Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 37


__ADS_3

Saat ini istana sedang sibuk yaitu hari pernikahan Kanoko dan Nalila, namun pernikahan ini hanya mengundang keluarga inti yaitu hanya dihadiri oleh pihak istana .


Kenapa Kanoko melakukan ini, kerena dia ingin mencari sebuah bukti jika Mishugi melakukan sebuah kudeta.


"Paman, apakah semua sudah siap"


Mendengar itu Hajime mengangguk namun


"Yang mulia, aku yakin tuan perdana menteri akan mengirimkan mata matanya untuk mencari informasi apa yang terjadi di istana"


🔥🔥🔥🔥🔥


Dan benar saja saat ini Mishugi sedang mencari tahu kenapa pelayan wanita yang ia kirim untuk sang anak tidak ada kabar.


"Di mana gadis itu kenapa sudah tiga hari dia tidak kembali juga" ucapnya sedangkan sang istri yang melihat suaminya khawatir, ia menghampirinya


"Ada apa suamiku, sejak tadi ku perhatikan kau sangat khawatir" sambil membawa sang suami untuk duduk


"Apa yang kau khawatirkan" tanyanya lagi.


Mishugi menatap kearah sang istri dan bertanya


"Apa kau tidak khawatir dengan anakmu haah"


Mendengar itu sang istri malah tersenyum


"Apa yang harus ku khawatirkan hm, kau tidak lihat putri kita bahagia" ucapnya sambil memperlihatkan mata batinnya pada sang suami.


Disana memang nampak terlihat jelas jika putrinya sedang bahagia tersenyum menatap hamparan rumput dan saat itu terlihat jelas kalau memang putrinya berada ditempat yang indah.



...Minami...


"kau sekarang lihat, putri kita nampak bahagia kan disana jadi kau tidak perlu khawatir" ucap sang istri menenangkan


"Oh iya aku dengar jika yang mulia mengangkat selir" ucap sang istri


Mendengar itu Mishugi sangat terkejut


"Lalu, kenapa kau bisa setenang itu istri ku"


"Heh, apa kau lupa jika putri kita tidak terlalu mencintai Kanoko bodoh itu, dia menikahi kaisar ingin mendapatkan kekuasaan dan kedudukan sebagai ratu satu satunya, jadi aku atau pun dia tidak akan mempermasalahkannya" ucap perempuan itu percaya diri.


Tanpa mereka tahu jika seseorang mendengar percakapan mereka dan tidak lama orang itu pun pergi.


"Baiklah aku akan keistana, kalau aku tidak hadir mereka pasti curiga" setelah mengatakan itu Mishugi pun pergi.


Sedangkan di istana Hajime merasa akan ada sesuatu yang terjadi dia melihat Kanoko terdiam

__ADS_1


"Paman apa kau merasakan sesuatu" mendengar itu hajime mengangguk


"Aku yakin Mishugi saat ini merencanakan sesuatu, dan dia mungkin mencari putrinya kan"


Hajime "lalu apa yang akan anda lakukan, nona Minami tidak ada" saat hendak melanjutkan ucapannya ternyata


"Yang mulia permaisuri Minami telah tiba!!!"


Mendengar itu hajime terkejut


"Yang mulia, gadis itu" namun saat menatap Kanoko ia melihat menyeringai


"Kita lihat apa yang akan terjadi"


Dan benar saja Minami datang dengan para dayang


"Yang mulia, apakah anda baik baik saja"


Kanoko "Yaa seperti yang kau lihat permaisuri, aku baik baik saja bukan"


Dan saat itu Mishugi melihat dari jarak jauh sambil tersenyum


"Ternyata benar apa yang kau katakan istri ku" saat mengatakan itu sang istri pun langsung menghampirinya


"Yang mulia permaisuri"


"Aku baik yang mulia, dan anda" sambil menatap sekitar


"Apa kau merestui yang mulia kaisar memiliki selir, kau" sambil menatap sang anak


"apa kau tidak merasa cemburu sedikit pun"


Minami tersenyum dan berkata "untuk apa bu, lagi pula aku yakin gadis yang akan menjadi selir yang mulia tidak akan bisa memiliki keturunan"


Mendengar itu sang ibu mengerinyit heran


"Apa yang kau katakan Minami, apakah kau sudah melakukan rencana kita"


'Rencana, apa yang sebenarnya ia maksud'


"Yaa aku sedang melakukannya ibu, maka dari itu berpura pura lah kau menerima ini "


Sang ibu pun mengangguk.


Tidak lama Nalila pun datang dengan ditemani. para dayang


"Hormat hamba pada yang mulia permaisuri"


ucap Nalila sambil menunduk hormat

__ADS_1


Sedangkan harana yang melihat itu menatap tidak suka


"ini rupanya orang yang dijadikan selir itu" ucapnya pelan.


'tidak bisa dibiarkan gadis ini bisa merebut kedudukan putriku, aku harus memperingat kan Minami' inner Harana.


Acara penobatan oun dimulai


Dan kini Minami sambil tersenyum sambil mengangguk


"Akan ku nobatkan kau sebagai selir Tsuyu yang berarti selir yang memberikan kenyamanan dan ketentraman didalam istana"


Sedangkan Nalila langsung berlutut sambil memberi hormat pada Minami


"mulai sekarang kau adalah bagian dari istana ini dan kau harus melayani yang mulia kaisar dengan baik" nasehatnya


Nalila pun menjawab "saya akan melayani yang mulia dengan sepenuh hati, dan saya akan mengingat semua nasehat anda yang mulia permaisuri "



Setelah penobatan itu Nalila kembali ke kediaman bunga persik


"Aku tidak menyangka ternyata selir Tsuyu sangat cantik" ucap Lenting pelan


Lenting terkejut saat melihat Minami ada di sana


'bukankah, gadis itu ada di kediaman klan sogama, tapi kenapa dia ada disini'


Saat itu Kuroiki langsung menarik Lenting


"Suamiku, ada apa ini kenapa ada yang mulia Minami disini, bukankah..". ucapnya terhenti


"Hussst" sambil menaruh jari telunjuknya di bibir


"Ini adalah rencana yang mulia kaisar" ucapnya pelan.


Lenting pun akhirnya mengerti


Usai penobatan semuanya membubarkan diri Minami kembali kekediamanya bersama para dayang begitu pula dengan dengan Nalila.


Saat itu Harana menghampiri sang anak


"yang mulia , anda tidak boleh diam saja kita harus segera bertindak jangan sampai posisi mu terancam sayang"


mendengar ucapan dari sang ibu Minami hanya diam namun pikirannya


'berarti gadis ini dan juga ibunya haus kekuasaan, astaga apa yang harus ku lakukan' innernya.


Apa yang sebenarnya direncanakan Kanoko??

__ADS_1


__ADS_2