Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 27


__ADS_3

Dunia Iblis


Kini Minami tersenyum senyum sendiri, entah apa yang apa yang ada yang ada didalam otaknya saat ini, tetapi jika dilihat dari keadaannya sangatlah memprihatinkan.


Lihat dia untuk bergerak saja tidak bisa karena tubuhnya penuh luka apa lagi sekarang tubuhnya sangat kurus karena para penjaga jarang memberinya makanan


...



...


Ia sesekali bangun menggerakkan tubuhnya dan saat ini tubuhnya sangat lemah


"Kenapa laki laki itu lama sekali, apakah dia berbohong" tanyanya takut, namun rasa gelisah itu ia tepis


Minami berusaha untuk percaya pada Kuroiki , namun ia sebenarnya tidak tahu nama asli pemuda itu kerena pada awal mereka bertemu ia hanya memanggilnya tuan tanpa tahu siapa pemuda itu sebenarnya .


"Semoga saja laki laki itu berhasil membawa ku keluar dari tempat tidak layak ini" harapnya


Tidak lama seorang laki laki berpakaian prajurit lewat dihadapannya


"Tuan tuan" panggilnya


Laki laki itu pun menoleh "apa kau memanggilku" laki laki itu menengok kanan dan kiri lalu menatap Minami


"Kau memanggilku" tanya orang itu memastikan


Mendengar pertanyaan itu Minami pun mendengus


"Heh, memangnya siapa lagi haah, apa ada orang disini" tanyanya sinis.


Mendengar ucapan sinis dari Minami orang itu pun menatap tajam


"eh, siapa kau berani membentak ku haah, kau itu tahanan tapi berani membentakku"


Mendengar orang itu Minami pun kesal


"Apa kau lupa aku ini adalah istri yang mulia kaisar kanoko apa kau lupa"


Mendengar itu lelaki itu malah tertawa


"Hahaha hahaha, ya ya saya tahu anda memang istri yang mulia, tapi bukankah anda istri sementara, atau lebih tepatnya perempuan murahan yang memohon kepada yang mulia untuk minta dinikahi, benarkan" tanyanya remeh

__ADS_1


Mendengar itu Minami merasa lelaki itu telah menghinanya


"Kau!! berani sekali mengatakan itu haah mulut mu itu tidak pernah diajari sopan santun" tanya nya marah.


"hahaha, dengar ini nona kau mungkin istri yang mulia Kanoko tapi yang aku tahu dari para pelayan disini yang mulia kaisar terpaksa menikahi mu dan apa kau tidak tahu yang mulia tidak ada dikerajaannya"


Mendengar itu membuat Minami terkejut


'kemana yang mulia kaisar sebenarnya, kenapa beliau dengan mudahnya beliau meninggalkan singgahsananya, dan kemana beliau sesungguhnya' innernya bertanya tanya


"kenapa diam sakit hati, eh nona kau pantas mendapatkannya hahaha" ucap prajurit itu sambil berjalan meninggalkannya.


Tanpa prajurit itu tahu jika Kuroiki mendengar pembicaraan mereka.


"Wah sepertinya kabar tentang yang mulia menjemput calon permaisuri yang sesungguhnya ini sudah menyebar, tapi baguslah dengan begitu jika yang mulia datang dengan calon istrinya datang setidaknya orang gila ini tidak akan mengganggu untuk sementara waktu" pikirnya


Tidak lama pemuda itu sampailah ketempat minami berada, sedangkan gadis itu berusaha untuk bangun.


"Kaisar sialan!! dia dengan mudahnya pergi dan aku masih terkurung disini, apa tadi katanya dia menjemput calon permaisuri sesungguhnya, heh akulah yang pantas menjadi ratu negeri ini dibandingkan gadis itu" ucapnya sombong .


**tap


tap


"Dari pada kau mengumpat orang lain lebih baik lihat dirimu sendiri nona, apakah keadaan mu itu baik," jedanya


Mendengar ucapan yang terdengar sindiran itu Minami menatap orang itu dan amarahnya kembali naik


"Kau!!"


"Berani sekali berkata tidak sopan kepadaku haah"


Mendengar itu Kuroiki malah tertawa bahkan ia tidak peduli jika tawanya itu akan terdengar orang yang ada disana.


"Hahaha, apa kau bilang aku tidak sopan nona, eh nona sombong kenapa aku harus sopan haah, dengar ini nona Tachimi kau yang memohon kepadaku untuk membantu mu bisa keluar dari sini bukan, kau tahu akan hal itu"


Mendengar itu Minami pun menunduk sedangkan Kuroiki menatap luar melihat situasi


"Semua penjaga sedang berpatroli, ayo sekarang lah waktunya kita pergi dari sini" ucapnya tiba tiba


Minami pun terkejut saat mendengarnya


"Apa yang kau katakan, kita" tanyanya lagi.

__ADS_1


Kuroiki pun menatap bingung


"Eh nona apa kau tidak ingin keluar dari penjara ini"


Mendengar itu Minami pun terkejut sekaligus senang


"Aku aku bebas tuan, kau akan membebaskan aku" tanyanya sekali lagi


"iya apa kau tidak mau dibebaskan dari sini"


Minami menggeleng keras "bukan bukan begitu maksudku tuan, aku hanya saja tidak percaya kalau aku akan bebas" ucapnya senang.


tanpa gadis itu sadari orang yang berada dihadapannya ini tersenyum menyeringai


'Kau kira aku membebaskan mu Tachimi, heh tidak ! apa kau lupa kau telah menghinaku kekasih ku Lenting dan yang mulia sekarang lah waktunya untuk ku dan yang mulia membalaskan apa yang kau perbuat pada kami' innernya


"apa kau sudah siap" tanyanya


Minami mengangguk sebagai jawabannya


Pintu penjara pun terbuka dan gadis itu pun akhirnya keluar, namun saat sampai dipintu tiba-tiba


"aakhh" pekiknya saat tubuhnya limbung dan dengan gesit Kuroiki menangkapnya


"kau itu sangat lemah"


"kau sudah siapkan untuk pergi dari sini" tanya Kuroiki


"Yaa tentu saja , tapi kenapa kita harus pergi dari istana ini, bukankah kau bilang yang mulia tidak ada disini, jadi kita bisa melakukan rencana kita untuk menguasai istana ini" namun belum juga selesai ucapannya namun


"Apa yang kau katakan haah, apa yang kau fikirkan haah, dengar ini nona seharusnya kau bersyukur kita bisa melewati ini, nanti saja kita fikirkan bagaimana cara kita membalas Kanoko yang terpenting kau dan aku harus bisa keluar dulu dari sini" ucapnya sambil berlari menggendong Minami.


Dan tidak mereka berdua pun menghilang


'Yang mulia aku sudah membawa orang aneh ini pergi dari istana' lapornya


Sedangkan didunia manusia Kanoko yang mendengar suara batin Kuroiki mengangguk samar.


"Akhirnya aku bisa membawamu Adhura" ucapnya pelan


**bersambung


ayo like sebanyak banyaknya**

__ADS_1


__ADS_2