Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Ep.46 Menggantikan posisi sahabatku.


__ADS_3

Adrian mulai mencium bibir Dara dengan lembut, gadis cantik itu hanya terdiam dan pasrah karena ia sudah tau cepat atau lambat


semua ini akan terjadi.


" Adriann" panggil Dara ketika bibir pria tampan itu, mulai menjelajahi lehernya dan meninggalkan jejak kepemilikannya disana.


Adrian tidak memperdulikan dia terus mencium leher wanita cantik itu,dan tangannya satu persatu mulai membuka kancing baju Dara.


" Adriaaann" panggil Dara yang mulai sedikit takut ,karena sekarang mulut Adrian mulai menjelajahi area dadanya.


" kenapa sayang!!! ,bukankan ini bukan pertama bagi kita melakukannya, sambil menatap tajam Dara di sela aktifitas mereka.


" tapi ini bisa di bicarakan dengan baik - baik " jawabnya sambil terus menitikkan air matanya, mengingat Adrian melakukan ini bukan karena cinta tapi karena kebenciannya terhadap Stella,dan membuat Dara yang harus menanggung akibatnya.


Laki - laki itu menatap tajam Dara.


"tidak ada yang bisa di bicarakan baik - baik Dara" yang aq tau malam ini kamu harus memuaskan aq" ucapnya sambil membuka pengait bra ,yang membuat dua buah gundukan Dara terpampang jelas.


Dara segera mengalihkan wajahnya,dan kedua tangannya menggenggam seprei dengan kuat,dan berusaha menahan desahann agar tidak keluar dari mulutnya.


Adrian mulai memainkan lidahnya,****** susu wanita itu,yang membuat Dara hanya memejamkan matanya, dan tidak bisa pungkiri tubuhnya sedikit merespon kenikmatan yang di ciptakan Adrian


" aq tau kamu menikmatinya, bagaimana permainanku hebat bukaann??? tanya Adrian sambil tersenyum mengejek.


Dara hanya mengeluarkan air matanya ,dan tidak menjawab apa - apa,karena ia sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi.


" sekarang kita akan ke permainan intinya " aq rasa kamu sudah basah sayang, ternyata kamu tidak beda jauh dengan sahabatmu itu,ucap Adrian tangannya akan membuka CD Dara.


Seketika Adrian sedikit terkejut,ketika ia membuka CD wanita itu, ia melihat pembalut,dan ada Darah di sana.

__ADS_1


" kamu lagi datang bulan yaa Dara??? tanyanya dengan nada tinggi


"i,iyaa" jawabnya dengan gugup.


" kenapa dari tadi kamu tidak mengatakan padaku" tanyanya dengan sedikit teriak.


" maaf" ucapnya.


' haaahh" kamu menyebalkan Dara,ucap Adrian dengan nada sedikit tinggi.


Wajah pria tampan itu sangat menunjukka kekecewaan yang teramat sangat , sebab miliknya sudah sangat menegang.


" baiklah kali ini kamu selamat Dara" ucapnya dengan nada penuh kekecewaan.


" terimah kasih Tuhan, setidaknya engkau masih menyelamatkan aq" bathinnya sambil menghela nafas panjang.


" jangan memakai pakaian pelayan itu, karena kamu bukan pembantu mereka" ucap Adrian dengan nada memerintah.


" baiklah" terus apa yang harus aq pakai Adrian" tanya Dara.


" tunggulah sebentar aq sudah menyuruh pa Deni membawa pakaian mu" jawabnya.


" Adriaann" panggil Dara


" meemmm" jawabnya.


" apa yang akan akan kamu lakukan selanjutnya dengan pertunangan kamu dan non Stella


Adrian menghela nafas panjang, sebelum ia berbicara.

__ADS_1


" yang jelas tidak akan ada pernikahan,dan kamu jangan pernah berpikir lepas dariku karena itu tidak akan pernah terjadi" jawab Adrian


Seketika wajah Dara sedikit memucat mendengar ucapan Adrian.


" jadi kamu tidak akan pernah menikahi non Stella ,tanya Dara memastikan


" kamu pikir aq bodoh apa ,menikahi wanita yang sudah sering di tiduri sama pria berkali - kali" jawab Adrian sinis.


"'jaa,jadi" kamuuu?? ucap Dara terputus


" kenapa kamu kaget karena aq sudah mengetahui itu semua.


" maaafff " Adriaa aq" ucapnya terputus sambil menundukkan kepalanya


Terdengar suara bel pintu apartemen Adrian.


" itu sepertinya pa Deni" ucap Adrian sambil berlalu keluar kamar.


" aq pikir semuanya akan berakhir,justru aq yang akan menanggung semua perbuatan sahabat ku" gumam Dara memikirkan nasib nya.


Adrian membukakan pintu,dan tampak sosok pa Deni di depan pintu.


" masuklah" ucap Adrian memerintah


" ini baju buat non Dara" ucap pa Deni ketika mereka telah duduk di kursi ruang tamu.


" ohh iya bagaimana keadaan di sana" tanya Adrian mengenai acara pertunangannya.


" tenang tuan muda saya sudah mengatasi semuanya" hanya non Stella dari tadi menanyakan tuan muda terus" jawab nya.

__ADS_1


__ADS_2