
🏚️ Kediaman Mahesa🏚️
Adrian hanya diam ,dan tidak bergeming dengan perlakuan Dara yang berpura - pura tidak melihatnya.
Dara langsung meraih tas kerja suaminya, dan memaksa diri untuk tersenyum, di tengah suasana canggung saat ini, antara ada dia sebagai istri Adrian, dan mantan kekasihnya Ayudia yang hanya diam dan sorot matanya terus menatap Dara dengan tatapan yang sulit untuk di baca.
" pa Deni, siapkan berkas - berkas untuk pertemuan esok pagi" ucapnya tanpa menoleh kearah lawan bicaranya.
" baik tuan muda"
" maaf Ayudia, aku harus kekamar, mau istirahat esok pagi - pagi aku ada meeting" ucapnya dengan nada dingin.
" ayo kita kekamar" serunya pada Dara, sambil menapaki kakinya menuju lantai 2 rumah mereka.
Dara hanya menganggu, dan tersenyum kikuk, pada Ani, dan Ayudia.
" maaf aku kekamar dulu" ucapnya sambil berjalan cepat menyusul suaminya.
Ayudia hanya diam, dan menatap nanar kepergian mantan kekasihnya. Ada rasa kecewa pada dirinya, melihat Adrian yang bersikap dingin padanya.
" ka Ayu, jangan kecewa aku yakin ka Adrian masih sangat mencintai ka Ayu. Hanya mungkin dia sedikit terkejut dengan kemunculan Kaka" ucap Ani berusaha menenangkan wanita cantik itu.
" tapi aku tidak yakin dia masih mencintai aku Ani, kamu liat perlakuannya padaku, tidak sehangat dulu lagi" serunya dengan wajah sendu.
" sudahlah kaa, jangan putus asa okee.., ayo.. kita kembali ke kamar" seru Ani sambil merangkul Ayudia berjalan menuju kamar.
Sementara di lantai 2 , kamar Adrian dan Dara.
Dara merasa suasana sedikit canggung, wanita cantik itu hanya memilih diam, dan tidak berkata apa-apa.Seribu perasaan yang berkecamuk di dalam dadanya, melihat sikap Adrian yang tiba - tiba dingin.
__ADS_1
" kenapa dia jadi diam seperti ini, biasa dia akan menanyakan kuliah ku yang ga kelar -kelar, mengataiku bodoh" bathin Dara yang terlihat resah.
" sayang kamu mau mandi, atau mau aku bikinin minum" atauu serunya terputus dengan ucapan Adrian tiba - tiba.
" siapkan aku air mandi, dan setelah itu bersiap - siaplah malam ini kita akan menginab di hotel" ucapnya dengan nada tegas
" hoteelll" seru Dara sedikit terkejut.
" hemmm...!!
" kenapa harus menginap di hotel sayang?, bukankah menginab disini sama saja.
" jangan menolak ,karena aku tidak terimah penolakan" Seru Adrian dingin dengan mengeluarkan kata - kata andalannya.
Seketika Dara hanya diam, dan tidak membantah omongan suaminya lagi.Karena ia sudah tau kalau suaminya sudah mengeluarkan kata - kata andalannya, berarti ucapannya tidak bisa di bantah.
Dara langsung berlalu kekamar mandi, dan mengisi air di bathube hingga penuh, dan memberi sedikit aromaterapi.
" sudah selesai" seru Adrian yang membuat Dara sedikit terkejut.
"su, sudah sayang" ucapnya sedikit gugup
"'keluarlah, dan bersiaplah karena aku tidak suka menunggu" ucapnya sambil melepaskan jubah mandinya, dan masuk kedalam bathube.
Dara langsung bergegas keluar, ketika Adrian melepaskan jubahnya, dan wajahnya merona karena ini kali kedua ia melihat Adrian menggunakan CDnya.
Adrian hanya hanya tersenyum, melihat tingkah istrinya.
Ada rasa bahagia di hatinya, melihat kelakuan istrinya, dan juga ada rasa gundah dihatinya, di kala harus bertemu kembali dengan wanita yang pernah membuat ia menjalani hari - hari yang terasa berat.
__ADS_1
" Ayudia, kenapa kau kembali.Apa maksudmu, dengan datang kerumah ku, padahal selama ini aku sudah berusaha melupakan mu" gumam Adrian sambil menatap langit - langit kamar mandi dengan tatapan yang kosong.
Terlihat di meja makan pasangan suami istri Anita, dan Bobi, Ayudia, dan Ani tengah menyantap makan malam.
" bi Lastri tolong, panggil Adrian ,sama Istrinya" seru Anita dengan menekan kata istri sambil menatap tajam Ayudia.
" maa..., seru Bobi yang merasa tidak enak pada Ayu.
"yaa, ya, ya" ucapnya dengan mimik cemberut karena sudah mengetahui maksud perkataan suaminya.
ketika bi Lastri akan berjalan kearah tangga, langkah kakinya seketika terhenti, dengan kemunculan Adrian ,dan Dara yang menuruni tangga dan hendak pergi.
" Adrian kalian mau kemana" tanya Bobi
" aku sama Dara, akan menginap di hotel malam ini"
" ka Adrian mau menginap di hotel yaa? tanya Ani yang langsung beranjak dari duduknya.
" meemmm" jawabnya singkat.
Sementara, Ayudia langsung menundukkan kepalanya, ada rasa kecewa di hatinya melihat sepertinya Adrian berusaha untuk menghindarinya.
" benarkah, kalian akan menginap di sana? tanya Anita dengan wajah sumringah dan berjalan menghampiri menantu, dan putranya.
" iya maaa"
" wah, mama senang deh dengarnya, apakah kalian akan melakukan malam pertama kalian yang tertunda" ucapnya dengan bahagia.
" maa.., ucap Bobi yang melihat wajah Ayudia tertunduk mendengar kata malam pertama.
__ADS_1
" itu bisa saja terjadi" jawab Adrian
Sementara tidak tau lagi bagaimana ekspresinya wajah Dara saat ini, ia sangat malu, terhadap orang - orang di sekitarnya, dan terutama pada Ayudia ia merasa tidak enak hati pada wanita itu, Dara langsung berpura - pura menutupi wajahnya dengan tas yang di jinjingnya.