
" Adrian " Dara " Adrian " ucap Dina dengan sedikit teriak
" ohhh " begitu ucap dara sambil menjatuhkan bokongnya di kursi.
"lho jangan sampe kamu sudah tau" soalnya kamu terlihat biasa - biasa saja" tanya Dina yang terlihat begitu penasaran
" g ,siapa bilang aq sudah tau "aq juga baru tau dari kamu" ucapnya tersenyum
Tak lama pun muncul sosok laki - laki tampan yang baru saja datang.
" hay Adrian" sapa Dina dengan tersenyum genit .
" hay juga " ucapnya tersenyum,sempat menatap Dara,dan berlalu menuju tempat duduknya.
" dia benar - benar bisa jadi seorang aktor" tak ada yang mengetahui pribadi dia yang sebenarnya " gumam Dara dalam hati sambil sepintas menatap kekasihnya itu.
Tak lama pun muncul wali kelas mereka, Bu Siti yang baru saja memasuki ruangan kelas 2 IPA.
Murid - murid yang tadi pada sibuk dengan kegiatannya masing - masing langsung kembali ke tempat duduknya.
" anak - anak kalian sudah mempersiapkan diri belum" karena hari ini,hari ujian pertama kita"tanya Bu Siti
__ADS_1
" sudah buuu" teriak murid - murid
" aduhh bagaimana ini " aq belum belajar lagi" bagaimana aq bisa belajar " sementara kerjaanku hanya bermesraan dengan dia" gumam Dara dalam hati.
" Adriann"kamu tolong bantu ibu membagikan soal - soal ini " panggil Bu Siti
"baik buu" jawab nya sambil bangun dari duduknya,dan melangkahkan kakinya ke arah bu Siti,guna membagikan soal - soal ujian
Adrian mulai membagikan - soal ujian pada masing - masing murid, ketika sampai di tempat duduk Dara Adrian sengaja menjatuhkan pulpen ,dan berbisik di telinga Dara.
" kamu sudah belajar belum" tanya Adrian
Dara hanya menggeleng - gelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Adrian.
" Dina " panggil Adrian pelan
" kenapa " ucapnya dengan pelan
" bisa g kita tukaran tempat duduk untuk hari ini" tanya nya.
Dina yang kebetulan menaruh hati pada Roy ,tanpa berpikir langsung mengiyakan.
__ADS_1
" boleh - boleh aq mau " ucapnya dengan semangat tanpa curiga.
" ya Tuhan kenapa Adrian harus make acara duduk denganku segala, begini kann!! ,semuanya bisa curiga " ya Tuhan bagaimana ini" gumam Dara yang terlihat begitu gelisah
Sementara Ryan yang duduk di belakang Adrian,dan Dara dari tadi matanya terus memperhatikan.
"sepertinya mereka memiliki hubungan deh ,atas dasar apa tiba - tiba Adrian ingin duduk bersama Dara" tapi tadi Dina bilang Adrian akan bertunangan dengan Stella,sahabat baik Dara" aq jadi bingung " ucapnya sambil terus menatap Dara, dan Adrian.
" kamu g usah khawatir dehh" kalau orang - orang akan mencurigai kita berdua" karena aq yakin berita tentang pertunangan ku dengan Stella" banyak yang sudah mengetahuinya" ucap Adrian sambil berbicara dengan nada sedikit berbisik
" iyaa " jawabnya singkat
" ya sudah sekarang kita ngerjain tugas ujian "aq akan bantu kamu" tapi ingat hati - hati, jangan sampai ada murid - murid yang mengetahui" karena aq tau kamu itu cuman wajahnya aja yang cantik ,tapi otak kamu itu payaahh" ucap Adrian tersenyum yang begitu meremehkan Dara.
Dara hanya 😊😊😊😊 tersenyum, sebab tidak mungkin ia sanggup melawan perkataan Adrian kekasih gelapnya itu.
" dasar laki brengsek " pemaksa" sombong" sama aja ganteng " tapi punya kepribadian ganda" ucap Dara berusaha menahan kekesalannya.
Setelah selesai mengerjakan soal ujian.
" sebentar aq kekosmu " bisik Adrian pada telinga Dara" sambil berlalu keluar kelas, karena jam sekolah telah berakhir.
__ADS_1
" iyaa" jawabnya singkat ,sambil tangannya memasukkan buku - bukunya kedalam tas.