Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Ep.11 Visual pemeran pendukung,dan sambungan


__ADS_3

Bobi Mahesa, dan Anita. Pasangan Suami istri ini, adalah orang tua dari Adrian, dan mereka sama sekali tidak pernah mempermasalahkan Adrian menikah dengan siapa saja, sekalipun wanita itu dari keluarga miskin.




Ayah Stella kanna.



Saat pintu terbuka, dia begitu terkesima dengan penampilan Adrian. Pria itu, terlihat begitu tampan.


" Malam" Serunya lagi, hingga membuat gadis cantik itu terjaga.


"Ehh.. ma, malam." Dengan rasa gugup, yang tengah menyelimuti.


Ayo masuk!" Pintanya, dengan mempersilahkan Adrian masuk kedalam kamar kosny.


Tersenyum, dan melangkahkan kaki masuk kekamar kos itu


"Maaf, kalau karena kamar sempit."Seru Dara, yang merasa malu saat Adrian memperhatikan seisi kamarnya.


"Aku suka kamarnya, sangat nyaman. Oh.. ini. Ada makanan kecil, dan beberapa minuman, yang tadi aku beli." Serunya dengan menyerahkan satu buah kantong plastik yang berisi makanan ringan, dan minuman pada Dara.


"Terima kasih." Jawabnya, dengan menerima meraih dari kantong itu, dari tangan Adrian.


"Oh iya, bagaimana kalau kita langsung ngerjain tugas kuliahnya sekarang saja." Ucap Adrian, yang memecahkan keheningan.

__ADS_1


"Oh iya, ayo."


Duduk bersilah dilantai, dengan mengeluarkan buku-buku tasnya.


"Adriann" panggil Dara pelan.


"Iya."


"Maaf" Tapi soal yang ini aku gak ngerti, kamu bisa jelasin gak." Pinta Dara, dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, karena merasa malu dengan pria tampan itu.


"Mana sini?! biar aku jelasin." Pinta Adrian, dengan mulai menerangkan tugas-tugas kuliah yang tidak dimengerti oleh Adrian.


"Sudah tampan, pintar, kaya lagi. Pribadinya juga sangat baik, dan juga sopan.Sendainya saja


aku bisa menjadi orang terpenting dalam hidupnya, aku akan menjadi wanita paling beruntung didunia ini.Karena dia sangat begitu sempurna." Bathin, yang begitu mengagumi kepribadian lelaki tampan itu.


" Iya" Jawab Adrian, dengan sejenak menghentikan kegiatannya, dan menatap lekat gadis berambut panjang itu.


"Kamu beneran gak punya pacar?" Tanya Dara, dengan raut wajah yang terlihat begitu penasaran.


Seketika dia menatap lekat wajah cantik itu, dan begitu penasaran.


"Kenapa tiba - tiba kamu menanyakan itu?" Pertanyaan balik, yang terlontar dari bibir lelaki tampan itu.


"Maaf" memang aku gak boleh tanya soal itu ya? kita kan berteman! jadi aku rasa tidak ada salahnya jika aku menanyakan soal itu." Tanyanya, sembari tertawa kecil,untuk menghilangkan ketegangan.


Tiba-tiba saja Adrian teringat kembali kemasa lalunya, dimana sampai ia harus pindah kuliah, saat memergoki wanita yang di cintainya, tengah bermesraan dengan pria lain di dalam kamar.

__ADS_1


Padahal saat itu, ia berniat serius menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya, tapi sayang semua impiannya sirna seketika.


Dan untuk melupakan masalalunya yang begitu menyakitkan, Adrian memutuskan untuk pindah kuliah ke Bali.


"Maaf Dara, tapi pertanyaan kamu itu aku tidak bisa menjawabnya, bisakah kamu menanyakan hal yang lain?" Pintanya, karena ingin mengubur dalam- dalam masalalunya.


"Aku bingung mau menanyakan apa, kamu saja yang bertanya sama aku." Pinta Dara tersenyum, yang berusaha mencairkan suasana yang sedikit tegang, akibat pertanyaannya terhadap Adrian.


" Baiklah, aku yang akan menanyakan sesuatu


sama kamu sekarang."


Pandangan berubah serius, saat mendengar ucapan temannya itu, mengernyitkan dahi , dan terlihat ia sedikit bingung dengan apa yang akan ditanyakan Adrian.


"Memang kamu mau nanyain apa sih Adrian?" Dengan menatap lekat, wajah tampan itu.


"Kamu sudah pernah jatuh cinta gak?!"


" Hampir, tapi gak jadi"Jawabnya menggantung.


"Kok hampir tapi gak jadi, jawaban kamu sedikit gak masuk akal deh Dara, mana ada seperti itu." Protes Adrian.


"Susah di jelasinnya, aku juga bingung bagaimana harus menjelaskan sama kamu."Jawabnya cengengesan.


"kamu itu lucu Dara!" Seru Adrian, dengan mencubit pipi gadis itu, dan tersenyum menatapnya.


Seketika meringis kesakitan, dengan berpura - pura kesal

__ADS_1


"Kamu apa - apaan sih?! sakit tau.." Dengan menampilkan wajah juteknya.


__ADS_2