
" ya ga bisa di tunda sayang, mana ada datang bulan yang bisa di tunda" ucap Dara menatap suaminya dengan tatapan heran.
Adrian mengacak rambutnya frustasi , karena selama tinggal bersama Dara, ia selalu menahan diri untuk tidak melakukan hal itu, tapi di saat akan melepaskan hasratnya yang ia tahan selama ini, tapi justru istrinya sedang
datang bulan.
" kamu sangat menyebalkan Dara, terus aku harus berapa lama menunggu" 1 hari, atau 2 hari" jawab Adrian yang sama sekali tidak mengetahui soal wanita.
" paling seminggu, atau 4 hari, mungkin 5 gitu jawab Dara gantung
" apaaa?? selama itu Dara, ga bisa esok yaa habisnya" ucapnya dengan nada terlihat kesal
" gaa, sayang " sambil tersenyum menatap suaminya yang tampak frustasi.
Adrian mengusap kasar wajahnya, dan ia langsung kembali membaringkan tubuhnya , yang terlihat tidak bersemangat karena malam pertama yang gagal.
" ya sudahlah mau gimana lagi, mendingan aku tidur" ucap Adrian sambil tidur membelakangi istrinya.
" terus pembalut aku gimana dong sayang, siapa yang belinya" ucap Dara dengan menggoyang- goyangkan bahu suaminya.
Adrian bangun dengan wajah terlihat sangat kesal.
" ahhh kamu memang menyebalkan Dara, udah malam pertama gagal, sekarang nyuruh aku beli pembalut lagi" ucap Adrian sambil beranjak dari tidurnya.
" maaf sayang" sambil tersenyum menatap Adrian .
" tunggulah di sini, aku akan menyuruh orang untuk membelinya" ucap Adrian yang berlalu keluar dari kamar.
Dara hanya terdiam, menatap kepergian suaminya dengan menggeleng- gelengkan kepalanya, ia tak menyangka Adrian akan marah segitunya hanya karena malam pertama mereka yang gagal.
" kira- kira dia akan melakukanya berapa kali yaa, saat malam pertama kami nanti" ucapnya tersenyum penuh arti.
๐๏ธ esok hari dikediaman Bobi Mahesa๐๏ธ
__ADS_1
Adrian ,dan Dara memutuskan untuk pergi kerumah orangtua Adrian, atas permintaan Anita.
" wahh, anak sama menantu mama sudah datang yaa! ucap Anita menyambut Adrian, dan Dara.
" Adrian kamu kenapa sakit yaa, ucap Anita yang melihat Adrian tidak bersemangat.
" ga ko maa, Adrian baik - baik saja" ucapnya sambil berlalu menuju kamarnya yang berada di lantai 2.
" Adrian tungguin Dara dulu dong, masa pengantin baru kok sikapnya gitu, sudah dapat jatah dari istri juga masih ga semangat " ucap Anita menatap kepergian putranya.
" Dara kalau sudah selesai bergosib sama mama tentang aku, kekamar ya aku tunggu"
" iya sayang, nanti aku nyusul.
" sejak kapan mama gosipin putra mama sendiri, ucap Anita yang tidak terimah dengan perkataan putranya.
"ahh, sudahlahh maa, kaya Adrian baru kenal mama aja, bukankah mama sama teman - teman mama itu hobbynya ngegosib?
" ahh, sudahlah mama malas bicara sama kamu , ayo Ra kita kedapur aja" ucap Anita menarik tangan menantunya menuju dapur.
Terlihat di dapur Dara membantu, mertuanya yang tengah memasak.
Wanita cantik itu, hanya memotong- motong sayuran saja.Karena ia tidak pintar dalam hal memasak, jadi Dara memutuskan hanya memotong - motong sayuran saja.
" kamu ga bisa masak ya Dara?
"' i,ia ma maaf" ucap Dara sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" tidak apa - apa, nanti biar mama ajarin" sambil tersenyum
" mau maa, Dara mau belajar masak" ucapnya sambil mengangguk dengan semangat.
" ohh, yaa ngomong - ngomong semalam bagaimana malam pertamanya, Adrian hebat gaa, di atas ranjang" tanya Anita yang terlihat penasaran.
__ADS_1
" maaf maa , Dara lagi datang bulan, jadi batal deh maa, padahal aku juga sebenarnya pengen banget " ucap Dara dengan wajah terlihat tidak bersemangat.
" apa kamu lagi datang bulan?, jadi semalam kalian ga lakuin itu? tanya Anita beruntun.
" ia maa, maaf"
" ngapain minta maaf, kan itu normal sayang yang terjadi sama kita kaum wanita, sekarang mama jadi tau kenapa Adrian tadi masuk kesini dengan wajah cemberut, padahal penyebabnya karena malam pertamanya yang gagal" ucap Anita sambil menertawai putranya
" iya maa" itu penyebabnya ucap Dara ikut tertawa bersama mertuanya.
" uhuk" uhuk,uhuk, batuk pura - pura Adrian sambil berjalan menuju dapur.
Seketika Dara, dan Anita langsung menghentikan tawanya begitu melihat kemunculan Adrian.
" mama ,sama Dara lagi gosipin aku yaa?
" ga ,siapa yang gosibpin kamu" sangkal Anita
" iya kan Ra" ucapnya lagi
" i,iya ka,kami ga gosibpin kamu ko sayang" ucap Dara gugup.
minta dukungan ya Kaka - Kaka.
like
komnt
vote
rate ๐ 5
__ADS_1
makasih๐๐๐๐.