
Flashback
Seorang pria tua saat ini sedang duduk disebuah ruangan
"Sebentar lagi, sebentar lagi aku akan menguasai kerajaan ini" ucapnya sambil menatap ruangan itu yang adalah tempat penyimpanan harta kerajaan.
Tanpa ia tahu jika seseorang mendengar apa yang ia ucapkan
"Aku tidak menyangka kalau tuan perdana menteri Mishugi punya ambisi ingin menguasai kerajaan ini, heh dasar serakah" ucapnya pelan.
Dan saat itu ia pung menghilang ia pun muncul tepat dihadapan Kanoko
"Yang mulia* ucapnya
"Koroiki, ada apa apakah ada informasi penting"
Mendengar itu Kuroiki pun masih diam ia menimbang nimbang kata apa yang pas untuk diutarakan pada kaisarnya ini.
"Katakan saja Kuroiki, ada apa"
Pada akhirnya Kuroiki pun memberanikan diri mengatakannya
"Apa anda percaya jika saya mendengar jika ada orang yang ingin berhianat pada anda" tanya nya
Mendengar itu Kanoko pun terdiam sejenak, namun tidak lama Kanoko pun tersenyum
"Kau ingin bilang jika didalam istana ada yang ingin mencoba berkhianat, begitu"
"Saya semula tidak ingin percaya ini tapi pada saat saya hendak menuju arena latihan saya mendengar suara seseorang dan anda tahu ruangan itu adalah tempat ruangan dimana harta kerajaan berada"
Mendengar itu wajah Kanoko pun mengeras
"Hn, sudah ku duga, orang itu memiliki tujuan lain tapi yang ia tidak tahu adalah putri kesayangannya lah yang akan kita jadikan umpan"
__ADS_1
Mendengar itu Kuroiki pun menatap Kanoko dengan pandangan terkejut
"Apa yang anda maksud jika putrinya akan anda jadikan umpan, apa jangan jangan gadis itu...." ucapan pemuda itu terhenti saat melihat seringai yang terpampang diwajah sang kaisar.
'Apa yang saat ini kau rencanakan yang mulia' tanyanya dalam hati.
"Heh, kau tahu aku tidak pernah mencintai gadis itu jadi, karena mereka memaksakan kehendak mereka agar aku menikahinya dan semua sudah aku kabulkan bukan jadi" Kanoko menjeda ucapannya
"Otomatis putrinya kini berada digenggaman ku dan terserah ku mau ku apakan gadis itu"
Mendengar ucapan sang kaisar firasat nya menjadi tidak karuan
"Apa anda akan melakukan sesuatu pada nona Minami yang mulia" tanyanya was was
"Hn, menurutmu" tanyanya balik.
"Bukankah kau juga sangat membencinya Kuro, apa kau lupa kekasihmu dihina oleh gadis itu saat kau menjabat sebagai prajurit"
Mendengar itu Kuroiki pun menatap sang kaisar datar
Mendengar itu Kanoko pun masih ingat saat ia diam diam menguping pembicaraan seorang pelayan dengan Minami.
"Jika begitu kau pasti ingin balas dendam bukan" tanya sang kaisar.
"Tapi bukankah wanita itu sudah dijodohkan dengan anda, mengapa anda malah ingin saya melaksanakan dendam saya" tanyanya tidak mengerti
"Kau pasti sudah tahu kalau aku menentang keras perjodohan ini dan kau juga tahu aku menerima perjodohan ini pasti sudah menyiapkan rencana"
Mendengar itu Kuroiki pun kagum sang kaisar ternyata sangat cerdas ia tidak menyangka banyak yang menginginkan kedudukannya bahkan nyawanya tapi dia masih bisa bersikap setenang ini.
"Jadi anda akan membuat gadis itu meninggalkan anda secara perlahan, begitukah"
Flashback off
__ADS_1
'Lebih dari itu jenderal, kau terlalu berfikiran sempit jika aku hanya ingin membuat putri tachimi itu menjauhi ku, aku bahkan ingin dia menderita karena dia sudah merebut kedudukan milik kekasih ku'
Mengingat pembicaraan itu dengan orang itu Kanoko kembali menyeringai.
Hajime yang melihat tuannya yang bersikap itu pun bergidik ngeri
'Yaa ampun ada apa dengan yang mulia sekarang, kenapa jadi aneh seperti ini setelah ditinggal nona Nalila, eh bukankah ini sudah sore' inner Hajime naru sadar.
"Em, yang mulia ayo kita kembali pasti nona Lila khawatir menunggu anda"
Mendengar itu Kanoko pun mengangguk namun seorang perempuan tua menghampiri mereka
"Tuan, ini sudah sore, lebih baik kita pulang" ucap perempuan itu.
"Yaa ini juga kami mau pulang kok nek" ucap hajime.
""Apa Lila sudah kembali dari pasar" tanya Kanoko.
"Yaa dia tadi kembali, tapi dia pergi kembali karena dia bekerja tuan karena setiap libur dia selalu mencari kesibukan yang menguntungkan"
Mendengar itu Kanoko terkejut
"Apa! kenapa anda memperbolehkannya nek"
"Saya sudah melarangnya tuan, tapi katanya untuk menambah penghasilan nya, padahal saat setiap pulang sekolah dia mengambil kerja paruh waktu"
"Dimana saat ini Lila nek" tanya Kanoko langsung
Mendengar nada khawatir dari pemuda itu Choi pun terkejut
"Anda tidak perlu khawatir, Nalila sebentar lagi pulang"
Namun ucapan itu tidak bisa menyurutkan kekhawatiran sang kaisar.
__ADS_1
**Bersambung
Ayo vote nya**