
🏫 Kampus🏫
" Dara bagaimana, perkembangan hubungan kamu sama suami kamu.Katanya kamu Mantan kekasihnya Adrian , tinggal di rumah mertuamu" Tanya Rian
Dara menghela nafas berat, sebelum ia berkata.
" Adrian sudah mengusirnya"
" Apaaa...!, mengusir" Seru Rian, dan Dina bersamaan.
" Heemmm..."" jawabnya dengan wajah memelas.
" Pasti ada penyebabnya, hingga suami kamu mengusirnya" Tanya Dina yang terlihat penasaran
Dara pun menceritakan penyebab kenapa Ayudia bisa di usir suaminya, yang membuat kedua sahabatnya itu sangat terkejut.
Ketika mereka sedang ashyik berjalan, sambil berbincang - bincang, tiba - tiba mereka di kagetkan dengan kemunculan Rendi, mantan kekasih dari Stella.
" Halloo.. Dara.." Sapanya tersenyum ramah
" Rendii.." Seru Dara terkejut.
" Aku boleh ga ngobrol sama kamu sebentar"
" ngobrol sama aku" ucap Dara sedikit terkejut
" Iyaa.."
" Memang kamu ada perlu apa sama sahabat kami" Tanya Rian penasaran
__ADS_1
" Ada urusan sebentar" jawabnya tersenyum
" Ya udah deh.., bolehh" jawab Dara
" Dina , Rian aku duluan yaa.." pamit Data pada kedua sahabatnya.
🍱 Restorant🍱
" Ada apa Rendi kau ingin bertemu dengan ku" tanya Dara sambil meneguk jus lemon yang di pesan mereka.
" Aku boleh ga minta bantuan kamu"
" Bantuann..!" seru Dara sedikit kaget
" Iyaa.."
" Bantuan apa yaa..?, Tanyanya penasaran
" Aku ingin kau membantu ku, kembali pada Stella, karena aku tau kau adalah sahabat baiknya" serunya tersenyum.
" Sejak kasus itu, orang tuanya menyuruh kami untuk berpisah, Tanti sekarang sudah menikah ,dan dia sekarang sudah tinggal di Autralia"
" Jadi kamu ingin meminta bantuan ku, agar kamu sama Stella balikan kembali..?" tanya Dara
" Iya karena kalian berteman,jadi tidak ada salahnyakann..?
" Iya kami memang dulu bersahabat baik, tapi itu duluu.., sekarang persahabatan kami sudah hancur, gara - gara kami menyukai satu laki - laki, yaitu Adrian suamiku" serunya tersenyum
" Aku sudah tau, dan aku rasa Adrian hanya mencintaimu Dara, kalau mengenai Stella mereka bersama hanya karena perjodohan"
" Ntalah aku tidak tau dia mencintaiku, atau tidak karena sampai sekarang dia belum menyatakan perasaannya padaku" seru Dara tersenyum miris.
__ADS_1
" Daraa.., perasaan cinta seseorang itu bisa dilihat dari sikapnya, dan perhatiannya sama kamu, dan aku rasa Adrian mencintai kamu, hanya dia mungkin orangnya agak gengsian, buktinya dia berusaha agar tetap bersama kamu,bukan kahh... hubungan kalian banyak melalui kendala..?
" Ia memang banyak kendala yang kami hadapi, hingga kami bisa dapat bersama, tapi mengenai Stella maaf aku tidak bisa membantumu, karena Stella bukan sahabat ku lagi"
" Ayolah Raaa..., aku mohon bantu aku, aku yakin Stella pasti akan mendengarkanmu, jujur aku masih sangat mencintai dia" seru Rendi berharap.
" Baiklah tapi aku tidak janji" jawab Dara mencoba untuk tersenyum.
" Makasih ya Raa.."
🏚️ Kediaman Mahesa🏚️
" Apa aku harus bertemu dengan Stella, tapi apakah dia mau bertemu denganku, bukankah dia sangat membenciku" Bathin Dara yang bingung memikirkan janjinya terhadap Rendi, agar membuat Rendi, dan Stella kembali bersatu"
" Apa yang kau pikirkan " tanya Adrian yang baru saja datang.
" Sayaangg....!! kamu sudah pulang, tanya Dara sambil meraih tas kerja suaminya.
" Heeemmm..., seperti yang kau liat"
" Apakah aku perlu memberitahukan pada Adrian perihal Rendi, ahh aku rasa mendingan tidak usah memberitahunya, pasti dia tidak mengijinkan aku untuk bertemu Stella" Bathin Dara.
"Ohhh..., iya tadi aku bertemu dengan mantan kekasihmu, yang sombong dan bodoh itu..!!" Ucap Adrian dengan nada sinis.
" Mantan kekasih siapa sayangg...?, karena aku tidak punya mantan kekasih" Tanya Dara yang heran mendengar ucapan suaminya.
" Dara , Dara siapa lagi kalau bukan CEO kampungan itu, si Arman yang tidak tau malu ituu.." ucapnya dengan nada terlihat kesal.
" Sayang...,sayang sudah berapa kali aku bilang, dia bukan mantan kekasihku, dia hanya teman ,tidak lebih dari itu" seru Dara sambil menggandeng manja lengan suaminya.
" Makanya kamu itu harus bersyukur dalam hidupmu, karena kamu menjadi istri seorang Adrian Mahesa" Seru Adrian dengan sombongnya.
__ADS_1
" Tentu sayang aku sangat bersyukur kepada Tuhan ,karena aku bisa menikah dengan laki - laki pemaksa seperti mu"
" Apaaa...., tadi kamu bilang, kamu bilang aku laki- laki pemasksaa...!!!serunya dengan nada kesal, sambil menatap tajam Dara.