Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 6


__ADS_3

Dikediaman Tachimi saat ini sedang ramai karena akan diadakan pernikahan hiasan pernak-pernik pun sudah dipasang dikediaman itu.


Karena sebentar lagi putri minami akan bersanding dengan orang no 1 didunia kegelapan dan saat sedang sibuk2nya menyiapkan acara yang ditunggu oleh Minami yaitu acara pernikahan nya dengan Kanoko pun hati akan dilaksanakan


"Aku tidak menyangka jika keluarga kerajaan memilih ku" ucap minami tersenyum bahagia


"Iya nak, kau tahu ibu sudah meramalkan ini , dan ternyata ramalan ibu benar terjadi" ucap sang ibu.


Mendengar perkataan sang ibu minami pun mengerinyit bingung.


"Ramalan, apa maksudmu ibu, apa kau sudah tahu aku akan berjodoh dengan kaisar kanoko" tanya terkejut.


Sang ibu mengangguk sebagai jawabannya sedangkan sang putri tersenyum lega


"Akhirnya aku tidak khawatir lagi , kalau aku memang berjodoh dengan kaisar Kanoko, meskipun sifatnya dingin aku yakin dia akan mencintaiku suatu saat nanti" ucapnya yakin.


Sedangkan ditempat lain tepatnya diistana kegelapan kanoko hanya menatap kosong pantulan dirinya.


Sang ibunya Ayaka yujira lah yang mendandani sang putra


"Putraku, lihatlah kau begitu tampan apalagi jika kau tersenyum" ucap sang ibu.


"Hn" ucap kanoko tanpa minat



Penampilan Kanoko saat pernikahan


Ayaka pun hanya menghela nafas melihat sikap putranya yang begitu dingin meskipun itu dengan ibunya sendiri.


Pada saat itu adalah pemasangan mahkota yang harus dibantu oleh para dayang


"Nah sudah selesai , ibu tinggal dahulu" ucap Ayaka.


"Hn" ucap sang putra datar tanpa melihat kearah sang ibu.


Ayaka pun meninggalkan kanoko sendiri namun tidak ada yang menyadari jika sang putra mahkota menyeringai kejam , entah apa yang ia rencanakan yang pasti dia akan membuat putri Tachimi itu menderita dan menyesal telah memilihnya menjadi suami.


Dikediaman tachimi saat ini seorang gadis berambut keunguan sedang rias oleh beberapa dayang yaap gadis itu bernama minami yang saat ini sedang tersenyum menatap pantulan dirinya dicermin .


"Lihat lah nona anda sangat cantik" ucap salah satu dayang memuji kecantikkan gadis itu .


Sedangkan yang dipuji tersenyum samar


"Iya nona anda benar2 cantik saya yakini kaisar kanoko terpesona pada anda ucap dayang lain ikut menimpali


"Benarkah kalau yang mulia Kanoko akan terpesona padaku" ucapnya pura 2 tidak yakin


Seluruh dayang mengangguk sebagai jawaban nya


"Kirei, tolong pasangkan anting yang indah untuk melengkapi penampilan ku ini" pintanya


"Baik nona" ucap sang dayang yang dipanggil kirei.


Tidak lama sang ibu pun datang dan begitu takjub saat melihat penampilan sang anak



"Oh dewa, ini benar2 dirimu putriku" ucap sang ibu takjub


Sedangkan minami pun mengangguk pelan sebagai jawaban nya.


Sang ibu pun langsung menghampiri sang anak dan menggenggam tangan putrinya.


"Kau seperti bidadari yang turun dari khayangan" ucap sang ibu


Mendengar pujian dari sang ibu minami pun tersipu malu


"Ah ibu kau bisa saja, aku malah takut jika yang mulia kaisar takut melihat ku" ucapanya sedih.


"Eh putriku minami kau seharusnya percaya diri , kau itu sebentar lagi adalah istri dari raja kegelapan kaisar kanoko, kau tidak boleh menunjukkan kelemahan mu ini didepannya , tunjukkan bahwa wanita klan tachimi itu terhormat dan berwibawa" ucap sang ibu menasehati.


Sedangkan dibawah Kanoko bersama kedua orang tuanya baru tiba dikediaman sang calon mempelai


Dan saat ini Mishugi sedang menyambut kedatangan mereka.


"Selamat datang dikediaman hamba yang mulia" ucap mishugi sambil menunduk hormat


Ayaka sang ratu kerajaan kegelapan pun celingukan seperti mencari seseorang

__ADS_1


"Mishugi, dimana putrimu" tanya yosaka sedangkan kanoko hanya menatap malas dan ia pun langsung duduk begitu saja.


"Ada diatas, mungkin saat ini istriku sedang memanggilnya, mohon tunggu sebentar yaa" ucapanya


Mata mishugi pun. beralih menatap Kanoko yang duduk dengan angkuh nya.


"Pasti yang mulia Kanoko tidak sabar ingin bertemu dengan minami yaa" ucap mishugi dengan. nada menggoda.


Akan tetapi pada dasarnya kanoko tidak suka bercanda sudah pasti dianggapnya serius.


Tanpa orang itu sadari jika kanoko menyeringai kejam kearah mishugi


'Tunggu saja apa yang ku perbuat pada putri kesayangannya mu itu mishugi, kau akan menyesal nanti nya ,tunggu saja' ucapnya dalam hati.


Sedangkan diruangan atas


Tok tok


"Nona , rombongan kaisar kanoko sudah tiba , mereka menunggu anda dibawah" ucap seorang dayang .


Mendengar calon suami nya telah datang membuat Minami pun tersenyum salah tingkah


"Ibu, apa benar aku sudah cantik , apakah ada yang kurang dengan penampilan ku" ucapanya gugup


"Nak kau itu sudah cantik dan ibu yakin yang mulia kanoko jatuh cinta akan kecantikan mu itu" ucap sang ibu.


Minami dan sang ibu menuruni satu persatu anak tangga mata gadis itu menatap kearah Kanoko dengan pandangan takjub, namun sayang pria itu malah menatap kearah lain, seakan yang tidak menyadari jika ada yang menatap kearah nya.


Permaisuri Ayaka pun sangat terpesona saat melihat betapa cantiknya putri minami.


"Cantik sekali putrimu mishugi" puji Ayaka sambil menyenggol bahu sang anak akan tetapi kanoko yang bahu nya disenggol pun langsung menatap tajam kearah ayaka.


"Bagaimana putra ku , dia sangat cantik kan" ucap sang ibu


Sedangkan yang ditanya hanya menatap sekilas kearah gadis itu lalu beralih menatap kearah yang lain.


Akan tetapi tidak lama kemudian kanoko pun menatap kearah minami sambil bergumam


"Hn" namun tatapan nya itu sangat dingin kearah nya dan membuat gadis itu langsung menunduk.


Tidak lama kemudian acara pengucapan janji suci keduanya pun dilakukan , pada saat itu kanoko tidak terlalu menghiraukan nya yang hanya terdengar hanyalah gumaman tidak jelas.


Pada saat sesudah pengukuhan janji suci tersebut pendeta meminta sang kaisar kanoko untuk mencium sang istri minami.


Pada saat kanoko pun mendekat kearah gadis itu, Minami pun tersenyum


'Apakah. yang mulia akan mencium ku , bagaimana ini aku jadi malu' ucapnya dalam hati


Minami pun menutup kedua matanya , berharap jika sang kaisar mencium nya, namun ternyata yang ia harapkan salah


sang kaisar malah


"Selamat atas keberhasilan mu wanita murahan" bisik kaisar kanoko.


Minami yang mendengar ucapan sang suami pun terkejut, akan. tetapi ia berusaha menyembunyikan nya dibalik senyuman nya.


Semua tamu dan keluarga kedua belah pihak pun tersenyum saat melihat keduanya.


Mereka mengira jika yang mereka lihat adalah pasangan bahagia , namun ternyata akan ada badai setelah ini.


Acara pun telah selesai saat nya acara perpisahan


"Kanoko putraku, jagalah minami dia adalah istrimu dia juga ratumu sekarang" ucap sang ibu.


"Hn" ucap kanoko datar, akan tetapi dakam hati nya sudah memiliki seribu macam cara untuk membuat gadis yang kini menjadi istri nya menderita.


'Permainan yang sebenarnya baru saja dimulai gadis bodoh, bersiap lah minami' inner kanoko sambil menatap kearah gadis itu.


"Nak layani suami mu dengan baik dan jangan lupa kau harus mendapatkan anak dari nya , kau tahu jika kau dapat melahirkan anak dari yang mulia raja maka kau nanti akan menjadi ibu suri dan kelak putramu nanti akan menjadi raja selanjutnya" ucap sang ibu menasehati.


Minami yang mendengar penuturan dari sang ibu pun mengangguk


"Ibu tenang saja aku akan berusaha menarik perhatian kaisar kanoko dan aku yakin yang mulia akan jatuh cinta kepadaku , ibu tidak usah khawatir, putrimu ini bisa menjaga dirinya kok" ucap gadis itu menyakinkan.


Tidak lama kemudian rombongan kerajaan pun meninggalkan kediaman Tachimi


Kanoko pun langsung membawa minami kesebuah paviliun yang sangat jauh dari kediaman tachimi maupun kerajaan yujira


Pada saat diperjalanan minami menatap dengan bingung ,tidak ada satu orang pun yang bisa diajak bicara. Suaminya aka kanoko hanya diam itu pun dia berada didepan

__ADS_1


Ia pun berinisiatif untuk bertanya


"Sebenarnya kita ini mau kemana , sudah lama berjalan tidak sampai2" tanya gadis itu.


Mendengar pertanyaan itu tidak ada satu pun orang menjawab minami yang merasa tidak dihiraukan pun. tidak kehilangan akal.


ia pun. kini berinisiatif


"Yang mulia bolehkah aku tahu kita akan kemana" tanyanya lagi.


Sedangkan kanoko orang yang ditanya hanya diam tidak menggubris pertanyaan istri nya itu.


Karena tidak ada yang mau menjawab maka tiba2 ada seseorang pengawal yang berani menjawab


"Mohon maaf yang mulia jika hamba yang menjawab pertanyaan anda" ucapanya meminta izin.


Minami pun merasa tidak senang saat ternyata yang menjawab pertanyaannya bukan orang yang ia kehendaki


Ia pun. menatap congkak kearah orang itu.


"Siapa kau berani menjawab pertanyaan ku, kau seharusnya tahu aku bertanya pada rajamu , dasar pengawal tidak sopan" ucap minami marah.


Sang pengawal pun langsung menunduk hormat


"Mohon maafkan saya yang mulia saya tidak sopan"


"Heh, bagus kalau kau tahu batasan mu, lain kali jangan diulang lagi" ucap gadis itu datar.


Sedangkan kanoko yang melihat minami yang berani pada pengawalnya pun merasa kesal ia pun mencoba menahan emosi nya agar tidak meledak disana.


Sesampainya disana , disebuah istana yang begitu megah para pelayan dan juga para prajurit pun. berjejer rapi menyambut kedatangan sang kaisar.


"Kaisar Kanoko telah tiba" teriak salah satu penjaga istana


Semua pun langsung berlutut ketika kanoko turun dari kudanya dan berjalan sendiri tanpa menunggu gadis yang kini menjadi istri nya.


Minami pun berusaha menyamai langkah sang suami namun ternyata langkah kanoko begitu cepat dan saat itu juga kanoko yang melihat jika gadis itu berusaha menghampirinya


"Yang mulia" panggil nya setengah berteriak


Mendengar pekikan itu kanoko pun menoleh dan menatap datar kearah gadis itu.


"Yang mulia , bisakah kau pelan kan langkah mu" ucapnya dengan malu malu.


Tiba2 seorang pengawal menghentikan langkahnya dan membuat Minami otomatis tidak bisa menghampiri suaminya


"Siapa kau berani menghentikan ku" ucap gadis itu sinis.


Sedangkan pengawal yang menghentikannya itu langsung menunduk hormat.


"Maaf yang mulia saya diminta oleh sang raja untuk tidak memperbolehkan anda mengikuti yang mulia raja kanoko" ucap sang pengawal itu .


"Apa maksudmu dengan aku tidak boleh mengikuti kaisar, heh dengar ini yaa aku ini adalah istri yang mulia raja ,calon ratu negeri ini tidak mungkin yang mulia tidak memperbolehkan aku, kau jangan mengada2" ucap gadis itu tidak percaya


Kanoko yang mendengar dari tadi pun geram dan langsung menghampiri mereka berdua sang pengawal dan juga minami .


"Kau tidak percaya dengan apa yang pengawal deisuke katakan" tanya kanoko datar.


Mendengar pertanyaan dari kanoko minami pun langsung menunduk takut sedangkan sang pengawal yang bernama daisuke itu pun langsung menunduk hormat.


"Yang mulia" ucap sang pengawal memberi hormat


"Aa ku bbu kan ber mak" ucapan minami pun terputus saat.


"Biar kukatakan dengan jelas agar kau mendengar nya gadis bodoh" ucap sang raja datar


"Jangan biarkan gadis murahan ini masuk keistana utama, dan camkan untuk semua orang yang ada disini" ucapan kanoko pun terhenti sejenak


"Gadis ini bukan lah istriku , dia hanya gadis yang tidak punya moral dan mengemis kepadaku, jadi bawa dia ketempat yang seharusnya, kalian mengerti"


Mendengar ucapan lantang ini pun membuat Minami pun terkejut bukan main


"Apa yang anda katakan yang mulia jelas2 kita sudah menikah , mengapa anda mengatakan jika saya bukan istri anda, malah anda menghina saya" ucapanya tidak percaya.


"Lalu aku harus apa hm bukankah ini yang kau mau gadis sombong, seharusnya punya mulut itu dijaga " ucap sang raja menatap remeh.


"Apa maksud anda yang mulia" tanya nya tidak mengerti


"Kau itu bodoh , atau pura2 haah, kau tahu apa kesalahanmu HAAH" teriak sang raja diakhiri.

__ADS_1


**Bersambung


Apa yang terjadi selanjutnya**


__ADS_2