wanita yg bersama dijadikan tameng." ucap Ailyn.
"Kau tidak kesal?" tanya John.
"Tentu saja kesal, tapi aku tak mampu memukulnya." ucap Ailyn.
"Yasudah, lebih baik hemat tenagamu.. mungkin anakmu tak ingin kau memukul ayahnya." ucap John.
"Aku bahkan tak sempat bilang soal kehamilan ini." ucap Ailyn.
"Tak apa.. nanti kita beri dia kejutan yg membuat dia jantungan.. hahahahha.. " ucap John lalu tertawa membayangkan ekspresi Alonso yg dingin menjadi seperti ayam sayur.
"Ja-jantungan??" tanya Ailyn.
"Sudah nanti aku yg akan atur agar dia menyesal dan berlutut kepadamu." ucap John.
"Asal jangan berlebihan kek." ucap Ailyn.
"Baiklah.. kau tenang saja." ucap John.
Begitulah John menjaga Ailyn dan menyembunyikannya di dalam markasnya. Bahkan Alonso pun gagal mengikuti Ailyn karena istrinya langsung menghilang begitu saja.
Walau hanya sedikit, Ailyn merasa lega telah bertemu dengan Alonso dan tahu sedikit kebenarannya. Meski masih banyak hal yg harus ia lakukan terutama membuat Anita bertekuk lutut dan menerima hukumannya. Lalu menangkap para pembunuh bayaran tersebut.
Tapi dokter kandungan yg menangani Ailyn meminta dirinya untuk menjaga kondisinya serta rajin mengkonsumsi vitamin. Kehamilan tahap awal ini sangat rentan, dan hal itu membuat Ailyn harus ekstra hati-hati.
.
.
Sementara itu Cloe, dirinya sudah berada di apartemennya dan bersama Anita. Dirinya sangat kesal dengan ulah Anita yg selalu seenaknya sendiri. Kini wanita yg merupakan ibunya itu sedang membujuknya untuk secepatnya menikahi Alonso.
"Mom.. kau tahu kan Alonso seperti apa." ucap Cloe.
"Kalau tidak cepat nanti dia berubah pikiran." ucap Anita.
"Aku harus punya sesuatu yg membuatnya menikahi ku dulu." ucap Cloe.
"Kau hanya harus rajin tes kehamilan dengan tespack." ucap Anita dengan entengnya.
__ADS_1
"Aku mengerti mom.. sudah jangan membebaniku.. aku sudah susah payah menjadi kekasih Alonso." ucap Cloe kesal.