Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Ep.45 Kemarahan Adrian.


__ADS_3

Adrian Tampak gelisah menunggu Dara di tempat yang sedikit gelap, pria tampan itu berusaha untuk menahan amarahnya.



" A,Adrian " ucap Dara gugup sambil menghampiri kekasih gelapnya itu.


" ikut aq sekarang" ucap Adrian menarik kasar tangan Dara , keluar dari halaman rumah mewah keluarga Kana.


" tapi Adrian aq belum selesai bantuin di dapur' ucap Dara yang sudah mengeluarkan air matanya karena ketakutan.


" diaamm kamu Daraaa" ucapnya dengan nada tinggi ,sambil tangannya terus menarik tangan Dara.


Seketika Dara langsung terdiam ,dan mengikuti langkah kaki Adrian yang sedikit cepat.


Ketika sampai di mobil ,pa Deni sang sekretaris telah menunggu anak dari atasannya.


Adrian segera membuka pintu ,dan mendorong tubuh Dara dengan sedikit kasar.


" auuuuwww"" rintih Dara ketika kepalanya sedikit terbentur kaca jendela mobil.


" Adrian aq mohon jangan seperti ini" ucap Dara sambil mengeluarkan air mata.


pa Deni nampak menatap iba Dara,tapi pria itu tidak bisa berbuat apa - apa.


" kita mau kemana tuan muda " tanya Deni sang sekretaris

__ADS_1


" kita ke apartemen ku sekarang" jawabnya


" Adrian aq mau pulang kekos " aq g mau ke apartemenmu" ucap Dara sambil terus memohon


" tidak ada penolakan Dara" jawabnya santai


🌟 Apartemen Adrian🌟


Ketika Adrian ,dan Dara sudah keluar mobil.


" maaf tuan muda jika saya lancang " jika tuan besar bertanya " tentang ketidak beradaan tuan muda saya harus menjawab apa? tanya Deni


" bilang saja aq lelah karena harus melaksanakan pertunangan yang palsu ini" ucap Adrian


" baik tuan muda" jawabnya


Setelah sampai di apartemen, Adrian langsung menarik tangan Dara menuju lantai 2 kamarnya.


" Adrian aq mohon maaf kan aq, jika aq memang ada salah " ucap Dara sambil terus meneteskan air mata.


" tanpa kamu sadari kamu memang sudah banyak melakukan kesalahan Dara" buka pakaian mu sekarang " ucap Adrian memerintah.


" u,untuk apa Adrian" tanya Dara yang sedikit ketakutan.


" layani aq sekarang Dara!!! ucapnya

__ADS_1


" a,apa maksud mu Adrian " kamu akan menikah dengan non Stella" kenapa kamu tidak melakukan dengan nya,kenapa harus dengan ku " bukankan kalian sudah bertunangan" ucap Dara berusaha untuk berani


" memang aq bertunangan dengan Stella" tapi kau yang akan menggantikannya Dara" karena selama ini kau sudah menyembunyikan kebusukan sahabat mu" ucapnya dengan nada penuh amarah


" kebusukan " maksud mu apa Adriann" ucap Dara yang tidak mengerti dengan perkataan Adrian.


Seketika Adrian langsung tertawa πŸ˜„πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ


" kamu jangan pura - pura bodoh Dara" kamu itu sama busuk nya dengan sahabat mu itu" kamu pikir aq tidak tau apa kalau Stella punya kekasih bernama Rendy" ucap Adrian menatap Dara sinis


" Deegg"


Seketika Dara langsung terkejut, dengan perkataan Adrian.


" jadi selama ini dia sudah mengetahui kalau Stella punya kekasih" bathin Dara


" kenapa kamu kaget " karena aq sudah mengetahui semuanya" tak kusangaka kamu tega menyembunyikan kebusukan Stella" ucapnya dengan terus berjalan mendekati kearah Dara yang membuat gadis cantik itu terjebak di sudut ruangan itu.


" Adrian aq mohon maafkan aq,aq hanya merasa tak punya hak untuk mencampuri urusan kalian " ucap Dara memiringkan kepalanya karena takut dengan tatapan Adrian


" gampang sekali kamu minta maaf" ucap Adrian dengan menggendong tubuh Dara ,dan langsung melemparkan tubuh Dara keatas ranjang.


Seketika Dara langsung terkejut,dan betapa ketakutannya gadis cantik itu"


" Adrian aq mohon maafkan aq,ucapnya sambil terus mengeluarkan air matanya

__ADS_1


" suka atau tidak suka " kamu harus menggantikan posisi Stella" karena kamu sudah berani menyembunyikan kebusukan sahabatmu itu" ucap Adrian sambil menatap tajam Dara,dan menindih tubuh wanita cantik itu.


__ADS_2