
Sebenarnya Lila sangat penasaran siapa sebenarnya lelaki yang ada dihadapannya namun ia tidak tahu harus bagaimana karena saat ia bertemu dengan pria itu ia begitu bahagia
"sebenarnya saya memang bertanya tanya siapakah anda sebenarnya dan dari manakah anda berasal, tapi saya takut kalau jawaban yang akan anda katakan membuat saya tidak bisa menerima dan ..." ucapan Nalila terputus
Pada akhirnya gadis itu memberanikan diri bertanya
"Tuan sebenarnya siapa anda sesungguhnya dan kenapa saat saya berada disekolah anda juga dengan cepat berada disana
Flashback
Saat bel pulang semua murid pun benghamburan menuju luar kelas dan saat itu juga nalila dan juga sahabatnya luna juga sudah berada disebuah parkiran
"Apa kau langsung pulang atau ketempat kerja Lila" tanya sang sahabat
"Pasti kau sudah tahu jawabannya kan demi memenuhi kebutuhan ku dan juga nenek aku harus bekerja paruh waktu dan kau juga tahu kan nenek sering sakit sakitan pasti nenekku perlu obatkan"
Mendengar penuturan sang sahabat luna pun mengangguk paham
"Kau sungguh pekerja keras Lila"
Dan saat menuntun sepeda bututnya Lila pun menatap kearah gerbang dan ia pun melihat seseorang menatapnya
"Siapa itu, apa jangan jangan tuan muda ada disini, tidak tidak mungkin kan beliau ada disini" ucapnya pelan
Melihat sahabatnya berbicara sendiri luna pun melihat kearah pandang sang sahabat yang sejak tadi terus menatap kearah gerbang
"Eh, Lila" panggil luna
"Lilaaaa" panggil Luna setengah berteriak dan saat itu Lila pun tersentak kaget
"Hn? ada apa Luna kau tidak perlu berteriak"
Luna "Ada apa kenapa dari tadi ku perhatikan kau selalu menatap kesana, memangnya ada apa disana"
Melihat temannya tidak melihat apa apa Lila pun bingung apakah hanya dirinya saja yang melihat jika pria itu ada didepan gerbang
"Apa kau tidak lihat jika ada seorang pria yang terus menatap kesini luna"
Mendengar pertanyaan itu luna pun kembali menatap kearah gerbang
"Seseorang, siapa" balik bertanya
"Sejak tadi aku sama kamu dan kau terus menatap kearah gerbang itu tapi dari tadi aku tidak lihat siap siap"
"Apa mungkin hanya halusinasi ku saja yaa" ucapnya pelan.
Dan mereka pun menuju gerbang
"Yaa sudah aku duluan yaaa, kau tahu kan bibi mungkin sudah buka tokonya"
dan diangguki oleh Luna
__ADS_1
"Hm hati hati"
Lila pun bergegas pergi dan tidak lama setelah luna pun juga pergi tidak lama muncullah Kanoko
Dan otomatis Lila pun terkejut
"Kau!!, kenapa bisa ada disini" sedangkan yang ditanya hanya tersenyum dan merangkul pinggang gadis itu dan mereka berdua pun menghilang
Sriing
Tidak lama kemudian mereka pun sampai didepan rumah dan Nalila pun kembali dibuat terkejut
"Haah, kita sudah sampai tuan i ini beneran"
Sedangkan yang ditanya kembali mengangguk
"iya, kita sudah sampai"
Ta tapi bagaimana bisa tuan , bagaimana mana anda melakukannya"
Flashback off
Sambil menatap pria dihadapannya Lila pun
"Tuan katakan yang sesungguhnya siapakah anda sebenarnya, mengapa anda mempunyai kekuatan berpindah tempat yang sangat cepat" tanya gadis itu
"Hn, apakah jika aku mengatakan yang sebenarnya apakah kau mau menerima ku" tanya kanoko penuh hati hati.
Kanoko pun kembali bertanya
"Bagaimana jika di depanmu ini adalah seorang iblis, apakah kau mau menerimanya"
Mendengar pertanyaan itu Choi pun terkejut
"Apa yang anda katakan tuan muda" sela Choi
"nek, selama ini aku menyembunyikan identitas ku yang sesungguhnya pada kalian, ini semua kulakukan untuk mendapatkan kembali Nalila dan kau tahu Nalila adalah calon permaisuri ku"
Mendengar kata permaisuri Nalila dan nenek Choi sangat terkejut
"A apa yang anda katakan, per per permaisuri" tergagap
"Siapa yang anda panggil permaisuri" Choi kembali bertanya
"Nek, Lila cucumu adalah calon permaisuri ku"
"jadi ka kau adalah seorang raja" tanya Choi sekali lagi
dan diangguki oleh pria itu.
Dan tidak lama nenek choi pun langsung berlutut
__ADS_1
bruuukk
"Maaf maafkan hamba, hamba benar benar tidak tahu jika anda seorang kaisar" ucap sang nenek
sedangkan Nalila yang masih bingung tiba tiba. mendekat kearah Kanoko
"Siap anda sesungguhnya tuan, kenapa saat saya melihat anda ada sebuah kilasan yang saya tidak fahami"
kilasan" celetuk hajime
keduanya pun menatap pria itu
Kanoko "apa kau lupa hajime, bahwa sebelum kami berdua terpisah aku tidak menghapus sebagian ingatan dari Adhura"
Mendengar nama Adhura Nalila pun kembali melihat kilasan ingatan terdahulunya
Dimana dia dan dan Kanoko loncat dijurang api. dan mereka pun terpisah dengan waktu yang sangat lama
"Adhura" sambil mengingat ingat nama itu
"Yaa tuan, saya ingat kalau ada seorang pria memanggil manggil dengan nama itu"
Mendengar itu Kanoko pun tanpa sadar meneteskan air matanya
Lila pun melanjutkan ucapannya
"laki laki itu terus memanggil nama gadis berpakaian gaun itu dengan putus asa namun sayang gadis itu sudah jatuh dijurang api" ucapnya sedih
"Apa kau tahu siapa pria dan gadis itu Lila"
Lila pun menggeleng memang kerena ia tidak tahu
"Pria itu menangisi seorang gadis yang bernama Adhura dan kau tahu gadis itu siapa" jeda Kanoko
"Kau , kau lah orangnya Lila"
Betapa terkejutnya gadis itu jika yang selama ini yang ia lihat adalah dirinya
"dan kau tahu orang yang hampir putus asa dan terus mencari mu itu siapa"
"itu aku Lila, aku" ucap Kanoko
mendengar itu Lila pun terdiam sambil menunduk ia tidak berani menatap pria dihadapannya
"Hiks a aku aku sungguh tidak tahu, hiks ka kalau aku lah yang anda cari" ucap Nalila sambil menangis
"Hiks tuan jadi orang yang selama ini aku lihat adalah aku dan kau dimasa lalu, hiks tapi kenapa kita terpisah dan apa penyebabnya" tanya gadis itu.
"Itu kehendak langit"
🍥 Bersambung 🍥
__ADS_1