Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.89 Sebuah penyamaran sempurna


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Roger, Ailyn pun mendapatkan informasi tambahan. Dan dirinya langsung membaginya pada anggotanya untuk memuluskan usahanya. Penyamaran Ailyn pun sangat sempurna dan terkesan alami.


Walau Ailyn harus pura-pura dekat dengan Roger demi mendapatkan informasi penting tentang mereka. Ailyn pun mengatakan kalau dirinya hanya tinggal dua hari lagi berada di negara tersebut. Dan setelahnya dirinya harus mencari alasan yg bagus untuk tinggal disana sebelum akhirnya berhasil meringkus mereka.


Hari berikutnya Roger pun menemui Ailyn kembali. Dan mereka jadi menghabiskan waktu seharian di berbagai tempat. Ailyn yg sudah terbiasa bekerja sebagai anggota pasukan khusus pun sudah terbiasa menyamar dan pintar menarik perhatian musuhnya.


Perlahan-lahan, Ailyn pun dikenalkan dengan teman-teman Roger. Mereka terlihat mengerikan dengan badan yg besar. Ailyn pun mencoba menyapa mereka dan bersikap ramah pada mereka. Ailyn ingin mengetes apakah mereka mengenalinya atau tidak.


"Jadi kau wanita yg sedang dekat dengan Roger.."


"Benar." ucap Ailyn.


"Pantas Roger sangat bahagia, jike bertemu wanita secantik dirimu."


"Lalu apa pekerjaanmu?"


"Aku hanyalah pegawai kantoran biasa." ucap Ailyn.


"Kakak.. Ivanka hanya orang biasa.." ucap Roger.


"Kau harus hati-hati bertemu seorang gadis sekalipun." ucap pimpinan mereka.


"Aku mengerti, tapi Ivanka adalah wanita baik-baik." ucap Roger.


"Terserah kau saja aku sudah menasehatimu." ucapnya.


"Maaf.. aku tak punya niat jahat pada kalian.." ucap Ailyn. "Tapi aku ingin meringkus kalian.." gumam Ailyn dalam hati.


"Cih baiklah.. terserah kau saja Roger.." ucapnya.


Roger pun merasa tak enak pada ivanka dan membawanya ke tempat lain. Disanalah mereka berbincang sebuah cafe sederhana.


"Maafkan kata-kata kakakku." ucap Roger.


"Dia kakak kandungmu?" tanya Ailyn.


"Bukan, dia seperti seniorku di tim ini." ucap Roger.


"Oh begitu.. Sepertinya kalian banyak menemui orang jahat sampai harus sewaspada ini." ucap Ailyn.


"Kau benar, pekerjaan kami sangat berbahaya dan lagi kami harus terus berpindah tempat." ucap Roger.


"Tentu saja untuk menghapus jejak kalian." gumam Ailyn dalam hati.


"Kali ini kau bekerja pada siapa?" tanya Ailyn.


"Ada seorang pengusaha kaya.." ucap Roger.


"Semoga dia tak menyulitkanmu." ucap Ailyn.


"Iya.. nampaknya dia hanyalah nyonya besar biasa." ucap Roger.


"Apa kau menyukai pekerjaanmu?"


"Tentu.. tapi kadang aku juga kecewa karena harus kehilangan teman seperjuangan." ucap Roger.


"Pasti tugas kalian sulit."

__ADS_1


"Benar, baru-baru ini kami kehilangan 4 orang teman kami.. yg dua tewas dan yg dua lagi ditangkap musuh dan belum ada kabarnya sampai saat ini." ucap Roger.


"Kau harus berhati-hati dalam bekerja." ucap Ailyn.


"Kau sendiri? pasti enak kerja kantoran." ucap Roger.


"Ya mungkin terlihat nyaman karena hanya duduk di kantor yg ber-ac.. tapi diluar itu ada banyak deadline yg harus diselesaikan." ucap Ailyn mengingat pekerjaan Alonso.


"Setidaknya kau tidak akan ada dalam bahaya." ucap Roger.


"Kau benar.." ucap Ailyn tersenyum.


Dan esok adalah hari terakhir Ailyn di negara ini, Roger pun mengajaknya untuk mengunjungi tempat tinggal mereka dan mengundangnya dalam sebuah pesta.


Tentu saja ini adalah peluang besar bagi Ailyn, setelah tahu mereka benar targetnya. Dan dirinya akan mempersiapkan amunisinya dalam meringkus mereka semua.


Di hotel, Ailyn pun membahas rencananya dengan anggota BlackShadow tentang pesta ini.


"Kalian siapkan amunisi terbaik kalian.. kita harus menangkap mereka dan membuat mereka mengakui perbuatannya." ucap Ailyn.


"Tentu nona."


.


.


Di tempat lain, nampak Alonso beserta Leon baru saja tiba di negara ini. Dengan beberapa anggota pasukan khusus dan juga pengawal milik Alonso. Mereka pun menginap di sebuah hotel dan tim Leon langsung mencari informasi ke semua tempat yg mungkin dikunjungi oleh pembunuh bayaran tersebut.


Berdasarkan informasi yg mereka dapatkan mereka sering datang ke area dekat pantai yg tenang dan ramai dikunjungi wisatawan. Selain tempatnya aman juga ada banyak orang hingga akan mudah kabur atau menyelinap.


Menurut informasi yg didapatkan mereka akan membuat pesta di rumah yg baru saja mereka tempati. Dan mereka semua pasti akan berkumpul di tempat tersebut.


Leon pun melihat sebuah peluang dan akan masuk untuk menyamar. Dirinya sudah bertekad bersama semua rekan satu timnya untuk membongkar rahasia kematian Ailyn, rekan mereka.


Satu hari sebelum acara pesta tersebut, Leon pun membahas beberapa hal dengan Alonso.


"Tuan, mereka akan mengadakan pesta di lokasi ini." tunjuk Leon pada sebuah peta.


"Bagus.. lalu apa rencana kalian? dan apa yg bisa kubantu." ucap Alonso.


"Kami butuh beberapa hal yg harus anda siapkan." ucap Leon.


"Baiklah, itu tidak sulit untuk kudapatkan yg terpenting kita harus menangkap pelaku itu.." ucap Alonso.


"Terimakasih tuan.. kami akan bekerja keras.." ucap Leon.


"Bawa sebagian pengawalku sebagai bantuan kalian." ucap Alonso.


"Tentu tuan."


.


.


Sementara itu Ailyn sedang di toko baju untuk membeli gaun yg akan dipakai pada pesta nanti. Bagaimana pun penyamarannya harus sempurna agar tidak diketahui.


Ailyn pun mengunjungi salah satu toko baju terkenal disana. Dan tanpa disadari dirinya berpapasan dengan Alonso tapi suaminya tak menyadari penyamarannya. Yang artinya penyamaran Ailyn sempurna sampai suaminya saja tak mengenalinya.

__ADS_1


"Penyamaranku sempurna.." gumamnya dalam hati.


Ailyn pun langsung pergi setelah membeli pakaiann yg diinginkannya. Lalu bergegas kembali ke hotel, karena tak ingin ketahuan oleh Alonso yg bisa merusak semua rencananya.


Kemudian, Ailyn meminta anggota BlackShadow untuk mencari tahu tujuan suaminya datang ke negara ini. Dan mereka bekerja dengan sangat cepat lalu memberitahukan hasil laporannya.


"Jadi suamiku ada disini untuk bekerja?? kalian yakin.?" tanya Ailyn.


"Tentu nona, dirinya terlihat bertemu beberapa kliennya dari perusahaan yg ada disini."


"Baiklah, kalau bisa awasi juga gerak-geriknya jangan sampai aku bertemu dengannya sebelum rencana kita sukses." ucap Ailyn.


"Baik nona."


Begitulah akhirnya Ailyn mengetahuai tujuan Alonso suaminya, tapi mereka tak tahu kalau Alonso juga mengincar para kelompok pembunuh bayaran tersebut dibantu oleh Leon dan timnya.


Tapi Ailyn belum mengetahuinya, dan memilih bersiap untuk menghadapi Roger dan teman-temannya. Berbagai senjata pun berhasil ia siapkan bersama pasukannya dan juga alat transportasi untuk kabur jika misi mereka gagal.


Hari yg dinanti pun tiba, dan Ailyn tengah membahas situasinya bersama anggota BlackShadow. Setelah kondisinya aman terkendali, Ailyn pun meninggalkan mereka untuk pergi ke salon.


Dirinya ingin tampil terbaik dengan penyamarannya. Dan membuat siapapun yg mengenalnya jadi tidak mengenalinya termasuk Alonso suaminya.


Setelah semuanya siap, Ailyn pun memakai anting-anting yg merupakan media komunikasinya bersama timnya. Dari sana Ailyn mendengar berbagai laporan anak buahnya, lalu segera menuju ke acara tersebut.


.


.


Di sebuah resto, nampak Leon tengah bersama Alonso sebelum mereka berangkat ke tempat acara tersebut. Dan Leon mengetahui ada mata-mata yg mengawasi mereka.


Leon pun segera menangkapnya bersama timnya.


"Siapa yg menyuruhmu?" tanya Leon saat pelakunya sudah tertangkap.


"Aku tidak bisa memberitahu kalian, tapi tugasku hanyalah memastikan tuan Alonso baik-baik saja." ucapnya.


"Kau yakin hanya itu? nampaknya aku tak memercayaimu." ucap Leon.


Bughh..Buggh..


"Terserah, tapi aku hanya ditugaskan untuk memantau tuan Alonso agar tetap aman."


"Pada siapa kau bekerja? atau dimana kau bekerja? sebuah organisasi atau perusahaan?" tanya Leon.


"BlackShadow." ucapnya.


Seketika Leon pun terdiam, begitu juga dengan Alonso yg baru mendengar nama tersebut.


"Siapa BlackShadow?" tanya Alonso.


"Sebuah perusahaan keamanan yg cukup terkenal." ucap Leon.


"Jadi dia jahat atau sebaliknya?" tanya Alonso.


"Kita belum mengetahuinya.. kita tahan saja dia." ucap Leon.


"Baiklah, aku serahkan semuanya padamu." ucap Alonso.

__ADS_1


__ADS_2