
Alonso pun terus bersikeras untuk mengajak Ailyn honneymoon. Tapi sayang Ailyn harus kembali bekerja karena sudah terlalu lama absen.
"Ai.. ayolah kau kan baru bisa berjalan." ucap Alonso.
"Tidak bisa aku harus kembali bekerja.. dan aku sudah ditempatkan di kantor." ucap Ailyn.
"Ck.. pokoknya nanti kau harus mengajukan cuti untuk kita liburan." ucap Alonso.
"Memangnya itu kantor milikmu? aku sudah absen tak mungkin mengajukan cuti lagi." ucap Ailyn.
"Baiklah, pokoknya kesempatan berikutnya walau hanya 2-3 hari kita akan pergi berlibur ke tempat terdekat." ucap Alonso.
"Baiklah.. aku mengerti." ucap Ailyn.
"Kabari aku ya saat semuanya siap." ucap Alonso.
"Iya." ucap Ailyn.
"Ingat jangan lakukan aktivitas berat apalagi berlari." ucap Alonso.
"Iya." ucap Ailyn.
Lalu Alonso menatap Ailyn seperti ingin mengatakan sesuatu.
"Apalagi Al?" tanya Ailyn.
"Aku mencintaimu.." ucap Alonso tersenyum.
Ailyn pun salah tingkah mendengarnya. Dan Ailyn memilih untuk membalikkan badan mengahadap ke arah lain lalu pura-pura tidur. Sementara Alonso sudah gemas pada istrinya tapi harus menahan diri agar tidak ditolak lagi.
Dan Alonso terus bersabar menanti Ailyn membuka hatinya untuknya. Walau harus memakan waktu yg lama, Alonso akan terus mencobanya. Dan pria dingin dan kejam itu kini sudah berubah menjadi pria yg hangat dan penuh perhatian untuk istrinya.
.
.
Pagi hari pun tiba, dimana Ailyn sudah memulai kembali bekerja. Namun, anehnya kini dirinya harus diantarkan oleh suaminya ke kantor. Alonso pun tak mengijinkan Ailyn mengendarai mobil hingga kakinya sembuh total. Meskipun protes, tapi tak ada yg berubah karena Alonso bersikeras mengantarkannya ke kantor bersamanya.
"Al.. kenapa kau jadi begini?" tanya Ailyn.
"Karena aku khawatir padamu.. kakimu belum sepenuhnya pulih kalau terjadi sesuatu bagaimana?" balas Alonso.
"Iya..iya.." balas Ailyn malas.
Ailyn pun mau tak mau diantarkan oleh Alonso. Dan pria itu sangat senang punya alasan untuk pergi bekerja dengan istrinya. Kapan lagi bisa mengantar istrinya kalau bukan sekarang, pasti nanti jika semuanya normal Ailyn akan sering pergi tiba-tiba dan tak tahu kapan kembali.
__ADS_1
Rekan-rekan Ailyn pun melihat Alonso mengantarkan istrinya. Mereka tersenyum jahil dan tak tahan ingin segera menggodanya rekannya tersebut. Mereka juga menyapa Alonso sejenak.
Dan setelah tiba di kantor, semua pun jadi heboh.
"Ailyn.. selamat datang.."
"Iya senior.. kau terlihat lebih berseri hari ini." goda Zion.
"Apakah kita akan kehilangan anggota yg berharga kapt?"
Tapi Leon hanya mengangkat kedua bahunya.
"Rasanya ada yg sedang jatuh cinta.."
"Benar.. apakah kita akan mendapatkan keponakan dalam waktu dekat??"
"Hahaha.. Ailyn kami akan selalu mendukungmu."
"Kau lihat tuan Alonso sangat romantis bukan?"
"Benar.. "
"Ailyn kita sangat beruntung.."
"Oho.. dia jadi sensitif sekali kawan."
"Sudah cukup kalian.. biarkan dia bahagia dengan dunianya." balas Leon.
"Ck.. kapten sama saja." ucap Ailyn.
"Ailyn bukan begitu.. " ucap Leon.
"Lebih baik kalian fokus pada misi kalian kali ini.. ini dokumen yg harus kalian baca." ucap Ailyn seraya membagikan dokumen.
"Misi kali ini cukup sulit." ucap Leon.
"Terlebih kita kehilangan dua orang di tim.. "
"Baiklah.. ayo kita atur strategi terbaik kita." ucap Leon.
Mereka pun berdiskusi masalah strategi sebelum akhirnya pergi bertugas. Ailyn pun merasa sedih karena tak bisa ikut bergabung. Keadaannya pun membuatnya harus absen dari beberapa misi selanjutnya.
"Semoga beruntung.. kalian harus kembali dalam kondisi utuh apapun yg terjadi." ucap Ailyn.
"Tentu Ailyn.. jangan khawatirkan kami."
__ADS_1
"Ya.. kau harus kembali pulih agar tim kita bisa kembali utuh." ucap Leon.
"Hati-hati teman-teman.. semoga kalian beruntung." ucap Ailyn.
Rekan-rekannya pun pergi menjalankan misinya sedangkan Ailyn berada di markas untuk melakukan pekerjaan yg bisa ia tangani dengan kondisinya saat ini. Sedih rasanya karena tak bisa ikut bergabung, tapi Ailyn harus tahu diri kalau dirinya belum bisa kembali.
Justru saat ini adalah momen dirinya menenangkan diri dan melatih kemampuannya. Ailyn harus bisa kembali dalam kondisi primanya dalam waktu dekat agar bisa kembali bergabung dengan timnya.
Setiap harinya Ailyn pergi ke pusat rehabilitasi dan mengecek kondisi kakinya. Perlahan tapi pasti Ailyn sudah mulai kembali normal. Dirinya sudah mampu berlari dan mulai bisa melatih tubuhnya yg kaku karena lama tak bisa menggunakan kakinya.
Disamping itu juga Alonso terus mendukungnya. Tak banyak yg bisa ia lakukan selain memberi dukungan dan semangat bagi istrinya. Walau ia tahu pekerjaan Ailyn sangat berbahaya. Tapi Alonso sadar betul bahwa Ailyn sudah melewati berbagai rintangan sulit untuk ada di posisi sekarang.
Hampir setiap harinya ada kiriman bunga untuk Ailyn, bahkan sampai semua rekannya iri padanya. Bagaimana bisa Ailyn sebagai wanita dari anggota pasukan khusus mendapatkan banyak dukungan dari suaminya padahal pekerjaannya sangat berbahaya. Mereka pun sangat memuji-muji Alonso suaminya.
Sementara Ailyn hanya tersenyum melihat bunga-bunga yg dikirimkan di kantornya hingga memenuhi ruangan. Bahkan sampai ia bawa pulang. Perlahan hati Ailyn pun luluh juga dengan semua yg diberikan Alonso, perhatian dan ketulusannya tak bisa terbantahkan oleh Ailyn.
Pria itu sampai rela menunggu Ailyn pulang karena harus lembur malam ini. Alonso pun menunggu dengan sabar di dalam mobilnya hingga istrinya keluar dari dalam kantornya.
"Apa kau sudah makan?" tanya Alonso.
"Belum.. maaf aku terlalu lama karena banyak pekerjaan." ucap Ailyn.
"Tak masalah.. ayo kita makan dulu." ucap Alonso.
Alonso pun membawa Ailyn makan malam bersama. Dan mereka semakin hari semakin dekat layaknya pasangan sungguhan. Alonso hanya berharap dengan usaha dan ketulusan hatinya, Ailyn mampu menerima dirinya. Dan pria itu takkan menyerah begitu saja.
Hingga akhirnya Ailyn dinyatakan sembuh oleh dokter dan menjalani tes kebugaran untuk bisa kembali menjalankan misi. Alonso pun tahu itu tapi tetap mengijinkan Ailyn bekerja, bahkan mendukungnya.
Dan saat hasil tesnya keluar, Ailyn dinyatakan lolos dan bisa kembali bertugas seperti dulu. Dirinya pun bahagia dan memberitahu Alonso kabar itu. Kebetulan Alonso tengah menantinya di luar untuk menjemputnya.
"Al.. aku punya kabar baik." ucap Ailyn.
"Sepertinya menarik.. apa itu?" tanya Alonso.
"Aku lolos tes fisik dan bisa kembali bertugas.." ucap Ailyn bahagia.
"Baguslah selamat Ailyn." ucap Alonso bahagia.
"Terimakasih sudah mendukungku selama ini." ucap Ailyn memeluk Alonso.
"Tentu saja." balas Alonso bahagia.
Entah mengapa Alonso bingung antara harus bahagia atau khawatir. Disisi lain, Ailyn bahagia bisa kembali bertugas dengan semua usahanya selama ini. Tapi disisi lain dirinya juga khawatir karena pekerjaan Ailyn semuanya rahasia dan tak bisa diprediksi kapan akan pergi dan kembalinya. Bahkan nyawa Ailyn jadi taruhannya setiap kali bertugas.
"Akhirnya hal yg kutakutkan tiba.." gumam Alonso dalam hati.
__ADS_1