Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Capter 7


__ADS_3

Mendengar bentakan dari Kanoko membuat Minami pun terkejut bukan main


"A apa maksud anda yang mulia hiks~ kau bilang aku adalah gadis murahan, apa kau lupa hiks~ aku ini istri mu, kita sudah menikah, apakah kau akan menyangkal itu?"


Sedangkan Kanoko hanya tersenyum remeh menatap gadis itu.


"Kau, bilang kau itu istri ku? Dengar ini baik baik gadis yang tidak menghargai orang orang lain. Kau" Kanoko menjeda ucapannya


"Kau pikir dengan menjadi istriku kau bisa seenaknya haah, kau pikir dia itu babu mu? Kau tahu dia itu adalah pengawalku yang setia. Dan kau berlaku tidak sopan terhadapnya."


Sedangkan sang pengawal langsung menunduk ia tidak menyangka di bela oleh sang kaisar


"Yang mulia saya sangat berterima kasih anda telah membela saya, akan tetapi dia itu" ucapan Deisuke pun terputus saat.


"Sudah kukatakan, dia bukan istri ku yang sesungguhnya!" ucapnya lantang.


Wanita itu terkejut mendengar ucapan Kanoko, ia tidak menyangka ternyata sang raja memiliki wanita idaman lain..


"Yang mulia, apa maksud anda dengan aku bukan istri mu yang sesungguhnya, kau pasti bercanda bukan?" ia mencoba menyangkal apa yang dia dengar .


Sedangkan Kanoko menyeringai saat melihat ketakutan di wajah wanita itu


"Kenapa hn, apa kau tidak percaya yang aku katakan, dengar ini baik-baik kau tidak akan pernah bisa merebut posisinya walaupun dengan kecantikan mu ini! ucap kanoko sambil menarik rambut gadis itu.


Sreekk!!


"Aaaaaaakkk Yang mulia tolong lepaskan jambakan mu dari rambutku ini" pekiknya


"Kenapa aku harus melepaskan ini haah, bukan kah ini yang kau mau Mi Na Mi" ucap Kanoko dengan menekan nama gadis itu.


Minami pun menahan rasa sakit di kepalanya karena jambakan Kanoko tidak lah main main.


"To long hiks~ lepaskan ini hiks~ i ini sangat sakit~" pintanya


Kanoko pun langsung melepaskan jambakan nya dan membuat gadis itu terjatuh n


Bruukk


Tubuh Minami pun terjatuh ddi lantai dan kepalanya hampir terbentur.


"Yang mulia, dia hiks~ dia hanyalah seorang pengawal hiks~ dan kau begitu membelanya sedangkan aku hiks~ aku adalah istri mu, tapi kenapa kau tidak sedikit pun memandang ku hiks~ kenapa yang mulia kenapa?!" tanyanya sedikit berteriak



Deisuke


Mendengar teriakkan itu malah membuat Kanoko semakin murka "Karena aku sangat sangat membenci mu, aku. tahu semua nya Minami aku tahu niat mu yang sesungguhnya!"


Degh


"A apa maksud anda yang mulia hiks~ niat, niat apa?"


Dengan tersenyum remeh Kanoko pun kembali berkata "Kau ingin berkilah, silahkan saja, tapi aku tidak akab tertipu! dan ingat ini baik baik sampai kapan pun kau bukan istri ku!"


Mendengar itu Minami tidak terima "Tidak, tidak yang mulia kau tidak bisa malakukan ini!" Minami mencoba mendekati Kanoko namun

__ADS_1


"JANGAN DEKATI AKU! Jika kau berani dekati aku"


Kanoko pun mengeluarkan sebuah cahaya


"Aku benar benar akan melenyapkan mu"


Degh!


"Tidak, kau tidak akan berani melakukan nya yang mulia, kau tidak akan berani" ada sambil menggeleng tidak percaya


"Kau menantang ku hm?' tanya pria itu dengan nada main main


"Deisuke, bawa kemari cambuk itu! Biar aku sendiri yang akan mencambuk nya!"


Plasss


Minami pun pucat pasih saat melihat cambuk itu mengarah kepadanya


"Y yang mulia, kau tidak akan menyakiti ku kan? tanyanya dengan tubuh bergetar hebat


Tubuh Minami sedikit demi sedikit pun berusaha untuk menjauh sedangkan Kanoko dengan terus memainkan cambuk itu seakan tidak peduli ketakutan yang terlihat jelas di wajah gadis iru


Ctaaaaarrrrr!!


"AAAAAKKKK!! teriak Minami saat sabetan pertama mengenai tubuh nya


"Teriak lah, teriak lah yang kencang Minami, biarkan tempat ini dipenuhi suara mu itu, bukankah kau pernah bilang jika suara mu itu sangat indah hm"


Kanoko seakan menikmati kesakitan gadis itu, kali ini Kanoko seperti iblis yang sedang menyiksa mangsanya


Namun tidak ada yang berani menolong gadis itu saat ini


Ctaaarrr


Ctaaarrr


"Hahaha hahaha ayo terus keluar kan suara mu, aki sangat menyukai nya hahaha" Kanoko tertawa tidak terkendali


Sedangkan Deisuke yang melihat iru sebenarnya sedikit kasihan namun sang raja pasti memiliki alasan sampai dia melakukan ini.


Ctaaarrr


"AAAAKKK!!"


Sambil mencambuki tubuh Minami Kanoko berkata


"Kau tadi bertanya kan, apa yang ku ketahui?"


"Aku tahu kalau kau dan ayahmu berniat ingin merebut tahta ku bukan?"


Ctaaarrr


"Aaaakkk hiks~ tidak hiks~ itu tidak benar"


"Tidak benar, apakah telinga ku ini salah dengar haah! Jelas jelas ayahmu Mishugi itu berniat menjual mu demi tahta ku hahaha" sambil tertawa mengejek

__ADS_1


Plaakk!! Bruukk!!


Kanoko terus saja memukul menjambak bahkan dia melampiaskan kemarahannya terhadap gadis iru


Bahkan sampai gadis itu tidak berdaya dan saat ini terkapar di lantai


"Hm, ini hanya lah segelintir yang aku lakukan untuk memberi mu pelajaran" Kanoko bahkan tidak ada rasa empati saat melihat gadis itu pingsan.


Karena di hati nya hanya ada dendam dan dendam


Kanoko pun mengalihkan pandangan kearah Deisuke


"Apakah kau merasa kasihan?"


Deisuke terdiam ia tidak tahu harus merasa kasihan atau merasa bersyukur setidaknya rasa sakit hatinya sedikit terbalaskan


"Pelayan!"


Para pelayan pun langsung berdatangan


"Ya yang mulia" ucap salah satunya


"Kalian bawa wanita ini ke gudang obati dia dengan obat seadanya, aku ingin gadis itu menderita semenderita mungkin"


Mereka yang mendengar. itu pun bingung


"Yang mulia, tapi...."


Jangan membantah, lakukan apa yang ku perintah kan! ucapnya mutlak


"Baik yang mulia" ucap mereka lagi sambil membawa tubuh minami yang sedang pingsan dan penuh luka itu.


Ditengah perjalanan menuju ruangan dimana gadis itu tinggal para pelayan pun bergosip ria.


"Kasihan sekali dia, ceritanya masuk kesini ingin menjadi istri yang mulia Kanoko, malah kena siksa habis2san oleh suaminya sendiri" ucap salah satu pelayan


"Iya kasihan sekali dia, heh tapi tadi aku sedikit mencuri dengar kalau wanita ini menginginkan tahta yang mulia raja" ucap pelayan yang satunya lagi.


Pada saat mereka asyik berbincang ternyata ada salah satu prajurit yang mendengar perbincangan kedua pelayan. tersebut.


"Benarkah" ucap prajurit itu sambil menghampiri kedua pelayan itu Konan dan kimi dan keduanya pun terkejut


"Kka u" ucap salah satu dari pelayan itu tergagap.


"Kenapa , kau terkejut kimi" ucap prajurit itu yang ternyata adalah Gantetsu


"Tidak, kenapa kau bisa ada disini Tetsu" tanya kimi.


"Aku ditugaskan oleh panglima Deisuke untuk berjaga disini, dan kalian berdua malah bergosip ,cepat bawa dia keruangan yang telah disiapkan" ucap prajurit itu


"Baik" ucap mereka serempak


Sedangkan disebuah ruangan bernuansa remang remang kanoko tersenyum puas dengan apa yang ia lakukan terhadap minami.


'

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2