
Ketika selesai sarapan,dan membersikan sisa - sisa makanan
Dara tampak heran karena Adrian masih berada di kosnya.
" Adrian kamu belum pulang? tanya Dara hati - hati.
' belum karena aq masih ingin bermesraan dengan mu" ucapnya santai sambil berjalan ke arah Dara.
" ta,tapi Adrian aq ngantuk ,aq mau tidur!! ucapnya
" jangan menolak ku Dara,kamu kan tau aq paling tidak suka di tolak" jawabnya
Akhirnya Dara hanya pasrah, ketika Adrian mulai menciumnya, dan mengisap bibirnya dengan lembut, dan perlahan membaringkan ia di atas ranjang.
" Adriann! panggil Dara di sela aktifitas ciuman mereka"
" kenapa" jawabnya sambil melepaskan ciuman panas mereka.
" tolong jangan buat aq hamil, aq belum mau " jawab Dara
Adrian hanya tertawa,dengan perkataan Adrian.
" kamu pikir aq bodoh apa" tidak mungkin kan aq mencemarkan nama baik ku sendiri" jawab Adrian
Akhirnya mereka pun kembali melanjutkan ciuman mereka,dan tangan Adrian sudah bermain di tempat favorite nya.
" meemm,Adriaan, desah Dara sambil menggeliatkan badan nya.
Ketika mulut Adrian sudah mulai memberikan kissmark,di sekitar area dadanya.
Terdengar suara telpon di phonshel milik Adrian,yang mau tidak mau membuat Adrian harus berhenti dari aktifitasnya.
__ADS_1
Kenapa berhenti " tanya Dara yang sudah mulai menyukai belaian kenikmatan dari Adrian.
" maaf aq harus mengangkat telpon" jawab Adrian beranjak dari ranjang dan keluar dari kamar kos Dara.
📲 percakapan lewat telpon📱
Adrian : hallo pa Deni bagaimana , kalian sudah membawanya ke gudang
Pa Deni :" sudah tuan muda,sekarang dia ada bersama kami
Adrian:" baiklah aq akan segera kesana sekarang,sambil menutup telponnya.
" maaf aq harus pergi sekarang " sambil mengambil kunci mobil, dan meraih jacketnya.
" kamu mau kemana Adrian?? tanya Dara
Seketika Adrian tersenyum,dengan pertanyaan Dara.
Seketika wajah Dara langsung memerah,karena malu dengan ucapan Adrian.
" tidurlah tidak usah menungguku" karena aq akan langsung pulang ke rumah orangtuaku " ucap nya tersenyum,mengecup singkat bibir Dara ,dan berlalu pergi.
🌟di gudang kosong🌟
Tampak sosok laki -laki tampan tengah di ikat di sebuah kursi,dan ia terus merontah - rontah untuk di lepaskan.
" lepaskan aq " lepasskann" teriak Arman
Sementara Pa Deni sang sekretaris hanya diam memandang bersama kedua anak buahnya.
" lepaaskann aq sialan " aq tidak punya urusan dengan mu!!! teriak Arman lagi
__ADS_1
" memang kau tidak punya urusan denganku,tapi tanpa kau sadari ,kau sudah berurusan dengan tuan muda kami" yang membuat kau berakhir seperti ini" ucap Pa Deni sang sekretaris Bobi Mahesa,dan salah satu kaki tangan Adrian.
Seketika Arman sangat terkejut, dengan perkataan Deni.
" tuan muda ,katakan padaku siapa tuan muda mu!!! teriakk Arman
Terdengar langkah kaki seseorang yang berjalan ke arah mereka,tak,tak,tak.
Arman sangat penasaran dengan langkah kaki itu,dan ia sangat terkejut ketika tampak muncul seorang Adrian Mahesa dari kegelapan.
" Adriannn" ucapnya serasa tak percaya orang yang membuat ia seperti ini adalah Adrian.
Adrian hanya tersenyum sinis,menatap Arman.
" Adrian lepaskan aq , kenapa kau menahan ku" apa aq sudah melakukan kesalahan" teriak Arman sambil berusaha melepaskan tubuhnya,dari tali yang mengikatnya.
Adrian menarik sebuah kursi,dan duduk tepat di depan Arman.
" yaa,tanpa kau sadari, kau sudah melakukan kesalahan" jawabnya santai
" apa salahku Adriann!!! teriaknya dengan nada tinggi
" jauhi Dara, karena Dara hanya milikku" ucap Adrian penuh penekanan
Seketika Arman,sangat terkejut dengan permintaan Adrian.
" bukan kahh" kamu sudah memiliki kekasih bernama Stella,dan kalian akan bertunangan" tanya Arman dengan nada heran
"'aq tidak minta kau bertanya,aq hanya minta kau menjauhi Dara,jangan buat aq bertidak yang tidak bisa kau lupa seumur hidupmu" sebab aq juga tau perusahaan keluargamu lagi punya masalah keuangan, jauhi Dara" atau aq akan membuat perusahaan keluargamu bertambah hancur" ucapnya dengan nada penuh ancaman
Seketika keringat dingin membasahi wajah Arman,dan kakinya sampai bergetar ,karena takut dengan ancaman seorang Adrian Mahesa.
__ADS_1
minta dukungan yaa,Kaka,Kaka,like ,koment,sama votenya.