
Setelah mengatakan itu Ryuta pun menuju istana untuk memberi salam pada yosaka dan istrinya permaisuri Ayaka
"selamat yang mulia dan permaisuri semoga berbahagia" ucapnya dengan setengah hati
Ayaka dan yosaka mengangguk, namun sang kaisar tahu jika Ryuta mengatakan itu dengan terpaksa pun menggeleng .
"aku tahu kau ingin menjodohkan putrimu dengan putra ku, maaf mungkin mereka tidak berjodoh" ucap raja kedua.
Ryuta menunduk dengan tangan terkepal erat, dia tidak menyangka saingan nya lah yang harus menang namun saat ia tahu jika ada keluarga bangsawan yang ternyata bisa menyaingi keluarga kerajaan.
Siapa yang tidak tahu Keluarga tachimi adalah keluarga bangsawan no 2 Matsui adalah seorang jendral perang dan dia memiliki seorang putra bernama Mishugi Tachimi.
Dan Ryuta kini mengincar Mishugi karena ia yakin jika putrinya menikah dengan putra Matsui itu kehidupan akan terjamin.
"Anda benar yang mulia, kita tidak bisa memaksa kehendak tuhan"
Raja kedua pun mengangguk "kau orang yang baik, jadi kau bisa beri pengertian pada putri mu"
Saat itu tidak lama matsui muncul dan memberi hormat pada raja kedua
"yang mulia bagaimana apakah akan kita lakukan hari ini"
Sang raja "yaa kau lakukan sesuai yang kita inginkan"
Ryuta bingung, apa yang ingin mereka lakukan, ia pun berinisiatif bertanya
"yang mulia kalau boleh tahu ada apa dan apa ysng ingin jendral Matsui lakukan"
Sebelum raja kedua menjawab ternyata Matsui lah yang menjawab
"Yang mulia raja ingin melakukan pembersihan dan beliau meminta ku untuk menanganinya"
Mendengar itu Ryuta terdiam , namun tidak lama yosaka muncul sambil berkata
"Bagaimana jika tuan Ryuta ikut andil dalam misi ini" ucap Matsui tiba tiba
Dan itu sangat mengejutkan Ryuta, ia tidak menyangka akan di ajak oleh Matsui
"kau mau kan tuan Ryuta"
Tentu saja Ryuta mau karena dengan begini ia akan cepat akrab dengan keluarga bangsawan tachimi
"Tapi apakah yang mulia mengijinkan aku ikut, aku takut beliau tidak mengijinkan nya" ucapnya pura pura menolak
Padahal dalam hatinya ia sangat berharap jika ia ikut dalam misi ini dengan begitu akan sangat menguntungkan baginya
Saat itu sang kaisar pun berucap "aku mengijinkan mu ikut perdana menteri tapi ingat ini dengan adanya kau ikut harusnya pekerjaan ini akan semakin mudah kan" sambil menatap Matsui
Matsui yang ditatap hanya tersenyum sedangkan Ryuta menunduk ia tahu sang kaisar pasti sedang meledeknya saat ini
"maafkan aku, aku tidak bermaksud meledek mu aku hanya ingin menyemangati mu saja, dan aku yakin kalian berdua bisa melakukan tugas ini" ucapnya
Matsui pun menunduk "terima kasih yang mulia, semoga kami bisa dengan cepat melakukan tugas ini dan kerajaan kita bisa menguasai tempat itu"
Ryuta dan Matsui segera pergi menuju lokasi namun saat diperjalanan mereka pun bercengkrama sambil menunggang kuda
"tuan jendral, apakah tugas mu seperti ini" tanya Ryuta basa basi
Matsui pun menjawab "tidak juga biasanya aku mengawasi dan memerintah saja, tapi sepertinya kaisar kedua meminta ku secara pribadi untuk melakukan tugas penting ini, jadi mau tidak mau harus dilakukan dan aku sangat bersyukur kau mau ikut andil"
__ADS_1
Ryuta pun tersenyum kecut sambil membatin
'Jika saja tidak untuk mencarikan jodoh untuk putri ku untuk apa aku repot ikut seperti ini' innernya
Ryuta pun mencoba mencairkan suasana lagi
"lalu kenapa putra mu tidak ikut"
Matsui "mungkin saat ini sedang bersama gadis itu"
Mendengar kata gadis itu Ryuta bingung, apakah putra dari orang ini sudah memilki kekasih namun dilihat dari gelagatnya seperti orang ini tidak setuju
"kenapa, apa kau tidak menyetujui hubungan putramu dengan gadis itu"
Matsui mengangguk "iya aku tidak menyetujui nya, kau tahu gadis itu tidak sederajat denger keluarga Tachimi dia dari keluarga rendahan"
Mendengar itu Ryuta diam diam menyeringai
'Ini dia yang aku inginkan, aku akan mempengaruhinya , dengan begitu dia akan menjodohkan putranya denger putriku' innernya licik
Tidak terasa mereka berdua sampai ketempat tujuan
yaitu sebuah tempat yang kini banyak musuh dan kini perkelahian pun terjadi dengan kekuatan sihir yang di miliki Matsui dan dibantu oleh Ryuta
Kepulangan mereka disambut meriah oleh keluarga masing masing dan juga sang raja yang sangat bangga akan keberhasilan mereka
"Aku sangat bangga kalian telah berhasil membuat negeri kita menguasai tanah itu"
Yosaka yang melihat itu tersenyum selamat untuk kalian berdua"
Matsui tersenyum dan mengangguk "terima kasih yang mulia"
"oh iya Ryuta, dua hari yang lalu putra ku bilang kau ingin bertemu dengan ku dan juga istri ku memang ada apa" tanyanya tiba tiba
Ryuta terdiam sejenak "begini, sebenarnya ada yang ingin ku bicara kan pada mu tapi ku lihat putra mu sudah memiliki kekasih hati jadi" ucapannya terhenti
Matsui mengerti apa yang dimaksud oleh Ryuta
"yaa aku paham maksud mu, dan untuk putra ku, sebenarnya aku tidak terlalu suka dengan gadis yang ia cintai saat ini"
Mendengar itu diam diam diam Ryuta menyeringai
'Saat nya aku mempengaruhinya agar dia menjodohkan putranya dengan putriku' innernya
Matsui pun melanjutkan ucapannya "kau tahu kami semua keluarga bangsawan sedangkan gadis itu hanyalah anak dari seorang pelayan dirumahku"
"oh iya, lalu bagaimana dengan putrimu apakah dia sudah mendapatkan pengganti yang mulia kaisar, aku tahu putrimu sangat mencintai yang mulia"
Ryuta menunduk sedangkan Minami merasa tidak enak "maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk mengungkit itu"
Ryuta menggeleng "aku tahu, tapi" ucapannya terputus
"bagaimana kalau putraku bertemu dengan putrimu, siapa tahu putra ku dapat menghibur putrimu"
Mendengar itu Ryuta mengangguk "mudah mudahan, semoga saat bertemu dengan putramu, putriku akan merasa lebih baik"
Sedangkan dikediaman fujiki terlihat seorang gadis dengan pakaian putih seperti orang sedang berkabung dengan tatapan kosong, sang ibu yang melihat itu pun sangat sedih
"nak jangan seperti ini terus, kau harus bangkit jangan seperti ini sayang" ucap sang ibu
__ADS_1
Harana tetap diam, namun "kembali kan milikku" ucapnya tiba tiba
Sang ibu tahu siapa yang dimaksud sang anak, siapa lagi kalau bukan yosaka
"kau tahu nak masih banyak laki laki yang lebih tampan dari sang kaisar"
Harana "tapi yang paling aku cinta adalah yosaka bukan yang lain ibu"
"tapi kalian tidak berjodoh sayang, kau sudah melakukan banyak cara, untuk membuat mereka menjauh namun apa hasilnya nihil kan"
Harana menatap tajam kepada sang ibu
"Ibu, seharusnya kau mendukung ku dan. membantu ku namun sepertinya kau sangat senang jika aku tidak berjodoh dengan yang mulia, atau jangan jangan ibu juga ikut andil dalam pernikahan ayaka dan yang mulia ibu lebih mendukung ayaka bodoh itu ketimbang putri ibu sendiri" tuduhnya
Plaaakkk
Sebuah tangan melayang menyambar pipi mulus harana
"berani sekali kau menuduh ibu mu sendiri melakukan itu nak"
"kau tahu aku juga berusaha melakukan berbagai macam cara agar kau dapat bersatu dengan kaisar tapi ini bukan kehendak kamisama"
Harana hanya bisa menangis mendengar ucapan sang ibu
sang ibu pun menghampiri harana
'nak ibu tidak bermaksud menamparmu tapi apa yang kau katakan tadi sudah sangat keterlaluan"
Harana menunduk dan ia pun menyesal
"hiks maafkan aku ibu aku tidak bermaksud menyalahkan mu, tapi mau bagaimana lagi tidak ada laki laki yang bisa menggantikan yang mulia"
Sang ibu "nak aku tahu kau begitu mencintai yang mulia tapi mau bagaimana lagi kau dengan yang mulia tidak berjodoh, kau harus bisa menerima ini, nak ibu yakin pasti ada seorang pria yang akan melebihi yang mulia"
harana yang mendengar itu pun menatap sang ibu
"Benarkah bu, apakah aku bisa mendapatkan lebih yang mulia"
Sang ibu mengangguk "iya sayang"
Dilain tempat Mishugi saat ini bersama sang ayah
"nak kau harus menerima ini, kau harus bisa melupakan gadis itu dan menerima perjodohan ini"
Mendengar itu Mishugi tetap dengan pendiriannya
"aku tidak mau, ayah cinta tidak bisa dipaksakan, aku tidak bisa mencintai gadis fujiki itu"
Mendengar itu Matsui pun menatap tajam
"jika kau tetap tidak mau menuruti perintah ayahmu ini , aku akan buat gadis itu menderita lihat saja!"
Setelah mengatakan itu Matsui pun pergi sedangkan Mishugi menahan amarahnya
"apa apaan ini, dasar tua bangka"
**Bersambung
vote sebanyak banyaknya**
__ADS_1