Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.29 Simbiosis Mutualisme


__ADS_3

Alonso dan Ailyn pun tetap menjalani kehidupan mereka dengan damai. Keduanya tak saling mencampuri urusan pribadi masing-masing, dan tentunya Alonso sangat berkuasa berdasarkan surat perjanjian pernikahan mereka.


Alonso pun memanfaatkan Ailyn untuk mendapatkan apa yg diinginkannya. Mulai dari informasi beberapa pesaingnya, sampai informasi terburuk tentang orang yg ingin menghancurkan bisnisnya.


Dan Ailyn dengan mudah mendapatkan semua itu. Dirinya pun bekerja keras agar hidupnya tetap stabil dan aman seperti sekarang. Ibu tirinya takkan mengganggunya karena ada Alonso yg memegang 80%perusahaan suaminya. Dan juga Ailyn mampu melawan mereka jika berani mengganggunya secara langsung.


Tapi walau bagaimanapun, hubungan keduanya tampak baik-baik saja. Malahan keduanya saling memanfaatkan satu sama lain. Buktinya saat Ailyn terdesak, dirinya meminta bantuan Alonso untuk menyewa jet pribadi agar keamanannya terjamin saat melakukan misinya.


Alonso pun tak bisa menolaknya, karena masih membutuhkan Ailyn. Hubungan mereka sudah seperti simbiosis mutulaisme yg saling menguntungkan satu sama lain. Dan keduanya harus kompak serta akur agar kerjasama mereka tetap berlangsung.


Ailyn pun mengisi setiap kekurangan Alonso mengenai informasi agar pria itu dan bisnisnya aman. Keduanya membangun kekuatan yg membuat siapa saja segan terhadap keduanya. Ailyn memberikan bantuan informasi dan menangkap orang-orang yg akan menjatuhkan Alonso. Sementara Alonso melindungi Ailyn dengan kekuasaannya, dan membuat Ailyn dihormati banyak orang sebagai istrinya. Cukup hebat bukan kombinasi dari keduanya?


Jika tanpa cinta saja mereka sudah sehebat itu bagaimana jika mereka saling mencintai?? Pastinya semua orang akan semakin segan dan tunduk pada mereka.


Karir Ailyn pun cemerlang didivisinya, sementara Alonso bisnisnya kian maju dan berkembang. Keduanya sama-sama berada di puncak karir mereka. Bahkan Anita pun sulit untuk menekan Alonso berkat informasi dari Ailyn, juga Anita sulit mengontrol Ailyn berkat kekuatan Alonso. Anita pun sudah angkat tangan dan tak sanggup menghadapi mereka berdua yg saat ini sangat kompak.


David pun hanya tersenyum melihat karir Ailyn yg cemerlang, diikuti kekuatan suaminya yg kian membesar. Tak masalah jika David hanya memegang 20% hak atas perusahaan tersebut asalkan dirinya mampu menekan tindakan Anita pada Ailyn.


Dan kini setelah Ailyn menikahi Alonso, Anita nampak tak berkutik. Semua usahanya untuk menekan keduanya pun gagal, apalagi sampai mengatur Ailyn itu sangat mustahil. Walaupun hanya satu kekurangan mereka yakni tidak memiliki keturunan. Dan hal itu dijadikan kelemahan oleh Anita untuk membandingkannya dengan Jane.


Tapi untungnya Ailyn dan Alonso terlalu sibuk untuk meladeni ocehan Anita. Seperti saat ini, dirumahnya sedang diadakan pesta syukuran bayi anak dari Jane. Semua pun nampak meriah, dan Ailyn juga diundang karena sudah dianggap kekuarga oleh David dan Anita. Atau lebih tepatnya karena John sudah mengetahui tentang Ailyn.


"Mom.. Ailyn pasti datang kan kali ini?" tanya Jane.


"Tentu, mom sudah tak tahan ingin membicarakan kemandulannya.." ucap Anita tersenyum senang.


"Aku juga, dia sekarang hidup bahagia dengan Alonso orang yg menghancurkan bisnis Dad." ucap Jane.


"Sudahlah sayang.. hidupnu jauh lebih nyaman bukan? sekarang kita hanya perlu menyerangnya perlahan." ucap Anita.


.


.


Sementara itu, Ailyn dan Alonso pun sedang bersiap untuk hadir di acara tersebut.


"Ai.. kau yakin mau datang?" tanya Alonso yg sedang memakai kemejanya.


"Iya.. kemarin aku sudah absen saat mereka mengadakan pesta gender.. sekarang kalau aku absen lagi posisiku akan semakin lemah." ucap Ailyn.


"Padahal aku sudah menyarankan ide bagus waktu itu." ucap Alonso.


"Dasar mesum.. kau tidak puas juga rupanya dengan Cloe, Joana, Michelle, dan Laura.." ucap Ailyn.


"Bagaimana kau tahu mereka?" tanya Alonso.


"Bagaimana kau tahu mereka?" ucap Ailyn memperagakan Alonso.

__ADS_1


"Kau lupa siapa aku??" tanya Ailyn.


"Tunggu, tapi aku hanya minum dengan mereka tak sampai hotel atau ranjang." ucap Alonso.


"Memangnya aku akan percaya?" balas Ailyn.


"Sungguh.. aku takkan melakukan itu." ucap Alonso.


"Kenapa tidak?"


"Karena sebagian orang sudah tahu kalau aku sudah menikah.. jika muncul artikel kalau aku selingkuh bisa gawat." ucap Alonso.


"Bagus jika kau sadar kelemahanmu." ucap Ailyn.


"Kau tahu semuanya tapi kau tidak marah sedikitpun?" tanya Alonso heran.


"Aku hanya istrimu di atas kertas, tapi sebenarnya aku adalah rekanmu." ucap Ailyn menatap Alonso dengan tatapan datar.


"Cih, atau kau jangan-jangan punya kekasih?" tanya Alonso.


"Kekasih? aku tak punya waktu soal itu. Lagipula semua rekan kerjaku tahu kalau aku sudah menikah, jika aku selingkuh tamatlah karirku." ucap Ailyn.


"Benarkah?" tanya Alonso.


"Itu benar, bukankah sudah ada aturannya." ucap Ailyn.


"Aku tak begitu tahu soal hukum." ucap Alonso.


"Tentu.. dan aku ingin bertanya satu hal padamu." ucap Alonso.


"Katakanlah."


"Apa kau ingin berpisah denganku?" tanya Alonso.


"Entahlah.. satu sisi aku merasa kuat saat bersamamu.. satu sisi lagi aku seperti membuatmu tidak merasa bebas." ucap Ailyn.


"Kau sendiri?" tanya Ailyn.


"Kau sangat berguna bagiku, jadi akan sayang jika aku melepaskanmu. Dan aku tak percaya pada cinta." ucap Alonso.


"Begitu ya.. aku juga hampir berpikir begitu." ucap Ailyn.


"Pasti karena ayahmu." ucap Alonso.


"Benar." ucap Ailyn.


Setrlah bersiap, mereka pun pergi ke pesta bayi Jane. Dan seperti biasa disana selalu ramai oleh tamu-tamu dari kalangan atas. Rata-rata itu adalah teman dari Anita ataupun Jane.

__ADS_1


Ailyn dan Alonso pun datang menghampiri Juno bersama bayinya dan pengasuh. Sementara Jane sedang asik bersama teman-temannya.


"Selamat Juno, dimana Jane?" tanya Ailyn.


"Terimakasih kak, maaf Jane sedang bersama temannya aku akan panggilkan." ucap Juno.


"Tidak usah, biarkan saja.. wanita kalau sudah jadi ibu biasanya akan sibuk mengurus bayinya. Berikan dia waktu." ucap Ailyn.


"Terimakasih kak sudah hadir.." ucap Juno.


"Ya kami juga bagian dari keluarga ini.. Ini ada hadiah kecil dari kami.. " ucap Alonso.


"Terimakasih tuan Alonso." ucap Juno.


"Baiklah, kami akan kesana karena bayimu sedang tidur." ucap Ailyn.


"Iya kak, silahkan nikmati pestanya." ucap Juno.


Ailyn dan Alonso pun tersenyum, mereka menyadari kalau Juno adalah pria baik yg menghormati mereka. Berbeda dengan Jane yg bisa menusuk mereka kapan saja saat mereka lengah.


Di pesta itu, Ailyn pun bicara pada kakeknya John, dan Alonso ditinggal sendirian di mejanya. Tapi bagi pria itu tak masalah karena akan sangat berisik jika ada wanita yg bicara di sekitarnya.


"Ailyn, bagaimana kabarmu?" tanya John.


"Aku baik kek, kakek sendiri?" balas Ailyn.


"Aku juga baik-baik saja, senang bisa melihatmu hidup bahagia." ucap John.


"Ya.. aku sedang menikmati hidupku." ucap Ailyn.


"Nikmatilah, aku tahu kalau Anita bersikap kejam padamu dan Alonso mampu melindungimu darinya." ucap John.


"Begitulah kek.. aku merasa beruntung." ucap Ailyn.


"Tapi kalian belum punya keturunan sampai sekarang, apa kalian tak kesepian?" tanya John.


"Tak apa, kami sedang menikmati masa kami berdua.. aku juga tengah sibuk dengan pekerjaanku begitu juga dengan Alonso, ditambah aku masih muda kek jadi tak perlu khawatir soal keturunan." ucap Ailyn.


Tiba-tiba Anita datang dan menimpali.


"Ailyn tak baik menunda momongan.. lihat Jane dirinya semakin bahagia dengan putranya." ucap Anita.


"Anita.. aku sedang bicara dengan Ailyn." ucap John.


"Maaf ayah, aku hanya berusaha menasehatinya.. Ailyn sudah menikah lebih dulu jadi kupikir aku harus mengingatkannya." ucap Anita.


"Terimakasih bu atas peringatannya.. tapi punya anak ataupun tidak duniaku takkan kiamat." balas Ailyn.

__ADS_1


"Sudahlah kau pergi, aku hanya ingin bicara empat mata dengan cucuku." ucap John geram.


Kemudian John mengajak Ailyn ke tempat lain yg agak sepi. Disanalah John bicara empat mata dengan Ailyn tentang masa lalu ayahnya dan ibunya. Serta penyesalannya tentang keputusannya atas David yg meninggalkan Dewi.


__ADS_2