
🏚️ kediaman Bobi Mahesa🏚️
Anita adalah orang yang paling bersemangat, ketika anak, dan menantu kesayangannya akan menginap di hotel.Karena sesungguhnya wanita paruh bayah ini, sudah tidak sabar ingin memiliki cucu.
" Dara" ucapnya pelan sambil menghampiri menantunya.
" iya maa"
" kamu bawa baju napsu itu gaa!! ucapnya berbisik di telingah Dara.
" ga bawa maa, lagi pula ngapain juga di bawa, jawabnya pelan dengan nada sedikit bingung.
" ahh kamu bodoh banget sihh, Dara..., bagaimana Adrian bisa tergoda sihh, kamu tunggu sini biar mama yang pergi ambil.
" maa..., ngapain sama Dara pakai bisik- bisik segalah, tanya Bobi penasaran.
" ahh, papa mau tau aja urusan perempuan, jawabnya dengan nada jutek.
" Adrian kamu tunggu sebentar, mama ambil sesuatu dulu, soalnya ada barangnya Dara yang ketinggalan " jawabnya, dan langsung berjalan menaiki tangga menuju lantai 2 kamar Adrian, dan Dara.
" mama kenapa" tanya Adrian sedikit heran
" ga,tau jawab Dara dengan berpura - pura tidak tau.
" ka Adrian kamu akan pergi menginap di hotel" tanya Ani dengan mimik cemberut.
" ia,jawabnya dengan nada singkat.
" tapi Adrian, aku baru saja datang ,setidaknya
luangkan waktu mu untuk ku"
" dasar perempuan ga tau malu, apa dia ga nganggap aku istrinya Adrian, setidaknya hargai aku yang ada disini, dia pikir aku patung apa" bathin Dara yang terlihat kesal
" maaf"
__ADS_1
Mendengar jawaban Adrian, ada rasa kecewa di dalam hati Ayu, tapi dia berusaha menahannya, apalagi mendengar kalimat malam pertama yang di ucapkan ibunya Adrian , membuat hatinya seperti tertusuk ribuan jarum, membayangkan orang yang di cintainya akan melakukan itu dengan wanita lain.
" maaf tuan muda mobil sudah siap" ucap Deni dengan nada tegas.
" apakah kau sudah memesan kamar, untuk ku,dan istriku?
" sudah tuan" jawabnya singkat.
" ya sudah ayo Dara" ucapnya sambil ingin melangkahkan kaki, tapi terhenti dengan teriakan ibunya yang baru saja turun.
" Adrian, Dara tunggu...!!! teriaknya sambil berjalan cepat menuruni anak tangga.
" ini Raa.., bajunya.Ingat yaa..., malam ini mama ga mau tau, malam ini yang mama tau malam terakhir kamu masih perawan, esok mama ingin mendengar berita malam ini kalian melakukan sebanyak berapa kali, ingat yaa Raa.., malam ini kamu udah harus jebol, okeee...!!, ucapnya pelan sambil berbisik di telinga Dara dengan nada berapi - api.
Dara mendengar ultimatum dari mertuanya, nafasnya serasa memburu, jantungnya seperti berhenti berdetak.
" ya Tuhan, apakah malam ini, malam terakhir aku sebagai seorang perawan" bathinya.
" nona muda ayo kita berangkat" ucap Deni memecahkan lamunan Dara.
" mama, papa, Ani, ka Ayu" kami pergi dulu..!!
ucapnya berusaha tersenyum,dan melangkahkan kaki dengan sedikit berat apalagi mengingat ultimatum ibu mertuanya, yang menginginkan Dara harus melakukan malam pertama dengan Adrian malam ini juga.
" iya hati - hati" seru Bobi
" Dara ingat pesan mama yaa..." teriak Ani dengan semangat.
Dara hanya mengangguk,dan tersenyum
Sementara Ani, dan Ayu hanya memandang tidak suka pada Dara.
" yuu, ka Ayu kita Ke kamar aja..!! seru Ani dengan nada kesal ,karena melihat sepupunya lebih memilih Dara, ketimbang Ayudia.
🏩 Hotel Alfazira🏨
__ADS_1
Didalam hotel Dara tampak gelisah, antara bingung, gugup, deg -degan, apalagi kini tidak ada alasan baginya lagi, untuk menolak suaminya.
" kenapa kau terlihat gugup seperti itu,tanya Adrian menatap heran istrinya.
" a,apakah kita akan melakukan malam ini sayang ? tanya Dara dengan nada gugup, dan berusaha untuk berani menatap suami.
" jadi kau menolakku? tanya Adrian dengan nada dingin.
" bu,bukan begitu sayang" a...
Ucapannya terputus dengan ucapan Adrian.
" jangan menolak ,karena aku tidak terimah penolakan" ucapnya dengan nada dingin.
" i, sayang" jawabnya dengan nada gugup.
Adrian menghela nafas panjang, menatap istrinya.
" aku akan menemui pa Deni sebentar, aku tau apa yang tadi ibu berikan pada mu, pakai lingerie itu, dan tunggu aku.Aku hanya sebentar" jawabnya tegas sambil berlalu keluar dari kamar menemui Deni.
15 menit kemudian.
Terdengar suara pintu terbuka.
" ceklek"
Dara sedikit gugup, ketika Adrian melangkahkan kakinya berjalan kearahnya ,dan naik keatas ranjang.
" kenapa aku jadi gugup begini" bathin Dara.
" apakah kau siap sayanggg...." seru Adrian yang terdengar seksi, dan menggigit kecil telinga Dara.
Adrian tak mampu lagi menahan hasratnya, melihat istrinya berpakaian yang sangat terbuka, membuat juniornya mengeras.
Adrian mulai membaringkan Dara, dan mencium bibirnya dengan lembut.
__ADS_1