
Saat ini Adhura sedang berada dikamar nya, dia di kurung oleh sang ibu, karena saat itu gadis manis ini menentang kemauannya
Flashback
"Adhura kau tahu ayah dari pemuda itu adalah dalang pembunuhan ayah mu, apa kau masih mencintainya?"
Adhura terdiam "Kau tahu, sampai kapan pun kita bangsa putih tidak akan pernah merestui hubungan mu dengan iblis itu"
"Tapi Ibunda, yang melakukan pembunuhan adalah ayahnya sedangkan putra nya tidak ada sangkut pautnya"
"Adhura!!, seorang pembunuh, jika ayahnya adalah pembunuh maka sang anak memiliki darah seorang pembunuh"
Mendengar ucapan itu Adhura terkejut
"Ibunda, jika kau berkata seperti maka dengarkan aku, aku. akan tetap melanjutkan hubungan ini"
JEDER
"ADHURA!!!"
"Iya ibunda, aku akan melakukan ini"
Agora keluar dari kamar sang putri
"Tidak! Tidak akan ku biarkan kau melakukan hal ini Dhura"
Flashback end
Dewi Agora rupanya meminta seluruh pengawal istana untuk menjaga kamar Adhura
"Kalian, jangan biarkan putri Adhura keluar dari kamarnya"
Mendengar perintah dari sang dewi mau tidak mau pengawal istana harus mematuhi nya
"Baik yang mulia!"
Sedangkan didalam kamar Adhura sedang mencari cara agar bisa keluar dari kamar ini
"Aku harus bisa keluar dari kamar ini bagaimana pun. caranya
Saat itu juga datanglah seorang pelayan. yang sedang mengantar kan makanan untuk sang putri
Tok tok
"Yang mulia, saat nya anda makan"
Mendengar suara seseorang Adhura menatap pintu kamar itu
"Toshi, kau Toshi kan?" tanya nya
"Benar ini saya putri" ucapnya
Adhura pun menghampiri pintu itu "Aku terkunci di sini Ibunda mengurung ku Toshi"
Pria itu terdiam, ia sebenarnya tahu tentang masalah antara dewi Agora dan putri Adhura
"Iya hamba tahu itu putri. Maka dari itu aku datang untuk mengantarkan makanan ini untuk mu"
Mendengar ucapan dari Toshi, Adhura terdiam namun tidak lama kemudian
"Aku tidak mau makan! Lebih baik kau bawa kembali makanan itu" perintah nya
"Yang mulia, anda tidak boleh seperti ini, bukan kah anda ingin bertemu dengan pemuda yang kau cintai"
Mendengar ucapan dari Toshi, Adhura terkejut
"K- kau mau membantuku Toshi? Kau ingin mengeluarkan aku dari tempat ini?"
Saat itu terdengar sebuah bunyi pintu terbuka
"Yang mulia, jika kau ingin bertemu dengan nya setidaknya anda harus memiliki tenaga, jadi makanlah ini yaa" Toshi mencoba membujuk Adhura.
Adhura pun. menerima nampan itu dan mulai memakannya
Sambil memakan makanan yang yang dibawa Toshi Adhura mulai mencurahkan isi hatinya
"Toshi, apa aku adalah anak yang membangkang"
Mendengar pertanyaan itu Toshi terdiam
"Ibunda bilang, dia tidak akan merestui aku dan tuan Zeming, karena tuan Zeming adalah anak seorang pembunuh"
"Semula aku sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh ibunda, aku sangat marah kepada tuan Zeming, tapi setelah aku pikirkan" jedanya
Sambil menatap Toshi "Pangeran Zeming tidak salahkan, dia tidak ada sangkut pautnya dengan kematian ayah kan?"
Toshi pun menatap Adhura sambil berkata
"Maaf yang mulia, hamba tidak tahu harus bagaimana , tetapi menurut hamba yang salah adalah ayah dari pangeran Zeming bukan putranya.
Tidak sepatutnya ibu anda maupun anda menyalahkan nya, beliau juga pasti sangat terkejut saat mendengar itu bukan?" tanyanya
Adhura pun mengangguk sebagai jawabannya
"Dan kau tahu saat itu aku sudah menuduhnya jika ia ikut andil tanpa tahu kejadian yang sesungguhnya"
Toshi yang mendengar ucapan Adhura hanya diam
"Toshi, aku hiks~aku merasa perbuatan ku waktu itu sangat salah , aku ingin sekali meminta maaf kepadanya tetapi ibuku malah mengurungku, dan saat ini pasti dia sangat sedih bisa jadi dia... " ucapan adhura terhenti sejenak
"Yang mulia, jika anda berpikir yang mulia pangeran membenci anda, apakah saat ini mungkin beliau juga memikirkan anda"
Adhura menatap Toshi "Apa yang kau katakan Toshi?"
"Iya yang mulia, pangeran Zeming tidak membenci anda"
"Yang mulia ,saya akan membantu anda agar bertemu dengan tuan Zeming" .
Mendengar ucapan dari Toshi, Adhura pun tersentak
"Benarkah , kau mau membantu ku bertemu dengannya"
"Iya yang mulia , saya akan membantu anda bertemu dengan beliau" ucap Toshi menyakinkan
__ADS_1
Adhura pun senang, ia dengan cepat menghabiskan makanan yang dibawakan oleh pelayan itu
"Aku akan segera menuju tempat tuan Zeming, anda tunggu di sini sebentar"
Adhura mengangguk "Kau juga harus berhati-hati"
Toshi mengangguk dan segera pergi
Sesampainya di alam iblis Toshi dicegat oleh penjaga istana
"Siapa kau, dan mau apa kau datang ke sini?" tanya salah satu penjaga
"Kau tidak kenal dengan ku, aku adalah pelayan pangeran zeming Ling ming"
Sang penjaga pun terdiam sejenak sambil menatap penampilan orang yang mengaku sebagai pelayan sang pangeran itu.
"Baiklah , kau boleh masuk" Akhirnya salah satu memperbolehkan Toshi masuk kedalam
Toshi pun langsung masuk dikediaman dimana pangeran Zeming berada, dan kebetulan saat itu sang pangeran sedang duduk sendirian dalam istana nya
...Pangeran zeming...
Pada saat itu ,Toshi atau Ling Mu itu sudah memasuki area kediaman sang pangeran dan ternyata masih ada beberapa dayang yang berjaga didepan pintu masuk.
"Ternyata ketat juga penjaga istana ini" gumamnya pelan namun salah satu satu dayang menghampiri nya "Siapa anda?"
"Beri tahu pangeran , jika aku Ling ming datang" ucap Toshi tegas
Mendengar nama Ling ming , Zeming pun berkata
"Suruh dia masuk"
Saat itu juga Ling Ming pun masuk dan langsung menunduk hormat pada sang pangeran
"Yang mulia , saya Toshi, saya adalah pelayan dari istana salju"
Mendengar istana salju Zeming pun langsung menatap kearah pemuda itu
"Istana salju , bukankah istana tempat tinggal putri Adhura?"
"Benar yang mulia, hamba sebenarnya membantu tuan putri , beliau sangat ingin bertemu dengan anda namun sayang, saat ini beliau dikurung oleh yang mulia ratu bidadari Agora "
Mendengar jika Adhura dikurung membuat Zeming pun terkejut
"Apa yang kau katakan, tuan putri dikurung oleh ibunya, memangnya apa kesalahannya?" tanya sang pangeran tidak percaya
Toshi pun menceritakan kejadian waktu itu
Flashback
Saat itu Adhura pun gelisah , sebenarnya ia tidak mempercayai perkataan sang ibu, karena ia mempercayai sang pujaan hati , tetapi pada saat itu ia tidak berdaya karena ibunya yang mengancamnya
"Ibu, mungkin. kau benar jika ayah tuan zeming adalah pelaku pembantaian ayahanda ku akan tetapi putranya tidak mungkin ikut campur bukan" ucap sang putri
Mendengar putrinya lebih membela laki-laki itu membuat sang ibu pun murka
"Kau tahu gara gara ayahnya kau tidak bisa mendapatkan kasih sayang ayahmu saat kau lahir"
"Tetapi lihat kau malah membela putra pembunuh itu!"
"Ibu, aku tidak membela siapa pun, aku hanya berfikir jika ayahnya pembunuh apakah anaknya juga membunuh, tidak kan?”
"Nak , ibu tidak ingin. kau memiliki hubungan. dengan bangsawan iblis , kita adalah bidadari tidak bisa dan tidak pantas bersanding dengan klan yang rendah seperti kaum iblis" ucap agora mencoba memberi pengertian pada sang anak
Adhura pun. tersenyum saat ia tahu pada akhirnya sang ibu tidak akan menyetujui hubungannya dengan zeming
"Ibu , kau mungkin tidak menyetujui aku dengan tuan zeming karena status dan. apa lagi kau bilang jika ayahnya adalah pembunuh ayah kandung ku , tetapi kau tidak tahu jika aku dan zeming berjodoh" ucap Adhura .
Mendengar ucapan putri tercinta nya Agora pun. murka
"DENGAR KAN INI ADHURA! KAU TIDAK AKAN BISA BERJODOH DENGAN LAKI LAKI ITU, DAN APA YANG DIKATAKANNYA ITU ADALAH SEBUAH KEBOHONGAN! KAU SUDAH TERHASUT OLEH KATA KATANYA DAN BERANI MELAWAN IBUMU INI" ucap sang ibu marah.
Sambil menggeleng Adhura tetap pada pendiriannya
"Ibu, aku tidak bermaksud menentang mu tapi. ini semua kehendak takdir"
"Aku tidak percaya akan hal itu ,dan. jangan sebut nama laki laki itu dan ikut aku!" ucap Agora sambil menyeret Adhura kesebuah ruangan .
"Ibu apa yang ingin kau lakukan" sambil berusaha lepas dari cengkeraman sang ibu.
"Aakkkh!! A a pa yang kau lakukan pada sihir ku ibu!" pekik Adhura saat sang ibu nya tiba tiba menyerap seluruh kekuatan yang ia miliki.
"Kau tidak bisa pergi dari tempat ini putriku , renungkan apa kesalahanmu , sehingga kekuatan mu hilang" ucap sang ibu kemudian wanita itu pun pergi n
"Ibu!, hiks~ kenapa kau lakukan ini pada ku , kau hiks~ tidak seharusnya menghukum ku seperti ini" ucap Adhura sambil menangis .
Dan disaat itulah Toshi yang kebetulan ada disana melihat dan merasa kasihan dan kebetulan agora menghampiri nya
Saat itu ia memerintahkan para pengawal untuk menjaga sang putri dan kebetulan Toshi mendengar apa yang dikatakan sang ratu
Flashback off
Mendengar cerita dari Toshi membuat Zeming pun. gelisah
"Lalu , kenapa kau bisa ada disini" tanya sang pangeran.
"Saya ingin membantu tuan putri ,apakah anda tidak ingin bertemu dengan tuan putri?"
Zeming pun menatap datar ia sebenarnya ingin. bertemu dengan Adhura tetapi demi kebaikan gadis itu.
"Tidak, katakan padanya aku tidak bisa bertemu dengannya" ucapnya datar.
'Maafkan aku adhura aku terpaksa harus melakukan ini , semua ini kulakukan demi melindungi mu, maafkan aku' ucapnya dalam hati .
"Saya tidak mempercayai kata katq anda yang mulia ,tetapi baiklah jika itu keinginan anda akan saya sampaikan" ucap Toshi.
Toshi pun menunduk hormat pada Zeming dan langsung meninggalkan kediaman istana itu
Sepeninggal Toshi, Zeming pun menjadi uring uringan ia merasa jika gadis yang ia cintai itu memang ingin bertemu dengannya
"Adhura, semoga kau baik baik saja" ucapnya sambil menatap langit
__ADS_1
Sedangkan ditempat lain Adhura saat ini sedang gelisah ia pun mondar mandir menunggu kedatangan Toshi, tidak lama sang pelayan yang ia tunggu pun datang
"Bagaimana Toshi , apakah ia mau bertemu dengan ku" tanya gadis itu dengan tidak sabar
Toshi pun bingung harus mengatakan bagaimana .
Melihat keterdiaman pelayannya Adhura pun bingung dan setengah curiga
"Toshi kenapa kau diam , apa kau tidak bertemu dengan tuan Zeming?" tanya sang putri.
"Yang mulia, maaf kan hamba sebenarnya saya sudah bertemu dengan tuan Zeming , tetapi" Toshi menghentikan ucapan nya sejenak
Melihat sang pelayan menghentikan ucapannya adhura pun merasa ada yang ditutupi darinya
"Tapi apa Toshi, ayo lanjutkan ucapan. mu tadi" ucapnya dengan tidak sabar.
"Yang mulia, tuan Zeming bilang beliau tidak ingin bertemu dengan anda"
Mendengar ucapan Toshi Adhura pun hanya bisa terdiam
"Apa dia sangat membenciku hiks~aku tahu aku salah telah menuduhnya hiks~" ucapnya sambil terisak .
Pada saat itu diluar terjadi kegaduhan karena istana bidadari ada seseorang telah menyusup
Braakk
Prang
"Siapa kau berani sekali menyusup keistana ini" ucap salah satu penjaga
"Katakan padaku dimana tuan putri Adhura?" tanya orang itu.
"Kau tidak bisa bertemu dengan tuan putri, tuan putri saat ini menjalani hukuman" ucap salah satu dayang .
Mendengar gadisnya dihukum pria itu pun langsung berlari mencari ruangan dimana adhura berada .
Pada saat itu Adhura pun. hanya menatap kosong pantulan. dirinya dan. saat itu mendengar kericuhan
"Suara gaduh apa itu, kenapa ramai sekali" gumamnya pelan.
Tidak lama terdengar suara langkah kaki yang membuat ia tersentak kaget.
"Adhura" panggilnya
Mendengar panggilan tersebut adhura pun langsung menatap kearah si pemanggil
"T tuan zeming, i i ni benar kah anda" ucapnya tergagap.
"Iya ini aku, Adhura" pria itu pun langsung menghampiri Adhura dan memeluknya dengan erat
"Aku kira anda tidak ingin bertemu dengan ku, maaf aku" ucapan Adhura pun terputus saat tiba-tiba bibirnya dicium oleh sang pangeran.
Setelah lama berciuman akhirnya pun terlepas dan membuat pipi gadis itu merona hebat dan langsung menunduk
"Ayo ikut aku" ucap zeming sambil menggenggam tangan Adhura
Yaa pria itu adalah Zeming yang menyusup.ke istana ratu bidadari
Saat ini Zeming dan Adhura membawa nya pergi entah kemana
"Tuan kau ingin membawaku kemana?" tanya gadis itu
Zeming bukannya menjawab namun ia melontarkan sebuah pertanyaan
"Kau mencintaiku?" tiba zeming bertanya
Mendengar pertanyaan dari pria itu pun adhura pun menatap dengan ekspresi terkejut .
"Apa yang anda katakan, saya tidak mengerti" Adhura tersentak dan tidak berani menatap mata pemuda itu
"Apakah kau mencintaiku adhura" tanya pria itu lagi sambil menghentikan langkahnya.
Adhura pun terdiam tetapi tidak lama ia pun mengangguk sebagai jawaban nya.
"Aku memang menyukai anda ,tetapi" ucapannya terhenti itu terhenti dan ia pun menunduk
"Aku tahu kau pasti sangat membenciku karena aku adalah anak seorang pembunuh , tetapi percaya lah, aku tidak tahu menahu soal pembantaian ayah mu itu adhura" ucap zeming sambil menggenggam kedua tangan gadis itu.
"Aku percaya pada anda, anda tidak mungkin ada sangkut pautnya dengan dendam ibu ku ,tetapi ibunda ku menentang hubungan kita tuan" ucap adhura sedih .
Tiba tiba dari arah belakang muncullah seorang wanita cantik yang tidak lain adalah Agora ibu dari Adhura.
"Kau mau bawa pergi kemana putriku Pangeran" ucapnya dengan lantang.
Mendengar suara sang ibu adhura pun menatap dan langsung bersembunyi dibalik punggung pria disampingnya.
"Adhura, kembali ikut dengan ibu , kau tidak bisa bersamanya" ucap sang ratu bidadari
"Tidak ibu, aku mencintai nya , aku tidak bisa berpisah dari nya ibu" ucap adhura.
Mendengar sang anak lebih memilih zeming ketimbang dirinya Agora pun murka.
"KAU TIDAK BERJODOH DENGAN IBLIS ITU ADHURA" teriak sang ibu
Zeming yang mendengar itu pun tidak bisa membendung amarah yang tadi dia tahan
"KAU , BUKAN LAH SEORANG PERAMAL , AKU DAN PUTRIMU MUNGKIN TIDAK BISA BERSAMA DI KEHIDUPAN INI, TETAPI AKAN KU PASTIKAN DIA AKAN MENJADI MILIKKU DI KEHIDUPAN SELANJUTNYA" teriak zeming dan saat itu ada sebuah jurang dimana didalam terdapat api yang sangat panas.
"Ibu, jika di kehidupan ini aku tidak berjodoh dengannya maka aku akan ikut kemana pun dia pergi dan mungkin dengan ini lah aku bisa bersamanya " ucap Adhura
Dan saat itu lah keduanya pun terjun masuk kedalam jurang api yang sangat panas
Agora pun hanya bisa menangis sambil memanggil nama sang anak
"PUTRI KU!!" teriaknya saat melihat sang anak meloncat masuk kedalam jurang api bersama pria itu
Masa lalu Naila end
Kanoko pun meneteskan air mata saat mengingat kisah cintanya berakhir kematian dengan kematian keduanya
"Ternyata kau bereinkarnasi menjadi seorang gadis yang sangat cantik Adhura, akan aku pasti kan kau akan dimiliki" ucapnya pelan sambil mencium kening gadis itu dengan pelan.
__ADS_1