Tambatan Hati Kaisar Kegelapan

Tambatan Hati Kaisar Kegelapan
Chapter 23


__ADS_3

...🌺 Selamat Membaca 🌺...


Mereka masih berpelukan dan itu disaksikan oleh. nenek choi dan Hajime


"Jadi setiap malam anda selalu ada di sisi saya"


Kanoko mengangguk sebagai jawabannya


"Lalu kenapa anda tidak mengatakan identitas anda" tanya gadis itu.


"Aku ingin mengatakannya, tetapi saat itu aku takut kau akan menjauhiku saat tahu status ku" ucap pemuda tampan


"Jadi anda sengaja menyamar menjadi orang biasa dan datang kedunia manusia, tapi untuk apa anda datang kesini"


Kanoko masih setia menatap wajah polos Nalila


"Aku datang kesini untuk manemuimu Lila"


Mendengar itu Nalila terdiam


"Jadi anda masih menganggap saya sebagai pengganti kekasih anda" ucapan Nalila terhenti


"Tidak kau adalah dia, kau bukanlah pengganti Lila," sambil memegang kedua pundak gadis manis itu


"Dengar kau adalah Adhura ku, namun jika kau masih ingat kau pasti melihat didalam mimpi itu kita berdua loncat dan masuk ke dalam jurang api, apa kau masih ingat Lila" tanya Kanoko


Mendengar itu Lila pun mencoba mengingat mimpi itu.


Tidak lama mata batinnya melihat dua orang sedang berlari


flashback


800 tahun yang lalu


"Pangeran kita akan pergi kemana" tanya gadis itu


"Kita harus pergi dari sini putri, kau tahukan orang tua kita tidak menyetujui hubungan ini" ucap sang pangeran


Keduanya masih terus berlari dan dibelakang ada banyak prajurit yang terus mengejar mereka berdua dan seorang wanita cantik


"Hei putra pembunuh kau mau bawa kemana putriku" teriak wanita itu


Mendengar itu sang gadis pun menghentikan aksi larinya


"Ibunda apa yang kau katakan pangeran bukanlah seorang pembunuh dan lagi pula itu masa lalu ibu" ucap gadis itu yang tidak lain adalah Adhura putri dari wanita itu

__ADS_1


"Kau tidak tahu dan kau tidak merasakannya putriku, kau tahu yang ayahnya bunuh adalah ayahmu dan apa ini kau dengan mudahnya melupakan ini heh, kau pasti sudah sihir olehnya" ucap wanita itu


Gadis itu tidak setuju akan ucapan sang ibu


"Ibu kau tidak boleh menghina pangeran Zeming dia tidak bersalah dan jika kau terus begini ayahanda pasti sedih bu"


Mendengar itu sang ibu pun terdiam namun


"Adhura tinggal kan dia kembali lah pada Ibunda sayang" pinta wanita itu


"Tidak ibu, aku tidak akan melepaskan pangeran lagi, walaupun kau dan juga yang mulia raja kegelapan tidak merestui kami, kami tidak perduli lagi" ucap gadis itu.


"Yang mulia saya juga sangat mencintai putri anda dan saya tidak akan pernah melepaskannya" ucap pria itu.


Mendengar itu Agora pun marah besar


"Kau tidak akan bisa bersatu dengan pemuda itu Adhura"


Mendengar itu keduanya pun terkejut dan menoleh kearah wanita itu


"jika begitu" ucapan Adhura pun terhenti sejenak dan mereka pun saling pandang dan tidak lama keduanya mengangguk


"Ibu, mungkin ini pertemuan kita yang terakhir" ucap gadis itu


Mendengar itu Agora tidak mengerti


Sedangkan Adhura langsung menggenggam tangan sang pangeran


"Apa kau mencintai ku pangeran" tanya gadis itu


Sedangkan yang ditanya tersenyum lalu menjawab


"Tentu saja aku sangat mencintaimu putri Adhura"


Mendengar itu Agora tidak habis fikir


"Dengar kalian tidak akan pernah bersatu kau dengar kalian tidak akan pernah bersatu"


"Jika aku tidak bisa bersatu dengannya didunia ini maka kami akan bersatu di kehidupan selanjutnya" ucap Adhura


Setelah itu mereka pun sampai disebuah jurang api dan sang ibu sangat terkejut saat melihat itu didepan putrinya


"Awas nak kau tahu didepan mu ada" ucapan Agora terputus saat


"Kenapa ibunda apa yang kau takutkan, bukankah ini yang engkau inginkan" selanya

__ADS_1


"Tidak nak ibu tidak menginginkan ini sayang" ucap sang ibu


"Tapi ibu menginginkan ini, hiks kalau ibu tidak menginginkan ini kenapa ibu tidak membiarkan aku bahagia dengan pangeran bu kenapa!!" ucapnya


"Ibu aku faham kau memiliki dendam pada ayahnya tapi apa salah anaknya, dia tidak tahu apa apa"


Mendengar itu Agora pun marah


"Heh, dia tidak mungkin tidak tahu apa" namun


"Cukup!! Ibunda jika kau tidak mau merestui kami tidak apa tapi jangan menuduh pangeran jika terlibat dalam masalah mu itu" ucap Adhura


"Ibu ku harap suatu saat kita akan bertemu lagi dan saat itu kau mau menerima ku dan juga pangeran"


Setelah itu mereka berdua pun mulai mundur selangkah demi selangkah


"pangeran semoga kau tidak melupakan aku" ucap gadis itu sambil menatap pria disampingnya


"Putri aku tidak akan pernah melupakan mu yaa walaupun kisah cinta kita hanya sebentar tapi ini sangat berarti untuk"


setelah mengatakan itu keduanya pun melompat ke dalam jurang api itu


Sedangkan Agora pun menjerit saat melihat putri tercintanya masuk dalam api yang menyala


"Anak kuuu"


Flashback off


Kembali ke masa sekarang Nalila pun membuka matanya dan melihat Kanoko menatapnya penuh khawatir


"Apa yang kau lihat Lila" tanyanya


"Kisah kita tuan" ucapnya


"Ternyata wanita itu adalah aku dan pemuda itu adalah kau, dulu kita tidak direstui bukan"


Mendengar pertanyaan itu Kanoko pun menunduk dan tidak lama mengangguk


"Dan selama 800 tahun kau menyimpan kenangan ini dan luka ini sendirian bukan" tanyanya lagi.


Kanoko kembali mengangguk


"Kau jahat hiks" ucap gadis itu tiba tiba


**bersambung

__ADS_1


Ayo like sebanyak banyaknya**


__ADS_2