
Nenek Choi pun menunggu penjelasan Hajime
"Nek saya sebenarnya tidak berhak menceritakan ini karena harus izin dari tuan muda saya terlebih dahulu"
Mendengar itu Choi pun tidak bisa memaksakan kehendaknya
Namun Siapa sangka rupanya Kanoko mendengar percakapan mereka berdua dari kejauhan karena saat ini pemuda tampan itu sedang bersama dengan Nalila.
Sedangkan Nalila yang melihat pria itu menatap kearah lain pun mengikuti arah pandang kanoko.
"Apa yang ada lihat tuan" tanya Nalila
Mendengar pertanyaan itu pria itu kembali menatap gadis yang berada didepannya
"Hn, bukan apa apa Lila" ucapnya lembut
Namun sepertinya gadis manis itu tidak percaya
"Benarkah, tapi kenapa saya perhatikan sejak tadi menatap nenek dan paman Hajime"
"Hn, begitu kah"
"Iya"
Tiba tiba sang kaisar kanoko berdiri dan menatap Hajime dan Choi
"Apa yang kalian berdua bicarakan" tanyanya lantang
__ADS_1
Mendengar itu keduanya pun terkejut hajime langsung menunduk sedangkan perempuan tua itu memberanikan diri menatap Kanoko, tapi apa yang ia lihat adalah seorang pemuda penuh kharisma dengan wajah memakai topeng disebagian wajahnya dan itu membuatnya terkejut dan kemudian menunduk
Melihat keterdiaman mereka berdua Kanoko pun
"Ayo kemari lah" ucapnya dan nalila pun segera menghampiri sang nenek
"Ayo nek ikut dengan kami san duduk bersama kau tidak perlu takut tyan muda orang yang sangat baik" ucap gadis manis itu
Mendengar itu mau tidak mau Choi pun mau ditarik kesana
"Sebenarnya apa yang kalian bicarakan apa dan sepertinya nenek menyembunyikan sesuatu dari Lila"
Mendengar itu Choi pun terkejut, dan terdiam sedangkan kanoko dan hajime mereka saling pandang
"Kenapa kalian semua diam ada apa sebenarnya" tanya gadis itu
Mendengar pertanyaan itu Kanoko pun menghampiri Nalila
Tidak lama
"Cucu ku Lila, apa kau tidak penasaran siapa sebenarnya tuan muda" tanya sang nenek
Mendengar itu Lila pun menatap sang nenek dengan terkejut
"Apa yang nenek katakan, memangnya ada apa dengan tuan muda" tanyanya bingung
"Lila, nenek mu merasa mungkin kita baru kenal dia hanya ..." ucapan Kanoko terputus saat
__ADS_1
"Bukan itu maksudku tuan, tapi pada saat saya melihat anda saya melihat sosok seorang pria berkharisma dan berjiwa jika dia adalah seorang penguasa" jelas Choi
Mendengar itu Nalila menatap kanoko namun entah ia mengingat sekelebat bayangan yang menggambarkan sepasang muda mudi berlari bersama dengan pakaian kerajaan.
Sedangkan Kanoko yang melihat gadisnya itu melamun pun menepuk pundaknya
"Lila, ada apa, kenapa kau jadi melamun, apa yang kau fikirkan" tanya Kanoko khawatir
Serasa ada yang menepuk pundaknya nalila pun terkejut
"Eeh , tuan ada apa" tanyanya balik
"Apa yang kau fikirkan" tanyanya lagi
"Tidak ada, tidak ada kok tuan" ucap gadis itu berbohong
'Aku, tidak mungkin mengatakan apa yang aku lihat tadi kan, tapi itu bayangan siapa dan kenapa aku tidak bisa melihat wajahnya' inner Nalila
Melihat calon kekasihnya kembali melamun Kanoko pun diam diam menggunakan kekuatannya
Dan tidak lama dia pun tersenyum
'Ini dia yang aku inginkan, kalau kau mulai mengingat kenangan kita, kisah cinta kita dan perpisahan kita hanya kerena kau berada disurga sedangkan aku dicap ibumu sebagai anak pembunuh dan karena itu kita terpisah' ucap Kanoko dalam hati .
"Lila, apakah kau tidak penasaran siapa aku sesungguhnya"
Mendengar itu Nalila pun menunduk
__ADS_1
"Aku...."
🍥 bersambung 🍥