Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Episode 74. Perhatian Arman


__ADS_3

🏫 Kampus🏫


Di taman belakang kampus terlihat Dara, Dina, dan Rian yang tengah berbincang - bincang.


Sedari tadi wajah Dara sama sekali tidak menunjukkan keceriaan.


" Raa kamu kenapa, ko dari tadi muka kamu kaya orang kelaparan gitu"", ucap Dina sambil memasukkan cilok kedalam mulutnya.


" ia Ra, kamu kenapa? , lagi ada masalah, kalau lagi ada masalah cerita dong sama kita" seru Rian pula.


" menurut ku Adrian menikahi ku, hanya pelarian saja.Dia tidak mencintaiku" ucapnya dengan mimik cemberut.


" Lah Ra..!, itu aja dipikirin, tinggal aja cerai'in kan masih ada mas Arman, yang ga kalah ganteng ,dan ga kalah tajirnya, itu aja ko repot" ucap Dina santai.


" benar juga Ra, aku dukung kalau kamu cerai'in Adrian, lagi pula suami kamu itu pelit banget, masa ga pernah traktir kita makan - makan" iyaa kan Din..?


" benar ituu" aku setuju ngapain kamu bertahan sama laki pelit kaya gitu, seru Dina


" ahhh kalian bagaimana sihh, orang lagi curhat bukan memberi saran baik atau solusi kek, gimana sihh??


" kan tadi aku sama Rian udah memberi saran, cerai' in aja Adrian" itu aja kok repot sihh Raa!! Seru Dina dengan mimik cemberut.


" ya sudah ayo kita pulang kampus juga sudah sepi, ayo Raa!


" ayoo"


Ketika tiba di depan gerbang kampus Dara sedikit terkejut melihat sosok pria tampan yang sedang berdiri di samping mobilnya, sepertinya tengah menunggu seseorang.


" Raa.., Ra calon suami kamu datang tuhh " ucap Dina tersenyum melihat Arman yang sepertinya tengah menunggu Dara.

__ADS_1



" calon suami apa maksud kamu?, ingat aku sudah menikah " ucapnya dengan wajah cemberut.


" hai Raa., sapa Arman yang baru saja menghampiri Dara.


" hai Armann...., jawab Dina cepat


" hai Din!!


" wahh, Arman kamu makin ganteng ajaa" sapa Dina dengan gaya genitnya


" hei Din, dari tadi kamu aja yang bicara, Arman itu mau ngomong sama Dara o'on..., seru Rian sambil menatap tajam sahabatnya itu.


" ga apa' apa ko" ucapnya tersenyum.


" itu" Armannya aja ga ada masalah, kamu nya aja yang sirik" ucap Dina sinis.


" maaf, Arman tapi aku harus pulang takut suamiku menunggu" ucap Dara menundukkan kepalanya.


Sebenarnya Dara ingin sekali bicara dengan Arman , tapi bagaimana pun ia sudah menikah ia tidak mau orang berburuk sangka terhadap kedekatannya, dan Arman.


" aku cuman mau bilang sama kamu, Adrian itu mencintai wanita lain Raa, dia itu mencintai wanita bernama Ayudia''' ucap Arman dengan menekan kalimat mencintai wanita bernama Ayudia.


" aku ga masalah Arman siapa wanita yang dia cintainya, tapi..., aku sudah banyak berhutang budi sama Adrian, berkat dia kehidupan ku jauh lebih baik Armann, dan bibiku juga tidak perlu bekerja seumur hidupnya menjadi pembantu, dan Adrian sudah melunasi hutang - hutang yang ditinggalkan pamanku Arman, semasa ia hidup. Jadi kalau suatu saat Adrian mencampakan aku, dan ingin kembali sama Ayudia bagiku ga masalah " ini semua anggap saja bentuk balas budiku sama bi Ati yang sudah membesarkan ku" dan pengorbananku belum seberapa Arman, untuk membalas kebaikan bibiku, ucap Dara dengan menundukkan kepalanya.


Arman hanya menghela nafas berat, dan mengusab kasar wajahnya.


" Araaa, kok kamu ngomong nya gitu sihh, aku kan jadi sedihh, ucap Dina sambil memeluk erat sahabatnya itu, untuk memberi semangat.

__ADS_1


" ya sudah sepertinya situasinya tidak tepat, untuk kita berbicara sekarang, tapi ingat kalau suatu saat dia menyakiti mu, datang lah padaku aku selalu ada buat kamu" okee.. ucapnya tersenyum.


" terimah kasih Arman" ucap Dara sambil tersenyum


" ya sudah kalau gitu aku balik dulu, sedikit lagi aku ada rapat dengan para pemegang saham" pamit Arman.


" ya sudah hati - hati ya Man.., ucap Dara tersenyum


" Armann...., kapan - kapan traktir kita makan yaa!!!, teriak Dina ketika Arman telah berada dalam mobil.


" tentu" ucapnya tersenyum sambil melajukan mobilnya.


🏚️ Rumah kediaman Mahesa🏚️


Dara yang baru saja datang sedikit terkejut melihat seorang gadis cantik, dan bertubuh seksi bak seorang model sedang memandang foto Adrian yang kebetulan di pajang di ruang tamu.


Dara terlihat sangat penasaran ,karena gadis itu membelakanginya"


" hallo " sapa Dara ramah


Seketika Ayudia langsung membalikkan badannya ,dan betapa sangat terkejutnya Dara melihat wanita yang berdiri di depannya.


" Ayudiaa" bathin Dara karena ia masih mengingat wajah gadis itu , yang pernah Dara liat fotonya pada phonshel suaminya.


" haloo" balasnya ramah sambil tersenyum.



" maaf kamu siapa yaa? tanya nya lagi

__ADS_1


" aku, aku" ucap Dara dengan sedikit terbata - bata.


" dia istrinya Adrian, Dara namanya" ucap Anita yang baru saja menyambangi mereka di ruang tamu.


__ADS_2