Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.91 Tumbang


__ADS_3

Ailyn pun dilarikan ke rumah sakit terdekat secepatnya. Dan langsung mendapatkan penanganan. Menurut dokter Ailyn terlalu lelah dan banyak beraktifitas. Pada kasusnya kali ini Ailyn memang memaksakan diri.


Hingga saat kondisinya sudah membaik, Ailyn langsung dijemput dengan pesawat pribadi milik kakeknya dan langsung menuju ke markas.


John pun panik saat tahu cucunya pingsan, ia merasa Ailyn memang memaksakan diri. Ailyn yg keras kepala pun sulit untuk dicegah John. Hingga akhirnya cucunya itu nekat menangkap sendiri orang-orang tersebut.


Setibanya di markas, Ailyn langsung dibawa ke pusat medis dan diminta untuk bedrest selama satu bulan. Memang rasanya tidak adil, apalagi Ailyn yg terbiasa banyak bergerak kini harus berbaring di ranjang selama satu bulan kedepan.


Dan mata-mata yg dikirim Ailyn pada Alonso pun menjadi sumber informasi gerak-gerik Leon. Orang tersebut pun berkata kalau Leon mengikuti keinginan Ailyn untuk tetap diam soal Ailyn yg ikut menangkap orang-orang tersebut. Dan Leon hanya berkata kalau BlackShadow adalah suruhan tuan John.


"Kerja bagus.." ucap Ailyn.


"Baik nona."


"Maaf kau harus dipukuli oleh kapten timku yg lama." ucap Ailyn.


"Tidak apa nona, mereka hanya memukulku sedikit."


"Baiklah, kau boleh istirahat." ucap Ailyn.


Setelah orang suruhannya keluar, John pun masuk untuk melihat kondisi cucunya.


"Bagaimana kondisimu nak?" tanya John.


"Sudah lebih baik kek.. aku hanya kelelahan." ucap Ailyn.


"Kenapa kau harus keras kepala begitu?? padahal mereka adalah anggota yg sudah terlatih." ucap John.


"Aku ingin memastikan dan menangkap mereka langsung dengan kedua tanganku kek." ucap Ailyn.


"Yasudah, sekarang kau istirahat dan jangan kemanapun sampai kabar terkini diturunkan." ucap John.


"Baiklah kek.. aku akan menurut."


"Lalu bagaimana dengan suamimu? Kau masih belum mau mengabarinya?" tanya John.


"Biarkan saja, aku ingin lihat apakah dia benar-benar mengungkap segalanya.. baru aku percaya." ucap Ailyn.


"Kau memang pintar." ucap John.


"Tentu saja, aku kan cucu kakek." ucap Ailyn.


"Tapi kalau semuanya terungkap, kau akan kehilangan pekerjaanmu.. kau siap?" tanya John sekali lagi.


"Lagipula dengan kondisi kehamilanku, aku juga pasti akan dinon-aktivkan." ucap Ailyn.

__ADS_1


"Yasudah, tapi kau bisa kemari kapanpun dan bekerja dengan ku." ucap John.


"Tentu kek."


Ailyn pun beristirhat di pusat medis dan dilarang keluar hingga berita resminya diturunkan. Sementara Alonso tengah berjuang keras untuk menghukum mereka semua agar mendapatkan hukuman yg setimpal. Pria itu pun membayar mahal beberapa kuasa hukum dalam persidangan nanti.


Untuk saat ini mereka sedang diintrogasi dan meminta keterangan sejumlah tim pasukan khusus. Karena Leon dan timnya yg menyelidiki ini semua. Dan mereka juga yg menemukan beberapa petunjuk penting lainnya.


Berita ini pun sampai di telinga Anita, dan wanita itu tengah marah besar. Bagaimana bisa mereka menemukan kelompok pembunuh bayaran tersebut. Dan lagi mereka mampu menangkapnya dengan sejumlah bukti.


Anita pun kesal bukan main saat tahu kalau uang yg ia keluarkan dalam jumlah besar sia-sia jika mereka sampai membuka mulut soal siapa yg membayar mereka.


Anita yg tengah dilanda ketakutan pun memilih pergi ke luar negeri demi menghindari pemeriksaan. Dirinya bahkan pergi tanpa berpamitan pada suaminya. Dan saat David pulang bekerja dirinya mendapati kabar kalau istrinya sedang pergi liburan tanpa se-izinnya.


Sungguh Anita adalah istri yg tak menghormati suaminya. Bahkan sampai pergi tanpa berpamitan apalagi izin dengannya. David pun sampai sudah malas berdebat dengannya. Dan membiarkan saja kegilaan yg dibuat istrinya itu.


.


.


Sementara Alonso tengah sibuk dengan pekerjaannya sembari menunggu keputusan pihak berwenang yg menangani kasus Ailyn. Alonso pun sudah gemas karena gara-gara kejadian ini Ailyn jadi membencinya dan marah besar padanya. Belum lagi Cloe yg selalu muncul di kantornya membuat Alonso gerah.


"Sayang kapan kita perginya?" tanya Cloe.


"Cloe maaf aku sedang sibuk.."


"Aku sibuk Cloe.. pergilah sendiri atau dengan Tom." ucap Alonso melirik Tom.


"Ck.. aku ingin makan sushi.." ucap Cloe merengek.


Brak..!! Alonso pun menggebrak meja karena kesal fokusnya terus diganggu oleh Alonso.


"Aku sudah bicara baik-baik padamu.. jadi lebih baik kau keluar sebelum aku sangat marah." ucap Alonso.


Cloe pun menangis mendapat peringatan keras dari Alonso. Lalu Tom yg kasihan langsung membawanya keluar.


"Kenapa kau tidak menurutinya sih? ini tisu." ucap Tom.


"Aku hanya ingin makan dengannya." ucap Cloe.


"Tuan sedang sangat sibuk dan bahkan tidak bisa pulang tepat waktu hari ini.. tuan mungkin akan lembur bersama Jery." ucap Tom.


"Sungguh?" tanya Cloe.


"Kau tidak lihat ekpresinya membaca dokumen?" balas Tom.

__ADS_1


"Baiklah.." ucap Cloe.


"Kalau butuh teman aku akan menemani." ucap Tom.


"Tidak.. aku tidak level denganmu.." ucap Cloe langsung membuat Tom kesal.


"Ya.. aku memang tidak selevel denganmu.. tapi setidaknya jangan bersikap seenaknya setelag ditolong orang lain." ucap Tom lalu meninggalkan Cloe.


Tom pun masih tak habis pikir dengan sikap Cloe. Memang Cloe ditinggalkan banyak warisan oleh mendiang ayahnya. Tapi tak bisakah wanita itu menghargai orang lain yg membantunya?? Jika tidak mengingat perbuatan Tom pada Cloe mungkin Tom juga akan menjauhi wanita tersebut.


"Kita lihat saja, kau akan menyesal Cloe.." gumam Tom dalam hati.


.


.


Sementara itu Alonso pun menyelesaikan semua pekerjaannya dan ingin menemui Leon untuk tahu perkembangannya. Setelah semuanya beres, Alonso pun pergi dengan Jery dan menemui Leon.


Mereka pun tiba di kantor polisi dan para pembunuh bayaran itu tengah diintrogasi. Leon pun sudah memberikan semua bukti yg ia peroleh. Dan Alonso menghampirinya.


"Bagaimana?" tanya Alonso.


"Sepertinya akan berjalan alot tuan. " ucap Leon.


"Haruskah kita beri penawaran agar mereka mengaku.?" tanya Alonso.


"Mari kita coba tuan." ucap Leon.


Leon pun akhirnya berdiskusi pada mereka. Dan mereka meminta keringanan jika ingin mengetahui siapa orang yg membayarnya. Alonso pun mengabulkannya asalkan mereka mengakuinya pada polisi. Karena sejujurnya Alonso juga tahu siapa pelakunya tapi hanya ucapan mereka lah yg akan dipercayai oleh polisi.


"Aku sudah tahu siapa pelakunya.. tapi hanya kalian yg mampu mengatakannya." ucap Alonso.


"Kau harus penuhi janjimu." ucap pemimpin mereka.


"Tentu saja. Tapi jika kalian berbohong atau menyebutkan nama yg salah aku takkan mengampuni kalian." ucap Alonso.


"Cih.. kau masih mengancam kami..Tapi bukankah istrimu masih hidup?"


"Itu memang benar, dan nyawanya masih dalam bahaya jika pelaku masih berkeliaran.. Jadi kalian bisa kan koperatif dan berkata yg sesungguhnya.?" balas Alonso.


"Baiklah.. tapi pegang kata-katamu dan ringankan hukuman teman-temanku." ucapnya.


"Ya.. setelah aku tahu hasilnya. Dan rahasiakan soal istriku." ucap Alonso.


"Baiklah.. " ucapnya setuju.

__ADS_1


Pelaku pun mengatakan yg sejujurnya siapa orang yg telah membayarnya. Dan dengan segera mereka menetapkan Anita sebagai pelaku utama. Mereka langsung mencari wanita itu, tapi sayang Anita sudah meninggalkan negara ini.


__ADS_2