Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.40 Kerinduan


__ADS_3

Setelah tahu kalau Cloe telah gagal menghancurkan Alonso, Anita pun tak kehabisan akal. Dirinya meminta Cloe untuk kembali pada keluarga Javier agar Alonso tak bisa menyentuhnya. Anita tahu Alonso akan bersikap sangat kejam pada putrinya setelah tahu niatannya.


"Cloe kembalilah ke negara nenekmu." ucap Anita.


"Tapi mom.. aku merindukan mom." ucap Cloe.


"Mom juga, tapi kondisi kita tak baik saat ini.. jangan sampai Alonso menyakitimu." ucap Anita.


"Baiklah mom.. sesekali datanglah berkunjung dan jangan lupakan aku." ucap Cloe.


"Bagaimana bisa mom melupakanmu nak.. mom akan datang saat semuanya aman." ucap Anita.


Begitulah akhirnya Cloe pun pergi ke negara asalnya. Dirinya harus meninggalkan momnya dan juga Alonso pria yg dicintainya. Demi momnya Cloe pun harus rela menghancurkan Alonso. Dan mengetahui fakta kalau Alonso telah menikahi wanita lain bernama Ailyn yg merupakan anak tiri momnya, semakin membuat Cloe ingin menghancurkan Alonso dan Ailyn.


"Aku akan menghancurkan kalian berdua suatu hari nanti." gumam Cloe dalam hati.


Cloe pun terbang ke negara tujuannya hari itu juga setelah Anita memintanya segera kembali. Sungguh sakit hati Cloe saat Alonso mengusirnya dari rumah Alonso, belum lagi Alonso nampak peduli pada Ailyn saat dirinya mulai mengancam Ailyn.


.


.


Di tempat lain, Alonso sedang memasang mata-matanya untuk melihat apa yg akan dilakukan Anita. Menurut laporan anak buahnya, Anita menyuruh Cloe untuk pulang ke negaranya. Dan hal itu cukup mencurigakan bagi Alonso. Tentang hubungan apa antara Anita dan Cloe. Dan berapa Cloe dibayar oleh wanita licik itu.


"Kalian belum tahu hubungan Anita dan Cloe?" tanya Alonso.


"Belum tuan."


"Cari tahu sampai dapat !!" ucap Alonso.


"Baik tuan."


Begitulah Alonso secara diam-diam mencaritahu siapa musuhnya yg sesungguhnya. Dan Alonso tak bisa meminta bantuan Ailyn karena pasti akan sangat membebani wanita itu, terlebih pekerjaannya juga merepotkan.


Ailyn juga tak selalu ada saat dirinya memerlukan informasi penting. Apalagi sekarang Ailyn nampak membencinya dan enggan pulang ke rumah. Berbagai cara Alonso lakukan agar Ailyn mau kembali ke rumah, tapi semuanya sia-sia karena Ailyn masih marah padanya.


Alonso pun harus menyembunyikan kecurigaannya terhadap Anita, agar Anita tak mengganggu hidup Ailyn lagi. Serta fakta lain antara Anita dan Cloe yg berencana menghancurkan hidupnya.


Setiap Alonso pulang ke rumah dirinya berharap Ailyn kembali, tapi tak ada yg terjadi. Alonso pun lesu tiap kali kembali ke rumah. Ailyn juga orang yg sibuk dan ponselnya jadi jarang aktif karena tugas-tugasnya.


Rasa rindu pun menghampirinya dan Alonso masih menampiknya kalau itu adalah rasa rindu. Setiap malam Alonso mencoba menghubungi Ailyn tapi selalu berakhir dengan ponselnya yg tak aktif.


Setelah satu minggu lamanya, akhirnya Alonso pun bersikeras mencari Ailyn ke kantornya. Alonso pun datang ke kantor tersebut dan menanyakan Ailyn istrinya. Mereka pun menjawab dengan sopan, kalau Ailyn sedang dikirim ke suatu tempat untuk misinya dan memang belum kembali sejak seminggu lalu.


Alonso pun semakin murung mendengarnya, bahkan Ailyn pergi tanpa ijinnya lagi. Mungkin Ailyn sangat-sangat marah padanya karena kehadiran Cloe. Alonso pun kembali ke rumahnya dengan hampa.

__ADS_1


Kerinduannya pada Ailyn pun membuat dirinya menjadi berbeda dari sebelumnya. Alonso tak lagi memedulikan soal makanannya. Dan pria itu nampak semakin diam. Hanya penampilannya yg tak berubah dan tetap dingin.


"Tuan, apa sudah ada kabar tentang nyonya?" tanya Jery.


"Harusnya aku yg bertanya itu??" balas Alonso kesal.


"Kan anda suaminya.. kalau ada informasi pasti aku akan memberitahukannya." balas Jery.


Alonso pun hanya menatap tajam pada Jery dengan tatapan membunuhnya. Seketika asistennya tersebut pun menciut dan memilih pergi daripada dimarahi oleh Alonso.


.


.


Beberapa hari kemudian, Jery pun mendapat kabar kalau Ailyn sudah kembali. Dan dirinya berada di apartemen Xx. Kabar itupun langsung disampaikan pada Alonso. Dan tanpa menunggu aba-aba Alonso pun segera mendatangi Ailyn ke apartemennya.


"Tuan, nyonya sudah kembali.." ucap Jery.


Seketika pena yg Alonso genggam pun jatuh dan Alonso langsung melupakan tentang pekerjaannya.


"Dimana istriku?" tanya Alonso.


"Nampaknya nyonya saat ini tinggal di sebuah apartemen." ucap Jery.


"Iya, katakan dimana apartemennya.." ucap Alonso.


"Tuan sampai kapan anda akan menampik perasaan anda sendiri..?" gumam Jery dalam hati.


Tapi senyum Jery menghilang saat sadar Alonso juga meninggalkan semua tugasnya.


"Tuan, laporannya bagaimana?" tanya Jery mengejar Alonso di lift.


"Pokoknya kau urus.." ucap Alonso lalu pintu lift pun tertutup.


Seketika Jery pun lemas karena artinya tuannya belum tentu kembali ke kantor hari ini. Mau tak mau Jery mengerjakan semuanya sendiri tanpa ada kesalahan sedikitpun karena Alonso membenci kesalahan.


.


.


Sementara itu, Alonso pun telah tiba di apartemen Ailyn dan sudah berada di depan pintu. Alonso pun gugup saat memencet belnya. Tak berapa lama, Ailyn pun membukakan pintunya.


"Kau lebih lama dari yg kuprediksi." ucap Ailyn.


"Ailyn.." ucap Alonso langsung memeluknya.

__ADS_1


"Al.. kau baik-baik saja? hei hentikan tak enak dilihat tetangga." ucap Ailyn.


Ailyn pun akhirnya membawa Alonso masuk. Dan disana Alonso melihat tempat tinggal istrinya. Nampak biasa saja tapi semua tertata rapi.


"Jadi kau tinggal disini?" tanya Alonso.


"Ya begitulah.." ucap Ailyn menuangkan minuman ke gelas Alonso.


"Kapan kau pulang?" tanya Alonso.


"Aku belum mau pulang, jangan paksa aku." ucap Ailyn menyuguhkan minuman.


"Kalau begitu biar aku yg tinggal disini." ucap Alonso.


"Tidak, disini hanya ada satu kamar.. " ucap Ailyn.


"Bukankah kita sudah terbiasa berbagi?" balas Alonso tersenyum.


"Tidak mau, ini rumahku." ucap Ailyn.


"Selama ini juga kau tinggal di rumahku dan aku selalu berbagi." ucap Alonso.


"Al.. kau ini kenapa? bukankah kau sedang tergila-gila pada Cloe." tanya Ailyn.


"Cloe sudah selesai, sekarang aku tak ada hubungan lagi dengannya. Aku bahkan sudah mengusirnya." ucap Alonso.


"Memangnya aku peduli.?" balas Ailyn.


"Mulai malam ini aku akan tidur disini." ucap Alonso.


"Tidak boleh.." balas Ailyn.


"Ailyn kau itu pihak kedua dan aku pihak pertama.. kau harus menuruti kemauanku." ucap Alonso.


"Ck.. kau itu selalu seenaknya." ucap Ailyn.


"Aku kan memang penguasa." ucap Alonso bangga.


Ailyn pun semakin sebal dengan Alonso. Kenapa pria itu harus repot-repot tinggal di apartemen sedehananya?? apa yg diinginkan pria kejam dan licik ini?


Tak berapa lama, Alonso pun sungguh-sungguh dengan ucapannya. Dirinya mengirim orang untuk membawakan barang-barang pribadinya. Ailyn pun hanya bisa pasrah dengan tingkah menyebalkan Alonso. Hingga saat malam hari, Ailyn pun mengunci dirinya di dalam kamar dan menyuruh Alonso untuk tidur di sofa.


"Kau tidur diluar, ini bantal dan selimutmu." ucap Ailyn.


"Ai.. tunggu aku tak bisa tidur disofa.." ucap Alonso tapi Ailyn segera menutup pintunya.

__ADS_1


"Kalau tak suka, kembalilah ke rumahmu.!" ucap Ailyn.


Alonso pun menghela nafas, dan kini dirinya harus tidur di sofa apartemen Ailyn.


__ADS_2