
Ailyn pun datang ke tempat dimana Roger dan teman-temannya mengadakan pesta. Sebuah rumah sederhana yg nampaknya belum lama mereka tinggali. Nampak juga ada beberapa barang yg baru datang yg masih ada di dalam boks.
Roger pun menyambutnya dengan senang hati. Apalagi Ivanka tanpak sangat cantik malam ini. Dan penyamaran Ailyn sukses besar sampai menipu sekelompok orang yg berusaha menyingkirkannya.
"Setelah ini aku akan membuat hidup kalian berakhir di penjara. " gumam Ailyn dalam hat**i.
Ailyn pun dibawa masuk ke dalam oleh Roger dan berbicara dengan beberapa rekannya yg ada di dalam.
"Selamat datang Ivanka.."
"Kau sangat cantik malam ini.."
"Roger kau sangat beruntung."
"Kalian berlebihan." ucap Roger.
Ailyn pun hanya tersenyum saja melihat mereka sedang tertipu pada penampilannya malam ini. Roger pun menawarkan Ailyn alkohol, dan tentu saja Ailyn harus menolaknya karena dirinya tengah hamil.
"Aku tidak minum alkohol.. aku minum jus saja." ucap Ailyn.
"Wah kau benar-benar berbeda dari wanita lainnya." ucap Roger lalu memberikan Ailyn jus.
"Terimakasih.. Aku akan sakit keras setelah meminum alkohol." ucap Ailyn.
"Baiklah aku mengerti." ucap Roger.
Lalu Ailyn melihat foto-foto yg dipajang diruangan. Nampak semua anggota tengah berfoto disana dan terlihat dua orang yg ditahan di markas BlackShadow ada di foto tersebut.
"Mereka semua temanmu?" tanya Ailyn.
"Ya begitulah." ucap Roger.
"Kalian terlihat sangat kompak." ucap Ailyn.
"Tentu saja, ayo kutunjukkan yg lainnya lagi." ucap Roger.
Roger pun mengajak Ailyn berjalan-jalan, sementara anggota BlackShadow sudah mulai bergerak. Mereka pun sudah bersiaga di sekitar dan perlahan memasuki tempat tersebut.
Saat keadaan mendukung mereka pun menyusup masuk sebagai pengantar minuman. Dan dengan mudahnya mereka menembus pertahanan sekelompok pembunuh bayaran tersebut. Mereka terus mengawasi hingga mereka lengah dan akan langsung menyerang.
.
.
Di sebuah ruangan, nampak Roger mengajak Ailyn memasuki sebuah kamar. Dan Ailyn bisa menebak pemikiran pria itu. Perlahan Roger mengunci pintunya.
"Kenapa dikunci?" tanya Ailyn.
"Agar tak ada yg mengganggu kita." ucapnya.
"Oh jadi begitu."
Roger pun mendekatinya dan hendak memeluknya.
"Terlalu dini bagi kita untuk melakukannya." ucap Ailyn menghindar.
"Tapi kenapa Ivanka? aku kekasihmu." ucap Roger.
"Bagaimana kalau kita bicarakan ini dulu." ucap Ailyn.
"Tak ada yg harus dibicarakan tapi harus dikerjakan. Dan kau takkan bisa kabur dariku." ucap Roger.
"Benarkah? kalau ternyata aku bisa kabur?" balas Ailyn.
"Itu mustahil, karena aku cukup kuat." ucap Roger.
Roger pun mendekat dan Ailyn hanya tersenyum. Saat jaraknya sudah cukup dekat, Ailyn menginjak salah satu kaki Roger dan membuat pria tersebut kesakitan.
"Lihat kau sudah kesakitan." ucap Ailyn tersenyum.
__ADS_1
"Aku belum menyerah." balas Roger.
"Baiklah coba lagi." tantang Ailyn.
Roger pun mendekat dan mereka hampir berpelukan, tapi kaki Ailyn menyentuh perut Roger dengan kekuatan penuh.
Bughhh..
"Arggh.. Ivanka apa yg kau lakukan?"
"Yang aku lakukan? tentu saja mencegahmu. Kau baik-baik saja." ucap Ailyn.
"Cih.. kenapa kau sampai melakukan ini? kau akan menyesalinya." ucap Roger kembali mendekat dan Ailyn kembali tersenyum.
Dengan cepat Ailyn memukul tenggorokan Roger dan memukul bagian leher belakangnya sampai pingsan.
Bughh..Bughh..
"Ternyata kau lebih mudah dari yg kuperkirakan." gumam Ailyn yg langsung mengikatnya.
Brakk..Brakk.. Dorr..Dorr.
"Astaga pestanya sudah dimulai.." gumam Ailyn dalam hati.
Ailyn pun segera menuju ke sumber suara tapi tangannya ditarik oelh seseorang. Dan orang itu adalah Joe beserta anggota lainnya.
"Sstt.." ucap Joe.
"Kalian.. " ucap Ailyn.
"Nona ada pasukan lain yg menyerang mereka." ucap Joe.
"Pasukan? siapa?" tanya Ailyn.
"Kami juga tidak tahu, tapi mereka cukup ahli dalam penangkapan." ucap Joe.
"Baiklah mari kita lihat siapa mereka." ucap Ailyn.
"Gawat.. mereka dalam bahaya.." ucap Ailyn.
"Tapi nona.."
"Aku sepertinya mengenal mereka, jadi kalian semua serang mereka dengan kekuatan penuh.. Semoga mereka berada di pihak yg sama." ucap Ailyn.
"Baik nona." ucap mereka.
Mereka pun ikut menyerang dan meringkus orang-orang tersebut. Tim Leon yg tengah tersudut pun mendapatkan bantuan. Mereka merasa bingung karena merasa tak memiliki tambahan personil tapi ada bantuan datang.
"Siapa kalian..?" tanya Leon.
"Oh kapten Leon.. kami ada dipihak yang sama." ucap Ailyn.
"Mustahil suara ini.."
"Cukup sampai disini, kita habisi mereka dulu." ucap Ailyn.
Bughh..bughh..bughh..
Brughh..Brakkk..
"Selesai.. kalian ringkus mereka." perintah Ailyn pada tim BlackShadow.
"Jadi siapa dirimu?" tanya Leon.
"Kau tidak mengenaliku kapten?" tanya Ailyn membuka rambut palsunya.
"Tidak mungkin.." ucap Leon.
"Se-senior.." ucap Zion.
__ADS_1
"Bagaimana bisa?" tanya Leon.
"Ceritanya panjang.. dan sejujurnya suamiku juga tahu." ucap Ailyn.
"Apa?? tuan juga sudah tahu??" tanya Zion.
"Pokoknya kalian rahasiakan tentang keberadaanku.. dan aku memang memburu mereka untuk mengungkap semuanya." ucap Ailyn.
"Baiklah.. kalau begitu.. Padahal kami ingin membalas dendam pada mereka." ucap Leon.
"Terimakasih perhatiannya.. kalian memang temanku yg setia." ucap Ailyn.
"Lalu siapa mereka senior?" tanya Zion.
"Mereka BlackShadow.. bantuan dari kakekku." ucap Ailyn.
"Jadi orang yg mengikuti tuan.." ucap Leon.
"Kapten apa yg kau lakukan pada anggota BlackShadow..?" tanya Ailyn.
"Maaf Ailyn.. aku kira mereka adalah musuh." ucap Leon.
"Baiklah, lepaskan dia dan suruh kembali." ucap Ailyn.
"Lalu mereka bagaimana senior?" tanya Zion.
"Iya.. siapa yg akan menanganinya? "
"Lebih baik kalian saja yg mengurusnya, karena aku harus merahasiakan kaberadaanku." ucap Ailyn.
"Baiklah.. kalau begitu niatmu." ucap Leon.
"Aku serahkan sisanya pada kalian.. dan rahasiakan ini dari Alonso." ucap Ailyn.
"Kami mengerti.. dan kami akan mengurusnya." ucap Leon.
"Ivanka.. kau..!" ucap Roger.
"Kenapa?? oh iya aku bukan Ivanka.." ucap Ailyn.
"Siapa kau?" tanya Roger.
"Kau yakin tak mengenaliku?? aku orang yg kalian singkirkan di pinggir jurang." ucap Ailyn.
"Bagaimana bisa kau masih hidup?" tanyanya.
"Takdir.. mungkin benar takdir.. " ucap Ailyn.
"Sudah ikut kami.." ucap Zion.
"Ailyn kami akan membawa mereka kau berhati-hatilah." ucap Leon.
"Ya.. tentu saja.." ucap Ailyn lalu pingsan.
"Nona.. !"
"Ailyn.."
"Senior.."
"Apa yg terjadi?" tanya Leon.
"Kondisi nona memang lemah pasca kejadian itu.. dan kami merahasiakan segalanya demi keamanannya." ucap Joe.
"Lebih baik kalian cepat bawa Ailyn ke tempat yg aman." ucap Leon.
"Baik tuan Leon, tapi lepaskan anggota kami." ucap Joe.
"Baiklah.. kita berpisah disini dan jaga diri kalian." ucap Leon.
__ADS_1
Mereka pun berpisah di tempat tersebut, dan Ailyn segera di bawa ke rumah sakit terdekat. Dan kondisi Ailyn hanya kelelahan karena memaksakan diri ikut dalam pertarungan. Walaupun hasilnya cukup mengejutkan dan membuatnya bisa kembali ke kehidupannya.