
Alonso pun menunggu di sebuah tempat yg privat di sebuah resto. Itu juga adalah keinginan John demi melindungi cucunya dari bahaya musuh. Meski sudah tertangkap, tapi John tak ingin muncul masalah baru yg akan menyulitkan Ailyn.
Beberapa menit kemudian, John pun tiba dengan dua orang pengawal setianya. Lalu pengawal itupun menunggu diluar ruangan, sementara John masuk bersama Alonso. Nampak Jery juga menunggu diluar karena pembicaraan ini cukup rahasia.
Meski Jery penasaran, tapi dirinya tak berani bertanya lebih lanjut karena masalah ini menjadi cukup berbahaya. Dan Jery tak ingin ikut terseret.
"Kakek.. selamat datang." ucap Alonso.
"Terimakasih, tapi tidak usah basa-basi.. apa yg kau inginkan." ucap John tegas.
"Tentu saja istriku, dia ada padamu kan?" tanya Alonso.
"Benar, apa ada yg lainnya?" tanya John.
"Aku hanya ingin istriku dan ucapan terimakasih karena sudah menyelamatkannya serta menjaganya." ucap Alonso.
"Cih, saat dirinya tak ada kau bermain dengan wanita lain." ucap John kesal.
"Aku hanya butuh informasi dari wanita itu kek." ucap Alonso.
"Informasi?? tapi sampai wanita itu hamil.." ucap John.
"Jadi kakek sudah tahu sejauh itu, baiklah akan aku jelaskan." ucap Alonso.
"Apa yg mau kau bantah?" tanya John.
"Dengarkan aku dulu, itu bukan anakku." ucap Alonso.
"Lalu anak siapa? kau pikir aku bodoh?"
"Kakek tenang dulu, aku memakai pemain pengganti. Jadi itu bukan anakku." ucap Alonso.
"Kau pikir kau sedang akting film??" tanya John semakin kesal.
"Tunggu.. ini adalah fakta, bayi itu bukan anakku dan aku tak pernah menyentuh wanita itu atau wanita lain selain istriku." ucap Alonso.
"Lalu milik siapa?" tanya John.
"Milik salah satu orang kepercayaanku namanya Tom. Dia menggantikanku pada malam itu." ucap Alonso lalu menceritakan yg sebenarnya.
John pun terdiam, dan masih sulit untuk mempercayainya. Dan juga John belum bisa mempertemukan Alonso dengan Ailyn sampai persidangan dimulai.
"Kau tahu, aku masih merahasiakan tentang kehamilan wanita itu dari cucuku.." ucap John.
__ADS_1
"Terimakasih banyak kek, biar aku yg akan menjelaskannya." ucap Alonso.
"Kau tahu mengapa aku melakukan ini?"
"Untuk mempertahankan rumah tangga kami, kan?" balas Alonso.
"Bukan, tapi demi kesehatan cucuku.. dirinya telah mengalami hal yg menyakitkan." ucap John.
"Menyakitkan? apa maksudnya?" tanya Alonso khawatir.
"Dia kehilangan bayi kalian saat kejadian itu." ucap John membohongi Alonso.
"A-apa? kakek tidak berbohong kan?" ucap Alonso terkejut.
"Makanya aku merahasiakannya dari cucuku, kalau dia mendengar kau menghamili wanita lain, dia bisa gila." ucap John.
"Tidak.. kenapa harus begini?" ucap Alonso tiba-tiba frustasi.
"Tentu saja, cucuku terluka parah dan tak sadar selama 2 minggu dengan keadaan itu mustahil bisa bertahan." ucap John.
"Tidak.. aku sudah gagal melindunginya. " ucap Alonso sambil menitihkan air mata.
"Kau menangis?" tanya John terkejut.
"Putra?? bentuknya saja masih belum jelas." ucap John.
"Kek.. ijinkan aku bertemu Ailyn.. aku ingin menemaninya." ucap Alonso.
"Tunggu sampai persidangan dimulai.. aku masih belum mempercayaimu." ucap John.
John pun pergi meninggalkan Alonso sendirian dengan kondisi frustasi. Ya, itu adalah ekspresi yg diinginkan John dan dirinya berhasil membuat Alonso terlihat frustasi serta sedih. Saat John pergi Alonso terlihat sangat lemas dan tak berdaya, membuatnya puas melihat menusia dingin tersebut menangisi cucunya yg baik-baik saja.
Setelah sampai di mobil, John pun tertawa mengingat ekspresi Alonso tadi. Dirinya sangat puas mengerjai suami dari cucunya tersebut. Saat Ailyn sedang berjuang untuk hidupnya Alonso justru berkencan dengan wanita lain bernama Cloe. Dan John masih kesal untuk hal itu.
Dan apapun alasannya, baginya Alonso sudah berselingkuh dari cucu kesayangannya. Bahkan cucunya tersebut kini tengah hamil anak dari pria tersebut. John pun akan memberi sedikit pelajaran bagi Alonso, dan melihat apakah pria itu benar mencintai cucunya atau tidak.
.
.
Sementara itu, Jery pun masuk ke dalam ruangan dan mendapati tuannya tengah tak berdaya. Jery pun bingung apa yg sudah diperbuat tuan John pada Alonso sampai tuannya menjadi begini. Jery pun sangat takut kalau kakek tua itu ingin memisahkan Alonso dari istrinya karena sudah tahu tentang Cloe.
"Tuan apa yg terjadi.?" tanya Jery.
__ADS_1
"Jery putraku.." ucap Alonso.
"Putra? sejak kapan tuan punya putra?" balas Jery bingung.
"Usianya mungkin baru beberapa minggu tapi dia sudah tiada.." ucap Alonso semakin membuat Jery tak mengerti.
"Maksud anda bukan janin milik Cloe kan?" tanya Jery.
"Tentu saja itu milik Tom.. ini milikku Jer.." ucap Alonso.
"Tuan, nyonya kan sudah.." ucap Jery menutup mulutnya.
Seketika Alonso pun teringat harus menjaga rahasia Ailyn.
"Cukup Jer, lupakan apa yg kau dengar barusan.. aku mau sendiri dulu." ucap Alonso.
"Anda mau kemana tuan?" tanya Jery.
"Aku ingin sendiri, kau pulang naik taksi. " ucap Alonso meninggalkan Jery.
"Astaga.. apa yg sudah terjadi pada tuan." gumam Jery.
Jery pun semakin tak mengerti dengan tuannya. Menurutnya tuannya menjadi sangat aneh, dimulai dari sering sakit kepala dan memakai parfum milik mantan istrinya, kini pria dingin itu terlihat sedih dan menyendiri. Hingga Jery harus bersiap jika tuannya membutuhkan seorang profesional untuk mentalnya.
"Sepertinya aku harus mencari psikolog yg hebat untuk menangani tuan." gumamnya dalam hati.
.
.
Sementara Alonso dirinya terus mengemudi tanpa arah, dan sudah berada jauh dari kota tempat tinggalnya. Pria itu pun sangat terpukul mendengar berita yg disampaikan oleh John. Bagaimanapun Alonso memang sempat berharap punya keturunan bersama istrinya.
Alonso pun terus melaju dan menemukan sebuah hotel yg bagus untuknya menginap. Disana Alonso menyendiri dan merenungi hidupnya. Apa yg akan ia lakukan pada Cloe? dan apa yg akan ia lakukan untuk mendapatkan ampunan dari Ailyn?
Alonso pun berjanji pada dirinya akan menyelesaikan permasalahannya dengan Cloe. Dan memulai semuanya lagi dengan Ailyn tak perduli jika dirinya harus berlutut dihadapan istrinya dan membuang harga dirinya.
Apapun akan Alonso lakukan untuk menebus dosanya dan mendapatkan maaf dari Ailyn. Pantas saja Ailyn sangat marah saat terakhir kali mereka bertemu. Ternyata Ailyn begitu menderita selama ini dan Alonso justru malah bersama Cloe yg membuatnya semakin menderita.
Pukulan kemarin bahkan belum cukup rasanya untuk menghukumnya. Rasa bersalah itupun membuat Alonso larut dalam kesedihannya. Dirinya merenungi semua perjalanan hidupnya hingga kini dan mencoba introspeksi diri.
Disaat yg sama Jery mengirimkannya pesan kalau tanggal persidangan kasus Anita akan segera digelar, dan tanggal serta waktunya sudah ditetapkan. Hal itupun menyadarkan Alonso untuk tetap kuat dan mempertaruhkan keadilan bagi istrinya. Apalagi kejadian itu telah merenggut calon anaknya.
Alonso pun takkan membiarkan Anita mendapatkan keringanan. Bahkan Alonso sudah mencegah nenek sihir itu berbuat curang demi bisa bebas lebih cepat.
__ADS_1
"Anita kau takkan kulepaskan..!"