
🏢 Apartemen🏢
" sayangg!! panggil Dara manja
" memmm, jawabnya sambil terus menatap layar laptopnya.
" kita kan udah mau menikah, kamu udah tau cara melakukan malam pertama belum,? tanya nya tersenyum malu
Adrian seketika menaikkan sebelah alisnya, dia merasa aneh dengan pertanyaan kekasihnya itu.
" jadi kamu meragukan kemampuan ku yaa, kamu pikir aku tidak bisa melakukan itu" ucapnya dengan nada kesal
" gaa, sayang akukan cuman nanya aja, bagaimana sayang kalau kita latihan dulu, sebelum kita betul - betul melakukannya" ucapnya dengan wajah sedikit cemberut
" Dara" Dara, kamu itu yaa udah kuliah tapi otaknya masih aja lambat, mana ada pake latihan segalah"
" maksud aku ,kita nonton teorinya gitu sayang, ucapnya tersenyum
" jangan bilang kamu habis nonton film gituan, untuk tau bagaimana caranya melakukan
Seketika wajah Dara, sedikit gugup karena memang ia ,dan Dina tadi sempat menonton film dewasa yang di simpan Dina pada laptopnya.
" ga,ga ko sayang, ucap Dara berbohong sambil menggeleng- gelengkan kepalanya.
" nonton juga ga apa - apa ,supaya nanti kalau malam pertama kita kamu bisa tau bagaimana caranya memuaskan suami mu" ucap Adrian sambil tersenyum mesum menatap calon istrinya.
__ADS_1
" tentu sayang aku akan menonton sebanyak mungkin" sambil cekikikan
" ohh, iya sebentar dandan yang cantik , malam ini aku mau kenalin kamu sama kedua orang tuaku, kita akan makan malam di sana" ucap Adrian menatap Dara
" apaaa!!, kita akan pergi kerumah mu? tanyanya dengan ekspresi terkejut
" iya, aku ingin kamu dandan yang cantik, dan ingat jangan membantah karena aku tidak terimah penolakan"
" tapii sayanggg akuuu" ucapnya terputus karena sebenarnya Dara ada rasa sedikit takut, karena mengingat perbedaan mereka jika orang tua Adrian tidak menerimanya.
" ga usah berpikir macam- macam, papa sama mamaku ga biasa ko makan orang, lagi pula kita menjalin hubungan sudah sangat lama tapi sampai sekarang kamu belum mengenal kedua orang tuaku, berhubung kita mau menikah, jadi kamu harus kenal dengan kedua orang tuaku" ucapnya tegas
" ia deehh" jawab Dara lesu
🏚️ malam hari di kediaman Mahesa🏚️
" kamu nyebelin banget sihh, Dara" ucap Adrian yang terlihat kesal pada calon istrinya
" tapi sayang akuu, ucapnya yang tidak melanjutkan kata - katanya
.
" sini tangan mu, aku harap kamu tenang, karena kita datang ke rumah ku, bukan mau pergi perang oke??
" iyaa" sambil tersenyum memaksa.
__ADS_1
" tenang nona, tuan besar sama nyonya orangny baik, saya yakin mereka pasti menerimah nona sebagai menantu mereka" ucap Deni berusaha menenangkan Dara
" ya doa - doa aja aku di terimah jangan sampe aku di usir, kan malu aku" bathin Dara
" papa, mamaa" panggil Adrian ketika mereka telah memasuki rumah mewah itu.
" Adrian " ucap Bobi yang baru saja muncul, dan langsung memeluk putranya.
" malam om" ucap Dara gugup , sambil mencium punggung tangan Bobi Mahesa
" malamm" sapanya ramah
ahhh aku pikir, papanya Adrian galaknya kaya macan, padahal kaya kelinci yang manis, haanhh syukurlah, tinggal aja calon ibu mertua yang ku hadapi" bathin Dara sambil senyum - senyum sendiri
" waahh, calon menantu mama sudah datang yaa" ucap Anita yang langsung tersenyum ketika menjumpai Dara
" malam tante" ucapnya sambil mencium punggung tangan wanita paruh baya itu
" malam sayang, ehh kamu ini kalau ga salah teman kelasnya Adrian kan, gadis pengantar bunga itu!!, tanya Anita yang merasa tidak asing dengan wajah Dara
" i, iya tante dengan nada sedikit gugup
" tante sudah punya filing, kalau Adrian dari dulu itu suka sama kamu, tante bisa tau dari tatapannya saat kamu mengantarkan bunga kesini" ucapnya tersenyum
" apa,an sih maa, so tau banget " ucapnya dengan nada terdengar kesal
haahh, syukurlah ternyata calon mertuaku tidak segalak di film- film" bathin sambil tersenym
__ADS_1