
Cloe pun mendengar kabar kematian Ailyn dari Anita. Dan dirinya sangat bahagia akan hal itu. Karena artinya Alonso mungkin akan melihatnya lagi kali ini. Cleo pun berharap hubungannya dengan Alonso bisa berjalan lancar.
Tapi yg harus ia sadari adalah niatan ibunya untuk menyingkirkan Alonso. Cloe sudah tahu tapi dirinya terlanjur mencintai Alonso dan ingin hidup bersamanya. Mendengar Alonso yg saat ini kesepian pun membuat Cloe segera kembali ke Indonesia. Dirinya juga ingin mencegah hal buruk terjadi pada Alonso karena ibunya.
Esoknya Cloe pun kembali ke Indonesia. Dirinya tiba dan langsung tinggal di unit apartemen yg ia sewa. Dan wanita itu tengah memperhatikan Alonso yg kabarnya tak berubah. Cloe pun senang karena kematian istrinya tetap membuat Alonso sama seperti dulu.
Padahal kenyataannya Alonso justru terpukul dan menjadi semakin dingin dari sebelumnya. Pria itu pun bekerja dengan alasan tujuan hidupnya kini.
Cloe pun menghubungi momnya kalau dirinya sudah tiba di Indonesia. Dirinya juga rindu pada momnya yg sudah sejak lama ia tinggalkan. Akhirnya ibu dan anak itupun bertemu dan melepas kerinduannya.
Anita pun mendatangi apartemen Cloe dan memeluk putri tercintanya tersebut. Dirinya pun berbincang hangat karena sudah lama mereka terpisah.
"Bagaimana kabarmu sayang?" tanya Anita.
"Aku baik mom, mom juga kan?" balas Cloe.
"Tentu, kau kan sudah tahu pengganggu mom sudah disingkirkan." ucap Anita.
"Iya.. aku senang wanita itu mom singkirkan." ucap Cloe.
"Cloe kau pasti dendam karena gara-gara wanita itu kau gagal mendapatkan Alonso." ucap Anita.
"Benar mom." ucap Cloe.
"Bagaimana kalau kau mendekati Alonso lagi.?" tanya Anita.
"Apakah tak mengganggu rencana mom..?"
"Demi dirimu tak masalah, nanti kalau Alonso sudah jatuh ke dalam pelukanmu kita bisa mengendalikannya." ucap Anita tersenyum.
"Terimakasih mom.." ucap Cloe memeluk momnya.
"Tentu sayang." ucap Anita.
Dibalik senyum Anita dirinya pun sudah menyimpan banyak strategi untuk melumpuhkan Alonso. Karena jika pria kejam itu sampai menikahi Cloe, Anita bukan hanya bisa mengendalikannya tapi juga mampu menguasai harta Alonso lewat putrinya.
Dan Cloe adalah pion terbaiknya, dibandingkan dengan Jane dan Jini. Kedua putrinya yg lain selalu menyusahkannya dan menjadi anak manja. Berbeda dengan Cloe yg mandiri dan tak pernah merepotkannya.
"Cloe kau adalah putriku yg paling kucintai." gumam Anita dalam hati.
Anita pun tak bisa membayangkan jika Cloe berhasil menikahi Alonso. Pastilah kekayaannya akan berlimpah dan meminta Alonso memberikan 80% saham milik suaminya.
__ADS_1
.
.
Sementara itu, Alonso terus menjaga pikirannya agar tidak jatuh dalam keputus asaan. Kehilangan istrinya adalh pukulan terberat di hidupnya. Tapi Alonso memegang tanggingjawab penuh pada perusahaannya. Belum lagi banyak pihak yg saat ini mengincarnya karena mengira dengan kepergian istrinya Alonso menjadi lemah.
Ternyata pandangan orang yg mengincar Alonso salah. Pria itu justru semakin waspada dan dingin. Serta tak segan-segan memecat karyawannya yg terindikasi akan melakukan hal buruk padanya. Jerry dan Tom juga ia minta selalu waspada dan mengawasi semua orang yg berada di kantornya.
"Tuan anda baik-baik saja?" tanya Jery.
"Bagaimana bisa aku baik-baik saja Jery." ucap Alonso menutup wajahnya.
"Aku mengerti kehilangan adalah hal terberat bagi manusia. Tapi kita juga tak bisa lengah." ucap Jery.
"Itulah alasanku masih berdiri tegak di tempat ini." ucap Alonso.
"Tuan aku akan setia dan mengabdikan diriku untukmu." ucap Jery.
"Terimakasih Jery, aku hanya memintamu untuk mengawasi segalanya yg mencurigakan bersama Tom." ucap Alonso.
"Baik tuan." ucap Jery.
Begitulah Alonso melewati harinya dengan bekerja dan mengawasi sekitarnya. Kasus Ailyn pun masih menjadi mistery dan Alonso masih berat untuk membukanya. Berbagai upaya telah Jery lakukan bersama kuasa hukumnya untuk menyelidiki kasus tersebut tapi semuanya terasa sulit.
Pada malam harinya, Alonso pun mendapatkan undangan dari Leon untuk minum bersamanya. Kebetulan Alonso juga butuh teman bicara malam itu. Alonso pun mengiyakan dan menentukan tempat bertemu.
Mereka pun bertemu di sebuah bar pilihan Alonso dengan tempat yg cukup mewah. Leon pun datang sendiri menghampiri Alonso.
"Selamat malam tuan Alonso.. senang anda mau minum denganku." ucap Leon.
"Kebetulan aku juga sedang butuh teman." balas Alonso.
"Kau pasti sedang mengalami masa-masa yg sulit.. begitupun dengan kami yg kehilangan anggota terbaik kami." ucap Leon.
"Bahkan di mata timnya pun istriku adalah anggota terbaik.. bagaimana bisa aku baik-baik saja.." ucap Alonso.
"Jujur, pada hari kejadian Ailyn menghubungi beberapa dari kami." ucap Leon menunjukkan beberapa panggilan dari Ailyn di ponselnya..
"Mungkin saat itu istriku butuh bantuanku juga tapi dengan bodohnya aku meninggalkan ponselku di ruanganku saat rapat." ucap Alonso menyesal.
"Kami juga menyesal tuan, karena terlalu cepat meninggalkannya.. andai saja kami mau menunggunya beberapa menit lagi pasti kami akan menyelamatkannya." ucap Leon.
__ADS_1
"Lantas, apa tujuanmu mengatakan hal ini padaku?" tanya Alonso.
"Aku menemukan hal yg janggal di lokasi kejadian." ucap Leon.
Mendengar hal itu mata Alonso pun membulat sempurna. Serta dirinya bertanya-tanya apa saja yg dilakukan petugas saat itu.
"Apa yg kalian temukan?" tanya Alonso.
Leon pun mengeluarkan sejumlah foto temuannya di sekitar lokasi. Dan memberitahukan apa saja barang tersebut.
"Dan yg paling penting dari semuanya.. adalah ini." tunjuk Leon pada foto temuan senjata milik Ailyn.
"Ini.. milik siapa?" tanya Alonso.
"Ini milik Ailyn.. dan kemungkinan besar saat itu terjadi baku tembak di lokasi sebelum Ailyn jatuh ke dalam jurang." ucap Leon.
"Sudah kuduga ini bukan kecelakaan biasa.." ucap Alonso mengepal geram.
"Kami sebagai rekannya yg setia tak ingin membiarkan teman kami mati dalam kondisi yg tak adil tuan." ucap Leon.
"Aku mengerti, jadi kau ingin kita bekerjasama?" tanya Alonso.
"Syukurlah jika anda mengerti..Aku hanya butuh ijin anda sebagai suaminya..dan jika kita menggabungkan kekuatan mungkin ada kesempatan." ucap Leo .
"Kau benar.. aku kesulitan mendapatkan orang berbakat seperti kalian." ucap Alonso.
"Tentu bakat dan kemampuan kami akan sangat berguna dalam penyelidikan." ucap Leon.
"Baiklah, apa rencana kalian?" tanya Alonso.
Leon pun menjelaskan rencananya pada Alonso, dan ada banyak kemungkinan yg terjadi pada kasus ini. Bisa jadi pelakunya adalah musuh mereka yg tahu identitas Ailyn, atau memang Ailyn punya musuh yg berbahaya selama ini.
Sementara Alonso, dirinya menceritakan kejadian buruk yg menimpa dirinya dan Ailyn beberapa bulan belakangan. Hal itupun semakin meyakinkan Leon kalau pelakunya memang sudah sejak lama mengincar mereka berdua.
Dan naasnya dari serangkaian peristiwa tersebut, Ailyn tewas di tangan mereka.
"Kemungkinan ini juga ada kerjasama dari berbagai pihak." ucap Leon.
"Kau benar.. aku sudah mencoba semua yg kubisa dengan uangku tapi tetap tak cukup." ucap Alonso.
"Kita akan mengungkapnya dengan sejumlah fakta tuan.. dan mungkin dalam waktu dekat biasanya akan ada orang yg masuk ke kehidupan anda lagi untuk mengecoh anda. " ucap Leon.
__ADS_1
"Aku mengerti." ucap Alonso.
Leon dan Alonso pun bekerjasama untuk mengungkapkan kematian Ailyn. Mereka berdua tak terima akan kematiannya yg begitu mendadak dan penuh mistery.