
🏢 Apartemen🏢
Dara memasuki apartemen ber
sama pa Deni sang sekretaris, ia mendapati kekasihnya sedang berdiri sambil menatap keindahan pulau Dewata Bali, dari jendela apartemennya.
" sayang! panggil Dara sambil tersenyum manja
" meemmm" jawabnya singkat.
" sayang kamu sudah makan? kalau belum, mau ga aq masakin " tanya Dara sambil menggandeng manja lengan calon suaminya.
" aku tau kamu bersikap manis padaku ,karena ada maunya kan? tanya Adrian sambil menatap tajam kekasihnya
" ma, maksud kamu apa sayang? , aq ga ada mau nya ko. Sambil tersenyum dan menggeleng- gelengkan kepalanya seperti orang bodoh.
" aq tau kamu pasti mau nyuruh aq, kerjain tugas kuliah kamukan? sambil menyeringai
" i, iya sayang soalnya yang ini susah bangeeett, sambil memanyunkan bibirnya
" Dara, Dara kenapa sihh kamu jadi cewe ko bodoh sekali, selalu saja tugas kuliah kamu nyuruh aq yang ngerjain, kamu ke kampus ngapain aja sih Dara !! tanyanya dengan nada tinggi
" yaa, belajar dong sayang" tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" terus kenapa nyuruh aq yang kerjain , memang kamu ga bisa apa?, dengan nada sedikit tinggi.
" maaf sayang ,tapi kalau aq yang kerjain soalnya cuman beberapa doang yang benar, tapi kalau kamu yang kerjain tugasnyq, hampir semuanya benar sayang !! sambil tersenyum manja
" ya Tuhan dosa apa yang aq perbuat, hingga aq bisa jatuh cinta sama gadis bodoh seperti dia" bathin Adrian yang terlihat kesal pada kekasihnya.
__ADS_1
" bagaimana sayang kamu mau aq masakin apa?
" ga usah kalau kamu yang masakin kebanyakan asinnya"
" i,iya sihh"
" kita pesan makanan saja, aq ga mau makan ,masakan kamu bisa - bisa aq sakit perut" dengan nada kesal.
" ya sudah kalau kamu ga mau , aq kekamar dulu ganti baju, ucap Dara sambil berjalan menaiki anak tangga menuju lantai 2.
Sementara pa Deni ,hanya tersenyum menatap tuan mudanya yang terlihat kesal terhadap calon istrinya.
" tuan muda anda baik - baik saja? tanya pa Deni yang melihat Adrian duduk , sambil memegang kepalanya.
' aq hanya bingung pa Deni, seandainya rekan - rekan bisnis ku tau kalau calon istri aq bodohnya seperti ini, mau taruh di mana mukaku" ucap Adrian dengan wajah bingung.
Pa Deni hanya tersenyum mendengarkan ucapan tuan mudanya.
" tuan mudakan IQnya kan tinggi , kan bisa bantu ajarin nona Dara"
" memang nona Dara itu otaknya payah banget ya tuan?
" sangat , selalu saja ranking ke 3 dari bawah sama kedua sahabatnya itu" ucap Adrian sambil tersenyum memikirkan kebodohan kekasihnya itu
" apa ranking 3 dari bawah ? tanya pa Deni seolah tak percaya
" meemmm" sambil tersenyum
" kalau gitu non Dara menang wajahnya aja yang cantik" sambil tertawa
" tepat sekali" sambil tersenyum.
__ADS_1
Sementara tanpa sengaja Dara mendengar ucapannya Adrian , dan pa Deni, dan tidak bisa di bayangkan bagaimana malu, serta kesalnya dia saat ini pada Adrian.
" Adrian apa,an sih kenapa dia harus membuka aib ku sama pa Deni, kan aq jadi malu" ucap Dara pelan sambil menghentakkan kakinya ke lantai karena kesal terhadap Adrian
Terdengar suara telepon di phonshel milik pa Deni.
Pa Deni sedikit terkejut, begitu melihat yang menelponnya adalah tuan Ridwan
" tuan muda " panggilnya
" ada apa?
" ayahanda nona Stella menelpon
" ya sudah angkat saja, besarin spikernya
"baik tuan muda"
📲 percakapan lewat telpon📱
pa Deni:" hallo tuan
Ridwan:" hallo pa Deni, bisakah beritahu pada Adrian ,kalau esok saya ingin bertemu dengannya di kantor" tadi saya kekantornya tapi kata resepsionisnya, ia dan anda sedang keluar
"bagaimana tuan? tanya Deni pada Adrian
" baiklah, katakan esok aq menunggu di kantor"
Pa Deni:" baiklah esok datang lah ke kantor tuan, tuan Adrian mau bertemu anda
Ridwan:" baiklah ,katakan padanya esok jam 10.00, aq pergi ke perusahaannya
__ADS_1
Pa Deni:" baik tuan, sambil menutup telponnya
" tumben ,mantan calon mertuaku ingin bertemu dengan ku" ucap Adrian yang terlihat penasaran