Takdir Ailyna

Takdir Ailyna
EP.36 Istri rasa pelakor


__ADS_3

Ailyn pun semakin muak dengan tingkah Alonso. Kenapa dirinya harus terang-terangan bermain api dihadapannya. Dan bagaimana Ailyn harus menenangkan situasi jika semua orang mempertanyakan pernikahan mereka?? Mungkin memukul kepala Alonso adalah jawabannya jika sampai Alonso ketahuan.


Tapi kesabaran Ailyn sudah sekuat baja, dan hatinya sudah sedingin gunung es hingga dirinya tetap tak bergeming dengan kehadiran Cloe di hidup Alonso. Ailyn juga masih punya jiwa kemanusiaan dan meminta Jery untuk mengawasi gerak-gerik tuannya yg bodoh.


Bahkan Jery pun merasa heran, apa yg terjadi pada tuannya hingga melakukan hal bodoh begini. Tak biasanya Alonso tak berhati-hati begini. Sekarang justru dirinya malah terjebak dalam permainan seseorang dan menjadi korban. Untungnya malam itu ada Ailyn yg membantunya, jika tidak mungkin saat ini tuannya sudah beristirahat dengan tenang.


.


.


Sementara itu, Cloe pun selalu menempel pada Alonso membuat Jery ingin mengusirnya. Beberapa kali Jery memperingati Alonso tapi pria itu hanya diam saja. Sebenarnya seberapa jauh hubungan tuannya dan Cloe?? lalu bagaimana dengan istrinya nyonya Ailyn?? pikiran Jery pun melayang jauh memikirkan rumah tangga tuannya yg rumit. Kenapa pelakor seperti istrinya, dan istrinya seperti pelakor?? Jery pun semakin pusing dengan ulah tuannya.


"Cloe pulanglah.." ucap Alonso.


"Apa pulang?? tidak mau, lalu siapa wanita tadi?" balas Cloe.


"Bukan urusanmu, bukankah aku sudah bilang jangan ikut campur?" balas Alonso.


"Ck.. baiklah." balas Cloe lalu mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Alonso.


Setelah Cloe pergi, Jery pun menatap tuannya dengan kesal.


"Jery, berani sekali kau..!" ucap Alonso tak terima.


"Tuan, berani sekali membuat masalah, kenapa pergi tanpa pengawalan?? kalau nyonya tak ada mungkin tuan sudah ada di liang kubur hari ini.." ucap Jery kesal.


"Jery.. kau semakin kurang ajar..! kau pikir kau itu ibuku berani memarahiku??" tanya Alonso.


"Kenapa?? jika tuan tak suka, aku akan mengundurkan diri.. aku sudah dimarahi oleh nyonya sekarang tuan masih tak mau mendengarkanku." ucap Jery.


"Hei.. Hei tunggu, jangan main resign begitu." ucap Alonso takut ditinggalkan Jery.


"Makanya, hati-hati dan lagi kenapa tuan tega pada nyonya?? tuan tidak tahu kan kalau nyonya juga terluka tadi malam karena menyelamatkan tuan." ucap Jery.


"Benarkah?" tanya Alonso.


"Bahkan saat keningnya berdarah pun bukannya langsung diobati dia langsung menanyakan kondisi tuan dan memintaku segera datang.. Tapi tuan malah tega membawa nona Cloe." ucap Jery.


"Sudahlah Jer, sekarang aku baik-baik saja." ucap Alonso.

__ADS_1


"Setidaknya tuan jagalah martabat nyonya.. jangan membuatnya seperti wanita selingkuhan." ucap Jery lalu pergi.


"Hei Jery.. mau kemana??" tanya Alonso ditinggalkan.


"Aku lapar, jangan manja.." ucap Jery kesal lalu membanting pintu. Brakk..


"Ck.. dasar asisten kurang ajar.." umpat Alonso.


Sementara itu Jery puas sekali memarahi tuannya. Walau tangannya gemetar karena takut dipecat bentulan, tapi justru Alonso yg taku kehilangan orang seperti Jery yg sudah bisa ia percaya. Bahkan Alonso mengurangi emosinya saat Jery bilang akan mengundurkan diri.


Jery pun tersenyum senang setelah memarahi tuannya, dirinya berharap Alonso bisa menyadari kesalahannya. Dan kini dirinya meninggalkan Alonso karena harus mengisi perutnya yg lapar. Jery juga sudah menaruh pengawalan di pintu masuk kamar dan sekitar rumah sakit.


"Jadi begini rasanya memarahi atasan yg terkenal kejam.. menyenangkan sekali." gumam Jery dalam hati.


.


Sementara itu, Alonso pun memikirkan ucapan Jery. Dirinya pun melihat Ailyn menggunakan plester di bagian kepalanya. Lalu ada beberapa luka di tangannya, bahkan Alonso tak mengucapkan terimakasih padanya. Lalu Cloe muncul dan membuat Ailyn langsung pergi. Alonso pun berpikir, kini Ailyn sedang jijik padanya yg membawa wanita lain di hadapannya.


"Apa yg harus kulakukan?? kenapa dia sedingin itu padaku??" gumam Alonso dalam hati.


Alonso pun memutuskan akan mengakhuri hubungannya dengan Cloe setelah dirinya puas memanfaatkan wanita itu. Pria kejam itupun tak ingin kehilangan Cloe begitu saja. Mungkin hubungannya dengan Ailyn hanya akan memburuk sebulan kedepan, tapi saat hubungannya dengan Cloe sudah berakhir maka Alonso akan menunjukkan keseriusannya pada Ailyn.


Anehnya setelah diperlakukan begitu, Ailyn bersikap seperti biasa seakan-akan tak ada yg terjadi. Bahkan Ailyn tetap bersikap dingin dan acuh tak acuh pada apapun yg terjadi. Alonso pun kian merasa bingung menghadapi Ailyn.


"Apa yg harus kulakukan?? Ailyn sama sekali tak marah atau cemburu, tapi orang lain seperti Jery menyalahkan sikapku.. Bahkan aku tak bisa dekat dengan Ailyn, tak bisa bicara bebas dengannya, semuanya hanya tentang pekerjaan dan surat perjanjian." gumam Alonso dalam hati.


.


.


Sementara Ailyn, dirinya pun tetap bertugas meski kondisinya kurang begitu bagus. Dan untungnya tugasnya hanya mengawasi. Kontribusinya yg besar pun membuat Ailyn mendapatkan keringanan saat dirinya terluka. Semua orang di divisinya juga menghormatinya serta memperhatikannya. Bahkan rasanya Ailyn seperti memiliki rumah kedua setelah rumah pamannya.


Sementara rumah Alonso, besar, mewah dan apapun tersedia, tapi Ailyn tak bahagia. Meski dengan segala yg ada di rumah mewah tersebut tetap saja tak bisa menggantikan rasa kesepiannya tinggal di rumah tersebut.


Tugas hari ini Ailyn pun hanya mengawasi dari kantor dan memeriksa beberapa dokumen. Dan rekan-rekannya cukup perhatian padanya yg sedang terluka. Mereka memberikan Ailyn makanan, minuman, dan membuatnya tak bekerja keras karena tahu apa insiden yg terjadi tadi malam. Bahkan mereka tahu kalau Ailyn sedang kurang tidur karena mengurus beberapa hal.


"Senior, istirahatlah.. "


"Tidak, aku baik-baik saja.. setelah ini selesai baru aku beristirahat." ucap Ailyn.

__ADS_1


"Baiklah.. ayo semuanya kita bekerja keras agar semuanya cepat selesai."


"Iya.. lalu kita bisa pesan makanan."


Ailyn pun tersenyum melihat perhatian rekan-rekannya padanya. Dan mereka bekerjasama memeriksa beberapa dokumen penting. Setelah semuanya rapi, mereka pun makan bersama dan Ailyn beristirahat di ruang kesehatan.


Saat beristirahat tak ada yg menggangu tidur Ailyn. Mereka semua membiarkannya karena selama ini Ailyn begitu banyak berkontribusi dalam kasus besar. Dan Ailyn terbangun, saat sore hari.


"Ukh sudah berapa lama aku tertidur.." gumamnya.


"Mereka benar-benar tak membangunkanku." ucap Ailyn lalu kembali ke ruangannya.


Disana rekannya sudah membereskan semua pekerjaannya dan Ailyn sudah diperbolehkan pulang. Begitulah Ailyn memiliki banyak orang baik di sekitarnya. Walaupun Ailyn malas pulang ke rumah dan bertemu Alonso.


Ailyn pun sudah diberitahu Jery kalau Alonso sudah pulang ke rumah. Tapi yg membuat Ailyn kesal adalah kenapa Cloe harus ikut ada di rumah Alonso.


"Kau.. kenapa kemari.." ucap Cloe.


"Bukan urusanmu." ucap Ailyn pergi melewati Cloe begitu saja.


Dan saat berpapasan dengan Alonso, Ailyn menatap Alonso dengan tajam seolah mengatakan "Masalah apa lagi yg akan kau perbuat??"


Alonso pun langsung mengajak Ailyn bicara di kamar. Dan Ailyn harus menerima kenyataan menyedihkan lainnya dimana Alonso memiliki kekasih bernama Cloe yg menganggap Ailyn adalah sepupu Alonso.


"Jika terjadi masalah serius, aku akan benar-benar memukul kepalamu dengan keras." ucap Ailyn.


Alonso pun terkejut melihat kemarahan Ailyn kali ini. Bahkan Ailyn sampai memukul cermin di toilet mereka karena kesal oleh ulah Alonso.


Bughhh.. Praaaankkkkkk..!


Tangan Ailyn pun berdarah, tapi lebih sakit lagi hatinya. Sudah dimanfaatkan sekarang dirinya harus mengakui sebagai sepupu Alonso dihadapan Cloe. Ailyn pun keluar dari toilet dan mengambil beberapa barang miliknya. Dirinya memilih untuk tinggal di hotel karena muak diperlakukan dengan jahat oleh Alonso.


"Aku akan menginap di hotel sementara sesuai keinginanmu.. jika kau membuat masalah maka kepalamu akan bernasib sama seperti cermin di toilet itu." ucap Ailyn.


"Ailyn tunggu.." ucap Alonso.


"Aku hanya pihak kedua, nikmatilah kesenanganmu." ucap Ailyn membawa tas besar keluar dari rumah Alonso.


Cloe pun senang melihat Ailyn pergi dari rumah Alonso, karena dirinya akan tinggal disana selama satu bulan.

__ADS_1


__ADS_2