Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 11


__ADS_3

**🌺Dunia Manusia 🌺


10 tahun kemudian**


Jam menunjukkan pukul 3 sore saatnya seluruh murid sekolah Bhakti Mulia School pulang kerumah masing masing masing namun tidak dengan gadis cantik ini aka Nalila yang harus bekerja paruh waktu untuk membiayai kehidupannya bersama sang nenek .


Ia bekerja mulai pukul 03:30 sampai pukul 11 malam, dia bekerja disebuah cafe sederhana dengan gaji yang bisa dibilang cukup itu.


"Nalila, apa kau tidak pulang" tanya sang sahabat


Nalila, yang ditanya tersenyum lalu menjawab


"Kau tahu kan Luna aku harus bekerja, kalau aku tidak bekerja aku dan nenek ku makan apa belum lagi aku juga harus membeli obat untuk nenek ku"


Mendengar ucapan sang sahabat Luna pun mengangguk ia cukup prihatin betapa kerasnya hidup yang dijalani sahabatnya itu.


Luna pove


Betapa sulitnya hidup Lila, seharusnya gadis seumuran mu memilih bermalas-malasan suka menghambur hamburkan uang tapi tidak dengan dirimu ,kau harus bekerja keras agar bisa bertahan hidup tanpa mengeluh sama sekali


Luna pove end


Nalila yang melihat sahabatnya melamun pun mengerinyit heran lalu ia mencoba memanggil sahabatnya itu namun sepertinya ia masih dunianya sendiri.


Namun ia pun memanggilnya dengan setengah berteriak


LUNAAA" mendengar teriak Lila tepat ditelinga gadis itu dan membuatnya terlonjak kaget.


"Iyaa Lila, kau tidak perlu berteriak juga kan" ucap Luna kesal


"hehehe, habisnya kau kupanggil tidak nyaut nyaut sih" ucapnya sambil tertawa.


"Apa yang kau lamunkan hm" tanyanya lagi.


"Tidak ada Lila" sambil menggeleng


Nalila "kalau ada masalah cerita saja padaku, kita kan sudah bersahabat sangat lama jadi jangan menyimpan rasa sulit sendirian aku siap kok menjadi tempat curhat mu" ucap Nalila.


Luna pun tersenyum ia sangat salut walaupun sulitnya hidup yang sahabatnya ini jalani tapi ia kagum sahabatnya itu masih bisa tersenyum.


"Oh iya bukankah kau harus bekerja" ucap Luna yang tiba-tiba mengingatkan sahabatnya


Mendengar itu Nalila pun hendak bergegas namun sebelum itu "oh iya aku lupa, terimakasih Luna kau sudah mengingatkan ku, aku hampir terlambat, apa kau tidak apa apa ku tinggal seorang diri disini" tanyanya tidak enak.


"Tidak apa apa Lila, lebih baik cepat pergi sana" ucapnya sambil tersenyum


"Yaa sudah kalau begitu aku pergi yaa" ucap Lila dan gadis itu mulai mengayuh sepedanya


"Yaa hati hati dijalan" ucap sang sahabat .


"Iyaa"


**🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊


Dunia Iblis


Seorang pemuda tampan tampan sedang duduk disebuah singgasana dengan tatapan yang sangat dingin, bagi siapa pun yang menatap akan membuat bulu kuduk merinding, namun dia akan sangat tampan secara bersamaan.


Tidak lama seorang berjubah hitam datang menghampiri pemuda tampan itu aka Kanoko Yujira sang kaisar kegelapan dan memberi hormat kepadanya


"Hormat kepada yang mulia" ucap orang itu yang ternyata adalah Hajime


"Ada kabar apa Hajime, kau tidak mungkin datang kemari tanpa membawa sebuah kabar kan" tanya


Hajime mengangguk sebagai jawaban dan dalam keadaan masih berlutut

__ADS_1


"Katakan " pintanya


Mendengar itu Hajime pun langsung mengatakan pada sang kaisar


"Yang mulia gadis itu telah mencapai usia 17 tahun, dia memiliki ciri ciri bermata indah dengan rambut hitam panjang" ucapanya


Kanoko yang mendengar itu pun tersenyum untuk pertama kalinya


"Aku tahu, dan sudah saatnya aku kedunia manusia untuk melihat sendiri perkembangan gadis itu" ucap Kanoko


"Hajime, persiapkan semuanya dan ingat jangan sampai pihak yang lain tahu"


"Baik saya akan persiapkan segalanya" ucap pria itu


Mendengar itu Hajime pun mengangguk dan pergi dari hadapan Kanoko.


Keesokan harinya Kanoko pun hendak peegike dunia manusia namun seorang wanita dengan pakaian putih langsung menghampirinya.


"Yang mulia, saya tidak mau ditempat kan diruangan sempit itu" ucapnya sambil bergelayut manja .


Melihat siapa yang telah lancang menyentuhnya Kanoko pun terkejut dan dengan kasar ia pun mendorong wanita itu.


"KENAPA WANITA INI ADA DISINI, SIAPA YANG BERANI MENGELUARKANNYA HAAH!!!". teriak sang kaisar.


Mendengar itu dua orang pengawal pun langsung berlutut


"Maafkan kami yang mulia, kami telah lalai dalam mengawasi nona Minami" ucap salah satu penjaga


Mendengar itu Minami pun terkejut


"Yang mulia aku adalah istri mu, calon ibu negara ini, mengapa kau bersikap kasar padaku hiks~" ucapanya sambil terisak.


"Apa kau bilang istriku, calon ibu negeri ini, heh kata siapa haah, dengar ini baik baik wanita kurang ajar seperti mu tidak pantas bersanding dengan ku dan kau itu bukan ibu negeri ini camkan itu" ucap sang kaisar.


Mendengar itu Minami pun terkejut, ia tidak menyangka jika sang suami begitu membencinya bahkan tidak menganggap dirinya sebagai istri sahnya lalu selama ini ia dianggap apa??


Melihat itu bukan rasa kasihan yang ditunjukkan oleh Kanoko namun rasa puas karena telah berhasil membuat wanita dihadapan nya ini menderita.


"Kau ingin tahu kau selama ini ku anggap apa hah"


Minami pun sambil menangis menunggu ucapan sang suami selanjutnya


"Kau hanya seorang tawanan bagi ku tidak lebih, jadi jangan berharap bisa menduduki posisi permaisuri, karena posisi itu selamanya akan menjadi kekasih ku"


Mendengar kata kekasih Minami pun terkejut dan bertanya tanya


"Ka kau memiliki seorang kekasih hiks, tidak !! itu tidak mungkin" sambil berusaha menghampiri Kanoko "Aku, aku lah satu satunya istrimu yang mulia hiks" ucap gadis itu.


Mendengar itu Kanoko pun menampar wanita itu dengan keras.


"Heh, seharusnya kau sudah tahu ini akibat merebut kedudukan orang lain" ucap Kanoko


Mendengar kata merebut Minami tidak terima


"Aku tidak merebut yang mulia , aku hiks memang berhak atas posisi ini" ucapnya berani.


Mendengar itu Kanoko pun menampar pipi wanita itu


Plaaakkk


Bruuukk


"Aaakkkhhh, hiks kenapa kau selalu melakukan ini yang mulia" ucapanya


Greeepp

__ADS_1


Kanoko. mencengkram leher wanita itu dan membuatnya tidak bisa bernafas


"To to long lep pas kan ugh a ak ku" ucapnya susah payah.


"Siapa kau berani mengaturku , siapa yang berhak menjadi kekasih ku dan permaisuri ku haah, kau itu hanya sampah bagiku, oh mungkin kedua orang tuaku buta telah menjodohkan ku dengan wanita ambisius gila harta seperti mu" ucap Kanoko menghina.


"Tidak!! itu tidak benar yang mulia saya tulus mencintai anda" ucapnya sambil berteriak


Mendengar teriakkan wanita itu Kanoko pun memanggil seorang penjaga untuk membawa wanita itu ketempatnya semula


"PENGAWAL" panggilannya


Dan saat itu para pengawal pun datang dan menunduk hormat


"Singkirkan dia dari hadapan ku sekarang juga " perintahnya.


"baik yang mulia" ucap para pengawal dan saat itu Minami pun diseret.


"TIDAAAKKK, TOLOOONG LEPASKAN SAYA YANG MULIA" teriaknya sambil meronta-ronta minta dilepaskan


Para pengawal pun menyeret wanita itu menuju sebuah gudang


"Tolong, lepaskan aku hiks aku mohon" pintanya pada para penjaga namun permintaan nya tidak digubris oleh mereka.


"Lebih baik anda renungkan apa kesalahanmu nona " ucap salah satu penjaga


Tidak lama Kanoko pun datang dan saat itu para penjaga pun langsung menunduk hormat padanya


"Kau tidak perlu memintanya untuk merenungkan kesalahan, dia dan ayahnya itu sama sama gilanya" ucap sang kaisar.


"Minami pun berusaha untuk bangun dan menghampiri sang kaisar


"Yang mulia hiks apa salahku hiks, aku hanya ingin..." belum juga ucapanya selesai tiba tiba sebuah cambuk melayang kearahnya


Ctaarrrr


"Aaakkkgggg sakit hiks "


ctaarrrr


"Aaakkkgggg" teriaknya


Mendengar itu Kanoko pun tertawa kesetanan, seakan yang ia lihat adalah hiburan


Hahaha, hahaha"


Mendengar itu para pelayan dan juga para penjaga pun bergidik ngeri


"Aku tidak menyangka yang mulia bisa sekejam itu, aku penasaran kesalahan apa yang dilakukan gadis ini" tanya salah satu pelayan itu.


"Entahlah, yang pasti ada sesuatu yang membuat yang mulia semarah ini" ucap pelayan satunya.


"Semoga ada seseorang yang mampu merubah sikap yang mulia raja" doa para pelayan yang ada disana.


Saat Kanoko melihat para pelayannya berbisik bisik


"APA YANG KALIAN BICARAKAN" teriak Kanoko, Mendengar.itu semua pelayan langsung menunduk tidak berani menatap sang raja.


Setelah insiden.itu Kanoko pun kini memikirkan agar dapat menemui kekasihnya, tidak lama Hajime pun datang dan sambil membungkuk hormat.


"Semuanya telah siap yang mulia" ucapnya


Mendengar itu Kanoko pun beranjak


"Bagus, ayo.kita berangkat sekarang" ucap sang raja .

__ADS_1


dan mereka berdua pun meninggalkan istana kegelapan dan pergi menuju dunia manusia.


Bersambung


__ADS_2