
...🌺 Selamat Membaca 🌺...
Kanoko pun mulai menceritakan semuanya pada gadis itu
""Lila sebenarnya aku sudah memiliki seorang istri"
Mendengar ucapan itu Nalila pun sangat terkejut
"Ja ja di a a anda sudah memiliki seorang istri, la lalu kenapa anda hiks mengatakan cinta pada saya tuan hiks dan kenapa anda membiarkan saya menerima cinta anda hiks a apakah anda ingin mempermainkan saya" tanya gadis itu sambil menangis.
Setelah mengatakan itu Nalila pun pergi.
Lilaaa tunggu!!" pekik Kanoko dan ia pun langsung mengejarnya
Melihat sang cucu hendak pergi Choi pun hendak mengejarnya juga namun
"Tenanglah nek" ucap hajime.
"Bagaimana saya bisa tenang kalau seperti ini tuan, kau lihat cucu saya disakiti oleh tuan mudamu" ucapnya tidak terima.
"Aku faham perasaan mu nek, tetapi ketahuilah nek nona Nalila adalah calon permaisuri yang sesungguhnya untuk yang mulia" ucap Hajime
Mendengar apa yang diucapkan oleh Hajime Choi pun terkejut
"Apa!! apa yang kau katakan tuan"
"Yaa nona Nalila adalah jodoh yang sebenarnya untuk yang mulia Kanoko, karena hanya nona nalila yang mampu mengubah sifat yang mulia Kanoko yang semula dingin menjadi hangat seperti ini, jadi saya mohon percaya pada yang mulia, saya yakin beliau bisa menjelaskan ini semua" ucap hajime memohon .
"Dan untuk penjelasan tentang kekuatan itu benar jika kami berasal dari dimensi lain"
Choi "jadi benar jika anda dan tuan kanoko bukan manusia"
Hajime "iya nek, dan perlu anda ketahui cucumu sebenarnya juga bukan manusia" ucapnya lagi
"Apa i itu tidak mungkin tuan mana bisa kau mengatakan itu jelas jelas jika Lila adalah manusia" ucapnya kekeh
Sedangkan diluar Kanoko masih mengejar gadis yang ia cintai
Lila tunggu, dengar, dengarkan penjelasan ku terlebih dahulu" teriak pemuda tampan itu
namun gadis itu masih tidak mau mendengarkannya
"Pergilah tuan hiks jangan dekati aku lagi hiks" ucap gadis itu sambil menangis
"Lila, dengar kan dulu, semua yang kukatakan memang benar tapi aku belum mengatakan semuanya kau tahu jika seorang raja harus memiliki seorang permaisuri tapi saat itu ...." ucapan Kanoko terputus karena
bruuukk
"Aaakkkk" teriak Kanoko dan ia pun terjatuh
Mendengar suara itu Nalila pun langsung menoleh dan melihat pemuda itu terjatuh
__ADS_1
"TUAN!!" teriaknya dan langsung berlari menghampiri Kanoko dan menaruh kepala Kanoko dipangkuannya
"Lila a aku mohon dengarkan aku, a aku tahu kau pasti terluka ta tapi aku lebih terluka jika kau terluka"
mendengar itu Nalila menggeleng
"Tidak tuan hiks a aku tahu kau tidak akan menyakiti ku hiks dan tidak seharusnya kau mengejarku bukankah kau sedang sakit"
Melihat pujaan hatinya menangis Kanoko pun mengulurkan tangannya dan menghapus air mata yang berada dipipi gadis itu
"Jangan menangis, mungkin rasa sakit ini adalah harga setimpal yang harus aku terima kerena aku menyakiti mu" ucap Kanoko
"Tidak tuan hiks itu tidak benar anda tidak menyakiti saya"ucap Nalila sambil menangis
Mendengar itu Kanoko tersenyum dan tidak lama dengan perlahan ia pun bangun dan dibantu oleh Nalila
"Tuan hati hati" ucapnya
Sambil memapah Kanoko masuk kedalam rumah dan disana terlihat nenek Choi dan Hajime langsung menghampiri mereka berdua
"Apa yang terjadi dengan yang mulia, dan kenapa kau memapahnya seperti ini" tanya Choi
"ceritanya panjang nek, yang jelas ini semua karena ini semua salahku, aku lah penyebab yang mulia jadi seperti ini" ucap Nalila sambil membaringkan Kanoko ditempat tidur
"Ini bukan salahmu Lila" ucap Kanoko bersi keras
"Tapi tuan gara gara aku anda jadi seperti ini"
Sedangkan Nalila menunduk, ia tidak tahu harus percaya perkataan kanoko atau tidak namun hatinya sudah sangat mencintai pemuda tampan itu
"Kau tahu aku tidak pernah menerima gadis itu sebagai istri ku" sambil melihat ekspresi gadis didepannya
"mungkin kau tidak mempercayai ku" ucapan Kanoko terhenti
"Tidak saya percaya yang mulia, tapi saya hanya takut jika anda..." gadis itu kembali menunduk
"Kau ingin aku membuktikannya hm, dengan cara apa aku harus membuktikannya" tanya Kanoko
Lila pun terdiam
namun tiba tiba sebuah ciuman mendarat di bibir gadis itu
"Aku akan membuatnya padamu"
"Kau pasti melihat ku dengan pakaian kerajaan bukan"
mendengar pertanyaan itu Nalila pun terkejut
"Dari mana anda tahu itu padahal saya tidak menceritakannya pada siapa pun tapi dari mana anda tahu"
Mendengar itu Kanoko pun tersenyum
__ADS_1
"Apa jangan jangan saat saya tertidur..." ucapan nya terputus saat ia teringat
Flashback
"Jadi tuan muda bukan manusia, jadi benar anda dari dimensi lain" tanya gadis itu
"iya aku bukan manusia tapi aku juga bukan vampir"
flashback off
"Yaa saat kau tertidur aku ada disana" ucap Kanoko
Nalila pun terus mengingat mimpi itu dan menceritakan pada Kanoko dan orang orang di sana
"Lalu mengapa anda tidak mengatakan yang sebenarnya" tanya Lila
"karena aku ingin kau menerima ku apa adanya bukan karena aku seorang kaisar"
Nalila pun menghampiri pemuda itu
"Saya menerima anda dengan setulus hati tuan saya tidak mengharapkan apapun dari anda, saya tulus menyukai anda"
Mendengar itu Kanoko pun tersenyum dan memeluk Nalila
"Inilah yang aku inginkan darimu sayang"
"tapi bolehkah saya bertanya sesuatu tuan eh maksudku yang mulia" tanya Lila tiba tiba
Mendengar itu Kanoko pun menunduk dan menatap gadis itu
"Hn ada apa, kenapa kau mengubah panggilan mu padaku Lila"
"Itu em itu karena saya tahu jika anda adalah penguasa negeri kegelapan dan saya hanya rakyat biasa bahkan hanya wanita rendahan" ucap gadis itu merendah
Ekspresi Kanoko pun berubah inilah yang tidak ia suka kalau gadis yang ia cintai mengubah panggilannya
"Kenapa kau mengubah panggilan mu pada ku Lila, apa kau akan berubah" ya tanyanya datar
Mendengar itu Nalila pun menggeleng cepat
'Itu tidak benar yang mulia eh..". langsung menunduk
"Lila aku ingin kau memanggilku seperti biasa saja jangan ada embel-embel yang mulia" ucap Kanoko lembut.
"Baik lah saya akan memanggil mu dengan sebutan tuan, sama seperti biasa" ucap Nalila sambil tersenyum
Melihat mereka berdua berbaikan membuat nenek Choi dan Hajime tersenyum
"Kau lihat nek, yang mulia Kanoko bisa mengatasi semuanya dan aku yakin nona Nalila mampu memahami sifat yang mulia" ucap Hajime
**🍥 bersambung 🍥
__ADS_1
ayo bom like nya**