Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 58


__ADS_3

Setelah mengecek keadaan minami kuroiki pun pergi begitu saja namun saat itu sekelebat bayangan hitam lewat dibelakang.


"siapa itu" sambil mencari disekitar namun tidak ada orang sama sekali.


ia pun terus mencari sampai disebuah tempat dimana tidak jauh dari bangunan yang ditempati oleh Minami


Dengan perlahan ia menghampiri orang itu


"kau mencari ku" tanya orang itu pada Kuroiki


Mendengar itu Kuroiki sangat terkejut


"a anda"


Orang itu berbalik menghadap Kuroiki


"hn, ini aku" ucapnya datar


Kuroiki langsung berlutut "maafkan hamba karena gagal mengenali yang mulia"


"yang mulia jadi anda lah yang melakukan ini pada gadis itu dan juga membuat para penjaga tidak sadarkan diri"


"hm itu aku yang melakukannya" ucap Kanoko


Kuroiki "apa yang akan anda lakukan selanjutnya"


"Mencari tahu dimana paman fukasa berada"


Kuroiki "apa paman fukasa masih hidup dan pelayan anda"


Kanoko "entah lah kuro, saat itu mereka bilang kalau dia mati dibunuh seseorang"


Kuroiki "apakah anda tahu atau mengetahui jejak si pembunuh itu"


Kanoko menatap kearah lain "pembunuh itu mungkin bukan satu orang saja"


"jadi maksud anda pembunuhan subaki adalah sebuah konspirasi" duga kuroiki


"mungkin saja, kau tahu putra pertama Mishugi dan Harana itu sangat berambisi akan kedudukan"

__ADS_1


Mendengar itu Kuroiki jadi teringat saat ia belum menjadi seorang panglima


seorang pria sedang membawa sebuah gulungan "ayah sebentar lagi putra mu ini akan naik pangkat" ucapnya senang


Harana senang mendengarnya "selamat putra ku , kau tahu ibu bangga padamu nak"


pemuda itu tersenyum dan berkata "terima kasih bu semua ini berkat do'a ibu"


Saat itu seorang gadis datang "selamat kakak, atas keberhasilan mu"


Matsumoto adalah putra pertama mishugi dia adalah yang dulunya seorang ketua kepolisian kini diangkat menjadi seorang komandan perang.


Namun pemuda itu sangat berambisi bahkan ia pernah mengatakan


"aku ingin dunia tahu kalau klan Tachimi juga klan yang terbaik dan aku ingin menjadi orang yang tidak terkalahkan"


itulah yang ia katakan maka dari itu sang ayah aka mishugi selalu menuruti apa kemauannya sampai pada akhirnya saat pengangkatan putra mahkota ia ditugaskan untuk menjaga Kanoko kecil


"matsu, kau hari ini berjaga dikediaman yang mulia putra mahkota" ucap seorang pria paruh baya.


mendengar itu Matsumoto mengerinyit


Saat itu Mishugi datang dan mengatakan


"kenapa kau menolak putraku" saat itu Matsumoto langsung ditarik


"kau ini, ini adalah kesempatan besar buat kita untuk tahu siapa orang terdekat yang mulia"


mendengar itu Matsumoto menyeringai


"kau benar ayah, dengan begitu aku akan tahu kelemahan putra mahkota"


Saat itu di istana Kanoko kecil sedang duduk dengan sebuah buku ditangannya


Tidak lama seorang pria menghampirinya


"yang mulia sebentar lagi penobatan gelar putra mahkota jadi anda harus bersiap siap"


Mendengar itu Kanoko hanya mengangguk tanpa menatap

__ADS_1


Tidak lama Kanoko siap dengan pakaian kerajaannya



"putraku kau sangat tampan" ucap ayaka


sedangkan Kanoko hanya diam dan tidak menggubris pujian sang ibu.


"nak kau tahu dahulu ayah mu seperti ini saat


saat muda, dia selalu menolak untuk menjadi putra mahkota, karena bagi dia kedudukan itu menjeratnya, ibu setuju akan pendapatnya, tapi saat itu raja ke tiga bilang kalau ini adalah tugas yang harus ia emban, mau tidak mau ayahmu harus melakukannya" jelas sang ibu


Saat itu Matsumoto sedang berada di luar kediaman Kanoko


"disini sungguh membosankan, apa yang harus aku lakukan' innernya malas


namun tidak lama ia mendengar


"setelah penobatan siapa diantara kita yang akan membawakan makanan" tanya salah satu pelayan, tiba tiba seseorang menyeletuk


"dia yang akan membawa makanannya" tunjuk salah satu kasim.


Mendengar itu orang itu pun mengangguk


sedangkan Matsumoto saat ini berjalan melewati ruangan perpustakaan


"pasti ada sesuatu di sini, aku yakin kelemahan bocah bodoh itu ada disini"


saat setelah dia mengatakan itu seseorang


"siapa yang kau bilang bocah bodoh haah"


Mendengar itu Matsumoto terkejut dan ia segera lari


"astaga kenapa dia mendengar ucapan ku" Matsumoto pun lari


**bersambung


jangan lupa like kalau bisa vote yaa

__ADS_1


flashback akan dilanjut chapter depan**


__ADS_2