Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 18


__ADS_3

"Aku akan menceritakan semuanya tapi lila kau harus tahu hanya kau yang ada didalam hatiku, mungkin kau bilang kita baru kenal tapi Lila apa kau merasa ada sesuatu saat kau melihat ku" tanya nya.


mendengar itu Lila pun terdiam sambil menunduk


"Entah lah tuan tapi saat melihat mu saya merasa jika ada sesuatu dengan anda, tapi saya tidak tahu apa itu"


Mendengar itu kanoko pun tersenyum


"Aku sudah berusaha mengingat apa itu tapi saya tidak bisa"


"Kau tidak perlu memaksakan diri lila, kerena suatu saat kau akan mengetahuinya"


Mendengar itu Nalila pun mengangguk


"Lila sebenarnya kau ada dimana kenapa baru pulang" tanya pemuda itu


Mendengar pertanyaan itu Nalila pun menunduk


"maafkan aku tuan, aku salah" ucapnya takut.


Melihat wajah takut gadis itu kanoko pun berusaha untuk bangun dan meraih tubuh mungil Nalila dan mendekapnya


"Lain kali jika ingin pergi kau harus minta izin pada nenek mu atau padaku agar kita semua tidak khawatir"

__ADS_1


Nalila "baiklah tuan lain kali saya akan memberitahu anda saya akan pergi, dan saya tidak akan membuat anda khawatir"


Dan saat Kanoko memeluknya ia pun sangat bahagia kerena baginya batu pertama kali ia diperlakukan selembut ini oleh seseorang pria.


Wajahnya merona membuat Kanoko harus ekstra sabar menahan gejolak yang ada pada pada dirinya


"ingat ini baik baik lila kemana pun kamu pergi beritahu padaku atau pada nenekmu jangan sampai membuat mereka khawatir, apa kau faham"


"Baik tuan Lila janji" ucapnya


"Hn bagus" dan setelah mengatakan itu Kanoko pun dengan perlahan melepaskan pelukannya pada gadis cantik itu.


namun ia baru ingat


Mendengar itu Kanoko menggeleng


"Aku baik baik saja lila aku tadi mungkin hanya terlalu khawatir" ucapnya lembut


Mendengar itu Nalila pun menunduk, melihat ketakutan dari gadis itu Kanoko pun


"sstt, tenang lah aku baik baik saja kau tidak perlu secemas itu"


"Apa anda yakin sudah merasa lebih baik" tanya gadis itu penuh selidik

__ADS_1


"Iya"


Sedangkan tidak jauh hajime yang melihat interaksi sang tuan dan juga gadis itu pun tanpa sadar tersenyum ia tidak menyangka raja yang sangat kejam bisa bersikap selembut ini pada seorang gadis.


Karena dulu yang ia tahu kalau kaisarnya ini sangat lah dingin bahkan ia tidak segan segan mencambuk siapa saja yang ia mau terutama Minami yang kini menjabat sebagai permaisuri dikerajaannya.


Pada saat asyik menatap keduanya, tiba tiba ada seseorang menepuk pundaknya


"Apa yang anda lihat tuan hajime" tanya orang itu yang tidak lain adalah nenek Choi.


"Eh, nenek kau membuat ku terkejut saja" ucap lelaki itu terkejut


"Maaf membuat mu terkejut tuan tapi saya perhatikan sejak tadi anda selalu melihat interaksi tuan Kosuke dan cucu saya sambil tersenyum memangnya ada apa" tanyanya penasaran


Mendengar pertanyaan itu hajime pun hanya diam


"Apa ada yang aneh dengan mereka berdua" tanyanya lagi.


Hajime menggeleng pelan "tidak nek saya hanya merasa senang karena ada yang bisa membuat tuan muda ku tersenyum dan itu cucu anda"


Mendengar itu Choi pun sebenarnya penasaran sekaligus curiga dengan ucapan Hajime.


"Apa yang sebenarnya anda katakan, memangnya apa yang terjadi pada tuan muda Kosuke" tanyanya penuh penasaran

__ADS_1


🍥 Bersambung 🍥


__ADS_2