Takdir Baru 3 Sekawan

Takdir Baru 3 Sekawan
25. Kelahiran Neila


__ADS_3

"Kali ini kita akan belajar sihir tingkat tinggi tahap pertama... Perhatikan".


Ren kemudian membuka tangan kanannya kedepan. Dari telapak tangannya perlahan muncul sebuah pusaran angin kecil. Pusaran angin itu kemudian berubah menjadi seekor naga angin diatas telapan tangan kanan Ren.


Setelah beberapa saat naga itu menari nari di telapan tangannya, hilang seketika saat Ren mengepalkan tangannya.


"Sekarang keluarkan sihir elemen ditangan kalian masing masing dan ubahlah menjadi bentuk lainnya".


Dengan perintah Ren, semua murid mulai membuka telapak tangannya dan mengeluarkan elemen sihirnya.


Pas sekali Ren sedang mengajar di kelas Ken dan Demia. Ren memandang Demia yang sudah kembali belajar di kelas dengan teman temannya.


Awalnya pihak akademi ingin mengeluarkan Demia dari akademi setelah menjalani hukumannya. Tapi setelah Jet mendatangi Juan dan bernegosiasi, pihak akademi mengurungkan niatnya. Demia dihukum dengan berlutut selama 3 bulan di depan makam pahlawan sihir akademi.


Dari telapak tangan Demia muncul sebuah bola hitam yang berputar putar. Perlahan bola hitam itu mulai berubah bentuk mirip seperti naga, tapi sangat gendut dan lebih mirip seperti bebek. Ren yang melihatnya hanya tersenyum kecil.


Ren kemudian mengalihkan pandangannya kemurid lainnya. Melihat kemurid didiknya yang kesulitan untuk membentuk elemen sihir ke bentuk yang diinginkan, Ren kemudian memberi arahan.


"Gunakan imajinasi kalian..biarkan imajinasi kalian yang membentuknya".


Mendengar arahan dari Ren, sebagian besar murid sudah bisa membentuk elemen sihirnya menjadi berbagai bentuk seperti naga, badak, beast lainnya dan senjata.


Ren kemudian mengeluarkan naganya kembali dari telapak tangannya, menggunakan sihir ruang mengubah ruangan kelas menjadi sebuah dataran bebatuan.


Dengan sentilan jarinya, naga angin Ren terbang dan menghantam sebuah batu hingga meledak.


"Percuma saja berbentuk indah atau menyeramkan jika tidak dapat menyerang atau bertahan..sekarang, hancurkan batu batu itu dengan sihir elemen yang telah kalian bentuk".


Dengan perintah Ren, sihir elemen ubahan para murid terbang dan menghantam bebatuan.


"Duuaarrr duuarrr duuuarrrr".

__ADS_1


Naga api Ken yang paling keras menghantam bebatuan hingga pecah berkeping keping. Beberapa murid memujinya sebagai salah satu murid berbakat.


Kebanyakan dari sihir mereka hanya bisa membuatnya retak dan pecah. Dengan mana kecil seperti itu memang tidak mudah untuk menghancurkan sebuah batu besar.


Mana harus dikompresi agar kepadatannya cukup untuk menghancurkan. Diperlukan konsentrasi dan skill untuk mengontrol mana.


Mengembalikan sihir ruang menjadi ruang kelas kembali, Ren mencukupkan pelajarannya.


"Pelajaran cukup untuk hari ini. Kalian harus banyak berlatih untuk mengontrol mana kalian".


Melihat ke arah murid muridnya, Ren kemudian menghilang dari hadapan mereka.


...----------------...


Di benua timur kerajaan Dimezia, Keluarga Hung sedang menantikan putri ketiga mereka.


Veriza Hung yang telah berjuang diantara hidup dan matinya akhirnya dengan selamat melahirkan putri ketiga mereka.


Duke Jo Hung yang sangat mendambakan seorang putri, ditemani oleh putra pertama dan putra keduanya bergegas ke ruang persalinan.


"Mereka baik baik saja Tuan. Silahkan Tuan ikuti saya". Jawab seorang pelayan.


"Veriza". Sapa Duke kepada istrinya.


"Suamiku,..Ray..Bie anakku.. lihat adik kecil kalian sangat lucu".


"Bagaimana kondisimu". Duke yang khawatir menanyakan kondisi istrinya.


"Aku baik baik saja.. ini putri kita". Balas Veriza yang kemudian menyerahkan bayinya ke Duke.


"Di sangat cantik".

__ADS_1


"Tidak ayah, dia lucu". Ujar anak kedua Duke yang masih berusia 5 tahun, Bie Hung.


"Baiklah, dia cantik dan lucu". Balas Duke sambil menimang nimang putrinya.


Memberikan berkat kepada Putrinya, Duke lalu menamai Putri ketiganya. "Aku memberinya nama Neila Hung, Neila dari keluarga Hung".


Semua orang yang mendengarnya kemudian memanggil nama Neila dan mendo'akannya. Duke yang sangat senang mendapatkan seorang putri berniat merayakan kelahiran putrinya.


"Aku akan mengadakan pesta 7 hari 7 malam untuk merayakan kelahiran putri ketigaku".


Berbeda dengan Sam yang kelahirannya tidak dirayakan karena keistimewaannya yang dapat membahayakannya, Neila mendapatkan perlakuan yang berbeda.


Pada saat kelahiran Neila, ternyata terjadi keanehan di keluarga Duke Huosan. Tubuh Sam kembali memancarkan cahaya setelah hampir 2 tahun sejak kelahirannya. Viana yang sedang menyuapi Sam terkejut dan kemudian memanggil suaminya.


"Suamiku, datang segera kemari".


Duke yang sedang melatih prajurit, mendengar telepati dari istrinya yang sedikit khawatir kemudian meninggalkan tempat latihan.


"Ada apa".


Duke muncul disamping istrinya dan menanyakan hal apa, tapi sebelum istrinya menjawab Duke sudah mengetahuinya dengan cahaya dari tubuh Sam.


"Bersinar lagi...hai Sam, kenapa kau terlihat begitu senang".


Duke melihat raut kegembiraan di rona muka Sam. Sam yang mendengarnya hanya tertawa tertawa.


"Tidak apa apa. Sepertinya ada sesuatu hal baik yang berhubungan dengan Sam di masa depan". Duke menenangkan istrinya untuk tidak khawatir.


Viana yang mendengar konfirmasi dari suaminya merasa senang karena munculnya cahaya kembali pada tubuh Sam bukan pertanda buruk.


Sehari setelah kelahiran Neila, kediaman keluarga Hung menjadi sangat ramai karena pesta yang diadakan oleh Duke. Keluarga raja dan para bangsawan yang diundang sedang menikmati jamuan yang disediakan oleh Duke.

__ADS_1


Duke melakukan pengaturan untuk pesta 7 hari 7 malamnya dengan membagi para undangan. Hari pertama sampai hari ketiga undangan untuk keluarga raja dan para bangsawan kerajaan Dimezia.


Hari keempat dan hari kelima undangan untuk rekan bisnis, selanjutnya hari keenam dan hari ketujuh undangan untuk rakyat di wilayah kekuasaan Duke Jo Hung.


__ADS_2