
Mishugi kini berdiri disebuah danau ia pun memikirkan apa yanng dikatakan sang ayah
Flashback
"Mishugi, ayah tidak ingin kita dipermalukan, kau tahu gadis itu berasal dari kalangan rendahan sedangkan kita adalah bangsawan, jadi setidaknya kau bertemu dengan gadis itu terlebih dahulu dia adalah putri ketua jendral namanya Harana"
mendengar itu Mishugi pun terkejut ia tidak menyangka akan dijodohkan dengan wanita ambisius itu
*ayah kau tahu gadis itu sangat licik, dia bisa saja mendapatkan pria mana pun , kenapa harus aku"
Matsui "karena hanya kau lah yang cocok bersanding dengan gadis itu dan kau tahu ayah melakukan ini karena ingin tahu"
Mishugi mengerinyit heran dan penasaran
"ingin tahu apa"
"kau tahu sepertinya ada sebuah rahasia dikeluarkan Fujiki dan kita harus cari tahu, untuk bisa menggepak dia dari istana"
"jadi ayah punya tujuan lain meminta ku menerima perjodohan ini"
Matsui mengangguk "nak pikiran ini baik baik, semua ini ayah lakukan demi mempertahankan posisi ayah di kerajaan ini"
flashback end
"Apa yang harus ku lakukan, apakah aku harus melepaskan Shiga"
Saat memikirkan keputusan yang tepat seorang datang dan memeluknya dari belakang
"sayang apa yang kau fikirkan"
Mendengar itu Mishugi pun menoleh sambil tersenyum
"kau datang sayang" ucapnya lembut
Gadis itu tersenyum "tentu saja aku datang bukankah kau memintaku untuk datang, jadi aku datang"
Mishugi menatap sendu kearah gadis itu, gadis itu bingung mengapa Mishugi menatapnya seperti itu
"sayang ada apa mengapa kau menatap ku seperti ini"
"Sayang ku Kartana, seperti nya hubungan kita tidak bisa dilanjutkan"
Mendengar itu Kartana terkejut dan tentu saja shock, karena selama ini hubungan baik baik saja
"apa yang kau katakan sayang, mengapa kau memutuskan hubungan kita memangnya aku ada salah padamu"
Mishugi menggeleng, lalu gadis itu kembali bertanya
"Lalu kenapa kau ingin memutuskan hubungan kita"
Mishugi membelai rambut panjang "sayang aku melakukan ini juga terpaksa"
Kartana menggeleng "aku tidak mau Mishugi kau tidak boleh meninggalkan. aku hiks"
Mishugi menggeleng "aku tidak akan. meninggalkan mu tapi biarkan aku menjalankan misi ini"
Kartana terkejut "apa yang kau katakan misi misi apa dan kenapa kau tega mengorbankan cinta kita"
Mishugi pun memejamkan matanya sebelum mengatakan maksud nya
"kau tahu misi spa yang aku jalankan, misi menikah"
Mendengar itu Kartana terkejut bukan main
"ini yang kau sebut misi" tanyanya dengan nada tinggi
"yaa ini bagi ku adalah misi, karena ini bukan cinta, aku tidak mencintai wanita itu kau tahu Harana kan"
Kartana mengangguk dengan malas ia menjawab
"yaa aku tahu wanita ambisius yang tergila-gila dengan yang mulia yosaka"
__ADS_1
Mishugi mengangguk kartana pun mencoba menenangkan dirinya
"lalu kenapa harus menikahi gadis itu apakah tidak ada cara lain sayang" tanya nya
Mishugi menggeleng pelan "maafkan aku Kartana untuk saat ini hanya ini saja, semua ini dilakukan agar aku bisa membuat keluarga fujiki itu tersingkir dari kerajaan"
Kartana "Tapi Mishugi, apakah hubungan kita akan benar benar cukup sampai disini"
Mishugi menggeleng "tidak Kartana kau adalah gadis yang paling aku cinta, pernikahan ini palsu dan dengan cara ini kita pasti bisa bersatu"
Flashback off
Kartana dan Mishugi kini sedang menikmati kebersamaan mereka
"apakah dengan cara ini kita juga bisa menikah Mishugi"
Mendengar pertanyaan itu Mishugi menatap gadis yang ada dihadapannya
"kita akan menikah"
Kartana yang mendengar itu pun terkejut sekaligus senang
"kau ingin menikahi ku sungguhan Mishugi" tanyanya sekali lagi
"iya sayang aku akan menikahi mu terlebih dahulu, setelah itu baru aku akan menikahi gadis arogan itu"
"Bagaimana kalau ayahmu tidak merestui kita" tanya gadis itu takut
Mishugi menatap kearah lain "kita lihat saja aku akan melakukan sesuatu yang membuat ayah merestui kita"
waktu tidak terasa sudah tiga hari dan saat ini Harana sedang di rias dengan sangat cantik
"Harana kau pasti akan terpesona saat melihat pria ini, kau tahu dia itu sangat tampan" ucap sang ibu
Sedangkan harana hanya diam bahkan tatapannya sangat kosong
"nak ibu tahu kau belum bisa melupakan kaisar tapi kau harus tahu banyak laki laki diluar sana menanti mu, menginginkan cinta mu"
Tidak sang ibu selesai merias harana "nah selesai"
Harana menatap pantulan dirinya dicermin
"ibu apakah aku bisa menerima pria itu, kau tahu ini terlalu cepat untuk ku menerima pria asing"
Sang ibu mencoba menyakinkan sang anak
"kau temui saja dahulu, jika kau sudah bertemu baru ambil keputusan untuk menerima dia atau tidak"
Sedangkan dikediaman Mishugi saat ini Mishugi sudah siap dengan pakaian mewahnya
"ayah aku punya satu permintaan"
Mendengar itu Ryuta pun menatap sang putra was was "apa permintaan mu"
mendengar itu Mishugi pun melancarkan rencananya
"kau ingin aku menerima perjodohan ini bukan"
Ryuta terdiam dan menunggu ucapan sang anak
"aku akan menikah dengan Kartana"
Mendengar itu Matsui menatap tajam "apa yang kau katakan Mishugi kau ingin menikahi gadis miskin itu, kau ingin membuat ayah malu, kau tahu kita adalah bangsawan"
Sedangkan Mishugi seakan tidak peduli ia langsung berkata "kau ingin aku menuruti permintaan mu untuk menikah dengan gadis arogan itu atau tidak"
Mendengar itu Matsui terdiam namun ia tidak ada pilihan lain jika ingin mendepak Ryuta dari jabatannya sebagai jendral, karena sebenarnya mereka bersaing ingin mendapatkan kepercayaan sang kaisar .
Namun kepercayaan masih dipegang oleh panglima Matsui dan ia tidak ingin ia tergeser oleh Ryuta, saat sang kaisar memintanya membawa Ryuta bekerja sama dalam misi ingin rasanya dia menolak namun karena ia ingin citra nya baik dihadapan kaisar maka ia mengiyakan saat sang raja meminta Ryuta ikut andil dalam pelebaran kekuasaan.
flashback
__ADS_1
"Bagaimana jika tuan jendral ikut dalam misi ini karena jika dua orang yang melakukan ini maka lebih bukan"
Ryuta dan Matsui saling pandang namun didalam.hati matsui
'Apa apaan ini, kenapa aku harus bekerja sama dengannya, ini pasti yang dia inginkan menjadi kepercayaan sang raja' innernya
Namun demi mempertahankan kepercayaan dengan sang kaisar ia pun mengiyakan
"baik lah yang mulia" ia pun menoleh kearah Ryuta
"bagaimana apa kau mau kita bekerja sama"
Ryuta pun pura pura berfikir ia tahu jika ini pasti sangat menguntungkan bisa bekerja sama dengan panglima kepercayaan raja kedua
"tentu aku mau,"
Namun dalam hati Matsui dia sebenarnya tidak menginginkan ini tapi mau bagaimana lagi
Pada saat usai dari peperangan mereka pun berjalan menuju kediaman masing-masing
"aku sebenarnya bingung tuan"
Matsui yang mendengar itu pun heran dan bertanya tanya
"memangnya kau bingung apa, apakah ada masalah"
Ryuta "aku bingung dengan putri ku yang tidak bisa melupakan kaisar muda, dia masih saja terpuruk akan hal itu"
Matsui hanya mendengar kan namun "lalu"
Ryuta menatap Matsui "aku berencana menjodohkan putriku, namun aku tidak tahu apakah dia mau atau tidak, dan aku hanya ingin lelaki yang kelak menjadi suami putri ku
'aku harus pura pura baik padanya, agar aku tahu apa tujuan aslinya, mendekati ku'
Tidak lama Ryuta kembali berkata "Matsui aku boleh bertanya sesuatu"
Matsui "silahkan"
"Kau memiliki seorang putra kan"
Matsui mengangguk dan Ryuta kembali bertanya
"apakah anakmu sudah memiliki kekasih"
Mendengar pertanyaan itu matsui sudah bisa menebak niat Ryuta ingin menjodohkan putrinya dengan Mishugi
"kalau itu sebenernya putra ku sudah memiliki tambatan hatinya, namun aku tidak menyetujuinya"
mendengar itu diam diam Ryuta menyeringai, namun tanpa Ryuta tahu jika matsui melihat nya.
'Dasar licik!!, tapi tak apa aku bisa mempermainkannya'
Matsui pun langsung berkata " tapi kau tenang aku tidak menyetujui jika putraku dengan wanita itu, kau ingin mengenalkan putrimu dengan putra ku" tanyanya
Ryuta mengangguk, matsui pun tersenyum oke kita atur saja pertemuan mereka"
"baik lah aku sangat yakin jika putriku cocok dengan putra mu"
flashback end
"kau sudah tahu kan sekarang, aku melakukan ini agar bisa mendepak pria itu dan tugasmu cari tahu tentang harana karena aku pernah dengar jika Ryuta memiliki seorang istri manusia, kau tahu apa artinya anaknya yaitu Harana atau kakaknya Matsumoto salah satu diantara mereka adalah manusia"
Mendengar itu Mishugi terkejut "apa ayah bilang manusia jadi Paman Ryuta menikah dengan seorang manusia" tanyanya memastikan
Matsui "maka dari itu kau harus mencari tahu"
Mishugi pun menatap sang ayah "oke aku akan lakukan itu tapi aku ingin menikah dengan Kartana, kau tahu kan ayah dia adalah cinta pertama ku dan jika kau ingin aku melakukan itu maka kabulkan permintaan ku itu, jika tidak jangan harap aku melakukan kemauan mu ayah"
Mendengar itu mau tidak mau "baik lah aku restui tapi jangan biarkan mereka tahu kalau kau memiliki dua istri"
"hm" ucapnya datar
__ADS_1
Bersambung