Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.22 Kembali


__ADS_3

Alonso pun menyelesaikan semua pekerjaannya secepat mungkin lalu dirinya kembali ke Indonesia untuk membersihkan namanya. Jery pun ikutan panik saat mendapat kabar soal tuannya tersebut. Bagaimana bisa seseorang memfitnahnya dengan tuduhan tak masuk akal tersebut.


"Aku akan kembali sore ini Jery.." ucap Alonso.


"Baik tuan.. saya akan siapkan segalanya." ucap Jery.


Dan sore harinya Alonso terbang ke Indonesia dan akan menyelesaikan semuanya. Saat tiba di Indonesia, dirinya langsung memenuhi panggilan. Dan melaporkan segalanya.


"Maaf aku baru tiba dari negara F.. jadi bisa jelaskan secara singkat masalahku?" tanya Alonso.


Setelah mendapatkan penjelasan, Alonso pun menjawab segala pertanyaannya.


"Aku tidak memakai barang haram tersebut, kalian bisa melakukan tes saat ini.. dan juga bagaimana aku melakukannya saat aku tengah sibuk dengan urusan pekerjaan di luar negeri??" tanya Alonso.


"Baiklah kita akan segera melakukan tesnya." ucap petugas.


"Lalu bagaimana dengan istri anda?" tanya petugas.


"Bukankah kalian sudah tahu dia siapa? dan juga bukankah istriku bagian dari kalian." balas Alonso.


"Atau kalian hanya asal lapor tanpa melihat orang yg dilaporkan .." balas Alonso dan mereka pun terdiam.


.


.


Di tempat lain, Ailyn juga baru tiba dan melaporkan hasil pekerjaannya. Namun, ada berita mengejutkannya dimana Alonso dan dirinya dituduh menggunakan barang haram karena ada paket yg mengirim barang tersebut ke rumahnya.


Ailyn pun segera mencari tahu lewat kenalannya yg ada divisi tersebut. Dan Ailyn langsung menemui mereka yg terlibat dalam laporan atas dirinya dan suaminya.


"Permisi.." ucap Ailyn.


"Ada apa?"


"Aku Ailyn Muller orang yg kalian cari." ucap Ailyn.


"Senior.. apa yg terjadi..?" tanya temannya di divisi itu.


"Kau itu jangan kurang ajar dia senior kita.." ucap mantan rekan Ailyn pada anak baru tersebut.


"Maaf senior, semua menunggu anda."


"Baik.." ucap Ailyn.


Ailyn pun diperiksa dan sudah hafal prosedurnya. Hasil tesnya juga dinyatakan negatif.


"Apa yg terjadi hingga kalian melaporkanku dan suamiku?" tanya Ailyn.


"Ada sebuah laporan kalau seseorang memesan barang dan dikirim ke rumahmu."


"Lalu, kalian menyeledikinya.. tapi siapa yg melaporkannya?" tanya Ailyn.


"Ada seorang penelpon misterius.. dia tak mengatakan namanya tapi informasinya cukup benar karena memang barang tersebut dikirim ke rumah kalian."


"Apa kalian tak sadar kalau itu jebakan untukku??" tanya Ailyn.


"Maaf Ailyn, tapi kami harus memeriksamu." ucap rekannya.

__ADS_1


"Aku mengerti tugas kalian, tapi apa kalian merasa tak janggal?? aku dan suamiku sedang bekerja di luar negeri, kau tahu kan misi untuk timku?" tanya Ailyn.


"Maaf, kami akan menyelidikinya sampai tuntas."


"Bagaimana hasil tes suamiku?" tanya Ailyn.


"Hasil tesnya juga negatif, semua pekerja di rumah kalian juga negatif."


"Berarti ini hanya jebakan, kalian mau mencarinya sendiri atau butuh bantuanku?? tikus yg kabur ke luar saja bisa kutangkap, apalagi tikus kecil begini." ucap Ailyn.


"Maaf merepotkanmu Ailyn.. padahal kau baru pulang bekerja."


"Tak masalah, lagipula ini menyangkut nama baikku dan suamiku." ucap Ailyn.


Ailyn pun mengurus segalanya tentang laporan tersebut. Dan dirinya mulai menyelidikinya, padahal Ailyn baru saja tiba di Indonesia. Lelah di tubuhnya pun tak terasa saat mendengar nama baiknya dan Alonso hampir dihancurkan. Bagaimana bisa mereka memesan barang tersebut saat tengah bekerja di luar negeri?? Ailyn pun bingung siapa orang bodoh yg melakukannya.


"Siapa orang bodoh ini??" gumam Ailyn dalam hati.


Ailyn pun memutuskan pulang ke rumah menemui Alonso dan melihat keadaan rumahnya. Disana nampak Alonso juga tengah kesal pada masalah ini.


"Al.. " ucap Ailyn.


"Ailyn, kau sudah dengar kabarnya?" tanya Alonso.


"Ya.. dan aku sedang menyelidikinya.." ucap Ailyn.


"Kau memang cepat tanggap, tapi siapa ba***an yg melakukan ini??" ucap Alonso kesal.


"Pastinya dia sangat bodoh dan ceroboh, karena melakukannya saat kita tak ada dirumah." ucap Ailyn.


"Kau tenang saja, asalkan hasil tes semua orang negatif kita akan aman.." ucap Ailyn.


"Ya.. aku tahu." ucap Alonso.


"Tapi kau juga baru kembali, apa tidak lelah?" tanya Alonso.


"Tidak, sebelum aku kehilangan jejak mereka." ucap Ailyn.


"Ayo Al kita cek cctv." ucap Ailyn.


"Baiklah.." ucap Alonso.


Alonso dan Ailyn pun mengecek cctvnya. Dan melihat kurir yg mengirim paket tersebut. Ailyn pun menemukan plat kendaraannya dan akan segera melacaknya.


"Dengan ini aku akan memburu kurir tersebut." ucap Ailyn setelah mendapatkan petunjuk.


"Tapi kau harus istirahat dulu." ucap Alonso.


"Aku tak apa, justru aku tak bisa tidur sebelum mereka ditangkap."


"Baiklah.. " balas Alonso.


Ailyn pun kemudian pergi lagi entah kemana karena Alonso ditugaskan menyelidiki semua cctv di sudut rumah pada hari itu.


"Ailyn, dia benar-benar langsung mencarinya." gumam Alonso.


Sementara Alonso meminta pekerja dirumahnya untuk melihat cctv di setiap sudut rumahnya tersebut.

__ADS_1


"Lihat semuanya.. jangan sampai ada hal sekecil apapun yg tertinggal." ucap Alonso.


"Baik tuan."


Alonso pun mulai kelelahan dan memilih istirahat sejenak dan mandi. Dirinya sudah dipusingkan dengan pekerjaan, kini ada masalah baru. Bahkan rekan-rekan bisnisnya sudah menghubunginya untuk menanyakan hal tersebut. Tapi bukan Alonso namanya jika tak membereskan mereka. Dengan cepat Alonso meminta Jery merilis berita dan hasil tes miliknya serta istrinya. Dan semua orang pun kini memihak dirinya serta Ailyn.


"Tuan, beritanya sudah mereda berkat hasil tes tersebut." ucap Jery.


"Kerja bagus.. kuharap Ailyn menemukan ba***an ini karena tanganku gatal ingin memukulnya." ucap Alonso.


"Kau tahu Jer? kita baru kembali dengan terburu-buru tapi harus menangani masalah merepotkan ini.. Bahkan Ailyn langsung menyelidikinya." ucap Alonso.


"Kurasa ini ulah orang yg membenci kalian atau punya dendam pribadi pada kalian tuan." ucap Jery.


"Tapi dia bodoh karena melakukannya saat kami tak ada." ucap Alonso.


.


.


Ditempat lain, Ailyn sedang mencaritahu tentang plat kendaraan milik kurir tersebut apakah itu kendaraan milik pribadi atau hanya plat palsu. Dan benar saja plat itu adalah plat palsu. Ailyn pun mengepal geram, lalu meminta mereka mencari kemana arah kendaraan tersebut melintas lewat cctv di jalanan.


"Cari dan awasi sampai ketemu..!" perintah Ailyn.


"Baik senior.." ucap mereka.


"Jangan mengeluh lelah karena aku bahkan belum istirahat dari misiku.." ucap Ailyn menatap tajam mereka.


Mereka pun melakukan pencarian selama 2 jam dan berhasil menemukan lokasi kurir tersebut yg tertangkap cctv. Ailyn dan tim dari divisi lamanya pun bergerak dan menggedah tempat kurir tersebut.


Saat tiba dilokasi mereka menemukan kendaraan yg dipakai kurir tersebut dan menangkap kurir itu.


"Tangkap dia dan kita introgasi di markas." ucap Ailyn.


Mereka pun menangkap kurir tersebut dan beberapa orang yg mencurigakan di sekitar lokasi. Lalu Ailyn dan timnya mengintrogasi mereka satu persatu.


Menurut si kurir dirinya hanyalah pengantar paketnya, tapi tetap saja dirinya bersalah di mata hukum.


"Apapun alasanmu kau tetap bersalah di mata hukum.. karena kau tahu perbuatanmu tapi tetap melanjutkannya." ucap Ailyn.


Kurir tersebut pun akhirnya mengakui bandar besar yg mempekerjakannya dengan beberapa temannya tersebut. Dan bandar tersebut kini langsung diburu oleh tim divisi tersebut. Sementara Ailyn kini baru bisa beristirahat sejenak menunggu laporan.


Ailyn pun pulang ke rumah dan melihat hasil pantauan Alonso.


"Bagaimana Al?" tanya Ailyn.


"Kau itu baru datang sudah tanya saja, duduklah dulu."ucap Alonso.


"Maaf.. aku sudah menangkap kurirnya dan mereka kini sedang mencari bandarnya." ucap Ailyn.


"Kami menemukan mobil ini di sekitar rumah saat kurir dan polisi tiba disini." ucap Alonso menunjukkan video itu pada Ailyn.


"Sudah kuduga, pelakunya memang bodoh." ucap Ailyn.


"Ya.. kita harus menangkapnya karena berani mengusik ketenangan rumah ini." ucap Alonso.


"Itu benar." ucap Ailyn.

__ADS_1


__ADS_2