
🏘️ Kediaman Mahesa🏘️
Stella datang menghampiri sahabatnya, bersama Rendi Tunangannya.
" Uhukk..
" Uhukk..
Batuk pura - pura Stella, Dara yang mendengarkan suara batuk sahabatnya. Seketika langsung membalikkan badannya.
" Stella..!! Seru Dara sambil merangkul sahabat baiknya.
" Wah kamu cantik banget malam ini." Seru Stella memuji sahabatnya.
" Terimah kasih, aku pikir kamu ga datang.Aku dari tadi nyari kamu.."
" Ohh maaf aku sama Rendi, terkena macet di jalan jadi maaf"
" Ga apa - apa, intinya kamu datang saja aku sudah senang" Seru Dara tersenyum.
Tak lamapun Bi Lastri datang menghampiri Nona mudanya.
" Maaf Nona, anda di panggil sama Nyonya besar. Seru Bi Lastri.
" Maaf ya Stella, Rendi aku kesana dulu, aku di panggil sama ibu mertuaku.
" Baiklah.."
" Sayang.." Panggil Rendi pelan.
" Kenapa.."
" Kamu ga sakit hati apa, karena sebenarnya posisi Dara di tempati oleh kamu..!
Stella hanya tersenyum, mendengarkan ucapan tunangannya.
" Adrian hanya mencintai Dara, bahkan yang aku dengar dia sampai melakukan berbagai cara agar Dara terus bersamanya.Dengan begitu saja, kita sudah bisa menilai bagaimana besarnya rasa cinta Adrian pada Dara" Ucapnya tersenyum.
__ADS_1
" Jadi kamu sudah ikhlas sayang..! Tanya Rendi.
" Tentu sayang aku sudah ikhlas, kalau tidak bagaimana aku bisa bersamamu"'
" Kamu wanita yang baik sayang, aku semakin mencintaimu" Seru Rendi sambil merangkul tunangannya.
" Aku juga sangat mencintaimu sayangg..!!
Resepsi pun telah selesai, dan kini Dara telah berada di kamar.
Ada perasaan was - was dalam dirinya, karena ini saatnya ia memberikan kado buat Suaminya.
Karena ia ingin Adrian tau, dirinya tengah mengandung buah cinta mereka.
Terdengar suara orang membuka pintu, dan Adrian sedikit terkejut saat masuk kedalam kamar, menjumpai lampu kamar mereka telah mati.Hanya menyusahkan lampu tidur saja, hingga menciptakan suasana remang - remang.
" Dara , Dara, Sayanggg..." Panggil Adrian.
Dara tersenyum, mendengar suara panggilan Suaminya.Wanita cantik itu, muncul dengan sebuah kue ulang tahun mungil, dengan lilin yang telah di nyalahkan.
Dara muncul dengan menyanyikan lagu, Happy birthday buat Suaminya.
" Selamat ulang tahun Suamiku sayangg.."Seru Dara sambil mencium bibir Suaminya.
" Terimah kasih sayang , terimah kasih."Serunya tersenyum.
" Di tiup dong lilinya" Seru Dara dengan nada manja.
Adrian hanya tersenyum, dan langsung meniupkan lilinnya.
"'Aku mencintaimu sayangg..."
" Aku juga mencintaimu Suamiku.."
" Ohh.., iya aku punya kado buat kamu" Ucap Dara sambil menyerah kado yang bungkusannya sangat kecil.
Adrian membolak ,- balikkan kado tersebut, dan menatap heran kado pemberian dari istrinya.
__ADS_1
" Ini apa sayang .., apa ini jam, atau dasi..? Tanya dengan nada sedikit bingung.
" Buka dong supaya kamu tau, yang jelas kadoku ini berbeda dengan yang lain, dan paling istimewa.
Adrian menyerngitkan dahinya, tapi karena rasa penasaran ia langsung membukanya.
Dan saat membukanya, ia sangat terkejut melihat alat tes kehamilan yang nampak yang terdapat dua garis merah. Setika air mata Adrian, langsung lolos dari kedua pelupuk matanya, ia tidak menyangka di ulang tahunya yang memasuki usia yang ke 25 tahun, ia akan mendapatkan kepercayaan dari Tuhan, dengan hadirnya seorang anak dalam kehidupan rumah tangga mereka.
" Kamu hamil sayanggg....?.
Dara hanya mengangguk, dan tersenyum.
" Udah berapa bulan? Tanya Adrian lagi
" Dua bulan sayangg.."
Adrian tersenyum mendengarkan ucapan istrinya, tanpa pikir panjang ia langsung meraih wajah istrinya dengan kedua telapak tangannya.Dan menghujani wajah dara dengan ciuman.
" Terimah kasih sayang aku sangat mencintaimu, sangat - sangat mencintaimu" Serunya dengan nada bahagia.
' Yessss..., aku akan jadi ayaahh...., aku akan... jadi ayaaah...." Teriak Adrian karena terlalu bahagia.
Anita, dan Bobi yang mendengar teriakan putranya segera menghampiri kamar mereka.
" Adrian ada apa, kenapa kamu teriak - teriak naa.. ? Tanya Anita
" Iya Naa, ada apa kamu bikin Papa, sama Mama jantungan " Seru Bobi.
Adrian hanya tersenyum mendengar ucapan kedua orang tuanya.
" Aku lagi bahagia Maa, Paa, Dara hamil.Dara sedang mengandung anakku"
" Kamu lagi hamil Raa.." Tanya Anita
" Iya Maa aku lagi hamil" Jawabnya tersenyum.
Seketika wajah Anita, dan Bobi langsung terlihat bahagia, karena Dara tengah mengandung cucu mereka.
__ADS_1
" Wahh Paa.., sebentar lagi kita bakalan punya cucu" Seru Anita bahagia.