Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 9


__ADS_3

Kanoko pun hendak bersiap siap namun tidak. lama ada seseorang menahan nya


"Yang mulia, anda mau kemana" tanya gadis lusuh itu


Kanoko yang melihatnya pun terkejut dan langsung berusaha melepaskan cengkraman gadis itu dan membuat gadis itu terjatuh


Bruuukk


"Kenapa kau bisa ada disini haah" ucap sang kaisar setengah berteriak


"Aku adalah istri mu yang mulia kenapa anda memperlakukan hamba seperti ini" ucapanya


"Istri, istri kau bilang heh kapan aku bilang kau itu istriku haah KAPAN" teriak Kanoko


Sedangkan gadis yang diteriaki pun terkejut mendengar ucapan sang raja muda tersebut.


"Ja jadi kau hiks anggap apa aku selama ini yang mulia hiks kau kau" gadis itu menjeda ucapanya sambil berusaha menghampiri namun


"PENGAWAALL , BAWA WANITA ULAR INI PERGI DARI HADAPAN KU" teriak kanoko


Para pengawal pun berdatangan setelah mendengar teriakan dari sang raja.


"Baik yang mulia" ucap para pengawal dan saat itu minami pun ditarik paksa oleh pengawal dan ia pun meronta minta dilepaskan


"Lepas, lepaskanla hiks~~ yang mulia aku mohon hiks lepaskan" pintanya namun


"Tidak ada gunanya kau menangis , lebih baik. kau ikut kami nona" ucap salah sati pengawal


Minami pun menatap tajam kearah pengawal itu


"Kau beraninya memanggil dengan sebutan nona kau tau aku adalah permaisuri dikerajaan ini" ucap gadis itu sambil setengah berteriak.


Mendengar ucapan dari minami para pengawal itu pun tertawa terbahak


"Permaisuri, katamu, heh apa kau itu tidak waras haah" sambil tersenyum remeh

__ADS_1


Greeppp


Salah satu pengawal yang membawa Minami pun mencengkram wajah gadis itu dengan kencang.


"Kau itu jangan bermimpi , yang mulia kanoko itu hanya kasihan terhadap mu ,dan aku kasih tahu yaa yang mulia memiliki tambatan hatinya sendiri" ucap salah satu pengawal yang menggunakan topeng.


Tiba2 ada kanoko berdiri ditempat dimana gadis itu berada


"Dengar Tachimi ini yang kau dapatkan karena telah merebut tempat yang bukan milikmu" ucap Kanoko datar.


Minami pun terkejut saat mendengar ucapan kanoko


"Mme rebut , merebut apa yang mulia ,saya tidak merebut apa pun" ucap gadis itu.


Mendengar ucapan dari minami Kanoko pun menatap tajam


"Kau masih tidak mengakuinya , bukan kah kau berencana ingin mendapatkan posisi permaisuri agar kau bisa menguasai seluruh istana bukan" ucap kanoko telak.


Betapa terkejutnya Minami saat sang kaisar itu tahu rencana nya , namun


"Tidak hiks ~~ hiks ~~ itu tidak benar aku tidak pernah berfikir seperti itu " ucapnya sambil mencoba meraih tangan kanoko namun


Sraakk


"AAAAKKKHH ,sakiiiittt" teriak gadis itu saat rambutnya dijambak


"Jangan menyentuhku gadis sialan ,kau tahu sentuhan mu itu membuatku muak" ucap nya jijik.


"Hiks ~~ hiks~~ semenjijikkan itukah aku dimata mu yang mulia" tanya minami sambil menahan rasa sakit akibat jambakkan lelaki tampan itu.


"Pengawal" panggil kanoko lantang


Para penjaga pun langsung menghampiri sang raja


"Bawa dia ke penjara dan cambuk dia" ucap nya tajam

__ADS_1


Minami pun terus meronta ronta minta dilepaskan


"YANG MULIA AKUUU MOHON LEPASKAN HAMBAA"


Mendengar gadis itu teriakan gadis itu Kanoko malah tertawa


"HAHAHAHA HAHAHA HAHAHA" tawa sang raja menggelegar.


Minami pun kini diseret para penjaga dsn dimasukkan kedalam penjara bawah tanah.


"Kalian , beraninya membawaku ketempat busuk ini" ucap gadis itu setengah berteriak.


Sedangkan kedua orang yang tadi menyeretnya pun saling pandang dan tidak lama kemudian


"Eh nona seharusnya anda bersyukur kau tetap hidup , kalau yang mulia kaisar mau mungkin saat ini kepalamu sudah dipenggal" ucapnya .


Mendengar ucapan sang penjaga minami terdiam tidak lama tubuhnya bergetar.


"Tidak tidak aku tidak mau berada ditiang gantungan ,TIDAAAAKK" teriak minami.


Sedangkan ditempat lain tepatnya dilorong istana para pelayan asyik bergosip ria


"Aku tidak bisa membayangkan, nasib nona minami" ucap salah satu pelayan istana itu.


"Kenapa kau harus kasihan pada gadis sombong bin congkak itu heh " ucap Lenting salah satu pelayan istana.


Mendengar ucapan Lenting , Yara pun mengerinyit heran


"Apa maksudmu Lenting, memangnya , kenapa dengan nona minami , dan kenapa aku lihat kau itu begitu membenci nya" tanyanya penasaran.


Lenting pun langsung mendekat kearah yara yang saat itu sedang membersihkan meja makan .


"Heh , asal kau tahu saja yaa gadis bermarga Tachimi itu sombong sekali, dan kau tahu sebelum ia disandingkan dengan yang mulia Kanoko, dia itu suka menindas kami" ucap lenting .


"Memangnya kau tahu dari mana sifat minami seperti itu" tanya yara lagi.

__ADS_1


Lenting pun kembali mengingat dimana ia dan seorang pemuda dihina habis2 san oleh Minami Tachimi


Bersambung


__ADS_2