Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Ep.50 Frustasi Adrian.


__ADS_3

" sayaaangg" panggil Dara


" meemmm" jawabnya yang duduk di tepi ranjang sambil membalas pesan masuk dari Deni ,sekretaris pribadinya.


" aq, aq " ucapnya dengan gugup sambil berdiri menatap Adrian


" aq kenapa , bicaralah yang jelas" jawabnya dingin.


Dara menarik nafas panjang sebelum berbicara


" aq ingin kita mengakhiri ini semua" ucapnya mantap


Seketika Adrian langsung menghentikan kegiatannya,menatap Dara tajam,dan tertawa.


" Apakah aku tidak salah dengar " jawabnya menatap tajam Dara


" ti,,tidak Adrian aq ingin kita berpisah " aq janji aq akan bekerja ,dan membayar semua hutang - hutangmu" ucap Dara berusaha untuk berani


Adrian bangun dari duduknya, dan berjalan kearah Dara. Pria tampan itu mencekik leher jenjang gadis berparas cantik itu, dan menatap tajam wanita cantik itu.


" ingat yaa Dara, biar sekalipun kamu menjual tubuh mu " sampai kapanpun kamu tidak akan pernah sanggup membayar semua pengorbanan ku selama ini" bagiku mendapat wanita seperti mu sangatlah mudah Dara'" sebenarnya kau harus berterimah kasih padaku karena aq sudah memberikan bibimu modal untuk usaha, kalau tidak seumur hidup bibimu akan hanya bekerja sebagai pembantu" ingaaat ituuu"" ucapnya dengan sorot mata membunuh,dan melepaskan tangannya dari leher Dara,dan berlalu keluar dari kamar.

__ADS_1


Dara langsung terbatuk - batuk ketika Adrian melepaskan tangannya, wanita cantik itu langsung terjatuh ,dan duduk bersandar di dinding kamarnya,dan menangis tersedu - seduh.


" tapi aq lelahhh Adriaann" aq lelaahhh" aq cape dengan hubungan kita Adrian hiks,hiks,hiks, mau sampai kapan kau membuat aq terjebak antara kau ,dan Stella" biarkan aq bebas Adriaaannn" ucapnya dengan terus menangis.


๐ŸŒŸ Klub malam๐ŸŒŸ


Tampak sosok Adrian tengah meminum minuman beralkohol ,di temani Roy sahabatnya.


" katakan padaku apa kau ada masalah?? tanya Roy


" wanita itu begitu bodoh " sebenarnya dia sadar dengan apa yang aku lakukan selama ini" bahkan kalau aq mau,aku bisa mendapat 10 wanita seperti dia" tapi kenapa aq harus memilih dia" Apa dia ga sadar dengan pengorbanan ku selama. Bahkan aku harus menjalin hubungan gelap di belakang Stella.


" Sudahlah mendingan kita bersenang - senang bagaimana" tanya Roy


Tak lama muncul dua wanita cantik, dengan memakai pakaian seksi.


" Hallo tuan - tuan bolehkah kami menemani kalian" ucap salah satu dari wanita penjaja ****


" tentu sayang kemarilah" ucap Roy


Sementara Adrian nampak tidak peduli, salah satu wanita cantik yang di ketahui bernama Tian, langsung duduk di sebelah Adrian sambil menggandeng manja lengan Adrian.

__ADS_1


" sayang apakah aq boleh menemanimu malam ini" tanyanya sambil tersenyum genit.


" Tentu " asalkan kau tau caranya memuaskan ku" jawabnya


" Tentu sayang pasti kau akan suka dengan permainanku" kalau begitu ayo kita kekamar" sambil menarik tangan Adrian.


Lalu Adrian bangun dari duduknya, dan mengikuti wanita bernama Tian itu, sementara Roy hanya tertawa.


"'selamat bersenang - senang kawan" teriak Roy


๐ŸŒŸ dalam kamar๐ŸŒŸ


Tanpa berpikir Tian, langsung mencium bibir Adrian dengan sangat rakus, dan Adrian pun membalas ciuman wanita itu,dan tangannya sudah bergerilya di dada Tian, mereka terus berciuman tanpa sadar mereka telah berada di atas ranjang ,dengan posisi Adrian menindih tubuh wanita itu,mereka terus berciuman dengan sangat bergairah, dan tangan Tian satu persatu - satu telah membuka kancing baju Adrian , hingga menampilkan tubuh seksinya.


ketika asyik menikmati ciuman panas mereka,seketika Adrian melihat wajah Dara dalam diri Tian, yang membuat ia langsung tersadar.


" kenapa tuann" tanya Tian, yang kaget karena Adrian tiba - tiba menghentikan ciuman mereka.


" maaf aq tidak bisa melakukannya" aq harus pulang kekasihku menunggu"'jawabnya,sambil mengancing kembali kemejanya.


Adrian menulis sebuah cek ,dan membuang di atas ranjang.

__ADS_1


" ini bayaran mu" ucapnya melemparkan cek pada Tian, dan berlalu keluar dari kamar.


" Dara kenapa kau buat aq seperti ini" bathin Adrian yang memikirkan Dara.


__ADS_2