
Saat ini Ayaka sedang berada disebuah toko ."nona mau beli apa" tanya sang penjual
"paman saya mau beli ini" menunjuk sebuah benda yang ternyata adalah kertas untuk membuat surat.
"ini, hanya lima koin saja"
Mendengar itu Ayaka pun menyerahkan uang itu dan menerima kertas itu.
Tanpa dia tahu ada beberapa orang terus mengikutinya
"apa dia gadis yang ingin kita culik"
"iya tapi dia adalah putri dari perdana menteri"
Orang orang itu terus menatap ke arah Ayaka saat itu seseorang berjubah hitam pun juga di sana
Orang orang itu pun langsung menghampiri Ayaka
"hai nona, ayo ikut kami" sambil memegang tangan Ayaka
"siapa kalian," tanyanya
"kami akan membuatmu senang" ucap orang itu
"lepaskan aku!!," teriak Ayaka
Namun orang orang itu malah terus menarik tangan Ayaka, gadis itu terus menerus berteriak sampai pada akhirnya seorang berjubah menerjang
**braakk
duaaakk**
orang itu langsung menarik tangan Ayaka agar berada disampingnya
"kau diam dibelakang ku" ucap orang itu
Ayaka terkejut mendengar suara itu
"k kau"
Yaa yang menyelamatkan ayaka adalah Yosaka
orang orang itu pun terus dipukuli orang orang suruhan Yosaka
"siapa yang menyuruh mu haah" tanyanya
Namun orang itu tidak mau mengaku
"kalau kalian tidak mau mengaku, akan ku buat keluarga mu menderita" ucapnya
Mendengar itu orang itu pun ketakutan
"jangan yang mulia kami mohon, keluarga kami tidak ada hubungannya"
Yosaka pun berkata "kalau begitu katakan siapa yang menyuruh kalian"
Sedangkan dilain tempat seorang gadis sedang mondar mandir
"apakah mereka berhasil" ucapnya khawatir.
Saat itu sang ibu menghampirinya
"kau tidak perlu khawatir aku yakin mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik"
Harana menatap sang ibu "bu apakah mereka akan melakukannya dengan baik aku takut kalau mereka gagal membuat Ayaka celaka, aku ingin gadis itu tidak bisa bersanding dengan yang mulia"
"iya sayang aku juga tidak ingin gadis itu bersanding dengan yang mulia, kau tahu dia mungkin ayahnya seorang perdana menteri tapi sikapnya itu sangat kampungan"
Sedangkan di istana saat ini semua orang menunduk memberi hormat pada Yosaka
"yang mulia, apakah anda akan menghukum mereka semua" ucap Ayaka
"mungkin" jawabnya datar
Ayaka terkejut "yang mulia saya mohon jangan hukum mereka apa lagi keluargnya"
Yosaka menatap dengan pandangan tidak percaya "kau ingin mengampuni mereka Ayaka mereka ingin menyakiti mu dan.." ucapan Yosaka terhenti saat sang ibu datang
__ADS_1
"nak ada apa ini dan Ayaka sayang ada spa dengan mu" tanya sang ibu suri
Sebelum menjawab Yosaka langsung menjawab "mereka yang hampir mencelakakan nya ibunda"
Sang ibu terkejut dan langsung menatap gadis itu "apa benar sayang kau kau tidak apa apa kan" tanyanya khawatir.
"Saya tidak apa yang mulia ibu suri, anda tidak perlu khawatir" ucap Ayaka sambil tersenyum
Saat itu sang raja kedua pun datang
"siapa mereka putraku"
"mereka adalah orang orang yang hampir menyakiti calon putri mahkota ayahanda"
Saat itu ayah dari Ayaka pun datang
"yang mulia kaisar" ucapnya memberi hormat
Dan ia terkejut saat melihat putrinya
"Ayaka kenapa kau ada disini dan kenapa wajah mu pucat nak" tanya sang ayah khawatir
"Tida ayah aku baik baik saja, hanya saja" ucapan gadis itu terhenti saat
"paman maafkan aku" sela Yosaka
Hiroshi bingung dia tidak mengerti kenapa Yosaka menyalahkan dirinya dirinya
"yang mulia mengapa anda berkata seperti itu, semua ini bukan salah anda" Ayaka tidak setuju.
Tidak lama segerombolan orang yang hampir mencelakai Ayaka
"yang mulia siapa mereka, dan apa hubungannya dengan putri hamba" tanya Hiroshi
"kau tahu Hiroshi mereka hampir mencelakai putri mu" ucap kaisar kedua
"Ayaka, bagaimana bisa kau bertemu dengan mereka" tanya sang ayah
"saya tidak tahu ayah, karena saat itu saya ada di sebuah toko dan waktu saya keluar mereka dengan paksa menarik tangan saya dan untungnya ada yang mulia" sambil menatap kearah Yosaka.
"Hiroshi pernikahan ini lebih baik dipercepat, aku yakin banyak yang tidak senang jika Ayaka menjadi putri mahkota kerajaan kegelapan"
"baiklah 2 hari lagi kita akan melakukan pengobatan sekaligus pernikahan putra putri kita" ucap raja kedua.
Keesokan harinya gadis Fujiki itu semakin dilanda kekhawatiran
"kenapa pelayan yang aku kirim tidak memberi kabar sama sekali"
Sang ibu yang melihat putrinya tidak tidur semalaman pun khawatir
"nak jangan begini, kau sudah semalaman tidak tidur" ucap sang ibu
"dimana pelayan itu ibu kenapa kenapa dia belum juga memberi kabar" tanya Harana.
Saat ini kerajaan sedang sibuk sibuknya karena tidak lama lagi pernikahan Yosaka dan ayaka digelar.
Dan seorang pelayan misterius mengendap endap hendak keluar namun
"aku harus melaporkan ini pada nona Harana kalau rencananya gagal total" saat itu seseorang memergokinya
"apanya yang rencananya gagal" ucap orang itu
Pelayan itu terkejut saat mendengar suara itu
"oh jadi kau mata mata dari yang ingin menyakiti nona Ayaka"
pelayan itu menggeleng "tidak. sa saya buka mata mata tuan" ucapnya ketekunan
Namun orang itu tidak mempercayai kata katanya
"lebih baik kau jelaskan didepan yang mulia yosaka dan kaisar kedua" ucapnya sambil menyeret pelayan itu
"tidak saya mohon jangan seret saya" ucapnya
Sedangkan didalam Ayaka sedang dirias dengan sangat cantik
"Ayaka, kau sangat cantik sayang" ucap sang ibu
__ADS_1
"ibu apa ini tidak apa jika menikah dadakan seperti ini"
Sang ibu "apa maksud mu sayang" tanyanya
"bukankah Harana juga mencintai yang mulia, kalau seperti ini" ucapnya terputus saat
"sayang cinta tidak bisa dipaksakan dan cinta itu tidak bisa memilih harus dengan siapa, tapi cinta itu dirasakan dan jatuhnya ada padamu yang mulia mencintai mu dengan tulus"
Sedangkan diruangan lain Yosaka sudah rapi dengan pakaian kerajaannya
"sudah saat aku mendeklarasikan ini"
Sedangkan pelayan itu saat ini berada dipenjara "tolong tolong keluarkan saya dari sini" pintanya
"heh, setelah pernikahan ini selesai kau akan di adilli" ucap penjaga
Mendengar itu pelayan itu terkejut tubuhnya bergetar "tidak jangan adili saya, hiks saya terpaksa melakukan ini" ucapnya
Sedangkan penjaga itu tidak peduli dengan apa
yang dikatakan pelayan itu
Tidak lama acara dadakan itu pun dimulai semua pun menatap penuh kekaguman
"cantik sekali permaisuri Ayaka" puji pelayan
"kalian jangan terlalu memuji" ucap ayaka merendah
saat itu panglima kerajaan kegelapan sangat terkejut saat melihat jika ada sebuah acara
"kuma di istana ada acara apa"
kuma "anda tidak tahu jika sekarang ada acara pernikahan"
Kyuta terkejut mendengar itu"memangnya siapa yang menikah"
Kuma "yang mulia putra dan putri perdana menteri Ayaka"
Mendengar itu kyuta terkejut dan ia pun bergegas melihat kedepan dan benar saja acara mereka hampir selesai
Betapa terkejutnya kyuta ia dan putrinya merencanakan agar membuat putri dari Hiroshi tidak dapat bersanding dengan Yosaka namun rencananya gagal karena dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau musuhnya lah yang saat ini bersanding dengan Yosaka.
Sedangkan dirumahnya harana marah besar karena orang yang ia suruh malah tertangkap
"dasar bodoh tolol, dasar tidak berguna!!!" teriaknya
sang ibu mencoba menenangkan mamun
"sudah sayang kau seperti ini percuma kita tidak dapat menghentikannya"
harana "ibu sampai kapan pun aku tidak akan pernah merasakan bahagia sebelum melihat mereka menderita"
Saat itu yosaka yang mendengar itu pun
"oh jadi kau yang melakukan ini semua harana"
mendengar itu Harana terkejut bukan main
"ya yang mulia, a aku"
"Cukup!!, Ayaka salah apa padamu haah!!!, apa dia menikah dengan ku kau tidak senang heh, bagus lah jadi pilihan ku ternyata tepat aku memilih gadis yang sangat tepat" ucap sang putra mahkota.
"Dengar ini Harana walaupun aku mengenal mu lebih dahulu dibandingkan mengenal Ayaka aku tidak akan pernah memilih mu sebagai permaisuri kau itu wanita yang sangat ambisius bahkan aku tidak ingin melihat mu lagi" setelah mengatakan itu Yosaka pergi namun
Ayaka "aku tidak menyenangkan kau yang melakukan ini Harana, kau tahu aku tulus mencintai yang mulia, bukan semata mata dia adalah calon raja, seandainya dia bukan raja sekali pun aku akan tetap mencintainya"
Mendengar itu Harana "aku tidak peduli dengan cinta mu itu, pokoknya akan dibalas semua yang sudah kalian berikan padaku lihat saja nanti
**Dan disitulah dendam Harana pada Ayaka dengan menjodohkan putrinya agar mampu menghancurkan yosaka lewat pernikahan Minami.
bersambung**
sambil nunggu kelanjutannya ayo baca cerita ku yang lain semoga terhibur
__ADS_1
dimohon like vote dan komennya