Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Ep.81.Kepergok pa Deni.


__ADS_3

🏘️Kediaman Mahesa🏘️


Adrian Menaiki tangga menuju lantai 2 rumahnya, dan membuka pintu kamar.


ceklek"


Ia medapati Dara, tengah duduk dikursi tepat di bawah sinar matahari yang mengenai wajah cantiknya.


Adrian menyerngitkan dahinya melihat istrinya yang duduk di kursi balkon, sambil memejamkan mata, hingga tidak menyadari kedatangannya.


" kenapa kau tidur disini" tanya Adrian menatap istrinya dengan tatapan mengintimidasi.


" sayang kauuu.." kau sudah datang..?? dengan nada sedikit gugup.


" ia memangnya kenapa. Kau tidak menyukai kehadiran kudisini, atau kau berharap aku bisa berlama - lama bersama Ayudia, dan kau juga berharap agar aku kembali pada Ayu agar kau bisa menjalin hubungan dengan CEO kampungan itu? tanya Adrian dengan tatapan tajam


" memangnya aku salah bicara yaa, padahal aku berusaha mengerti, malahan aku yang kena di salahkan dari dia lagi' Gerutu Dara dalam hati yang merasa kesal dengan suaminya


" tidak sayang malahan aku senang kau berada disini, oh iya sayang maksudmu CEO KAMPUNGAN itu siapa aku tidak mengerti ? tanya Dara yang tidak mengerti maksud dari ucapan suaminya.


Seketika Adrian langsung tertawa begitu mendengar ucapan istrinya.


" masa kamu tidak mengerti Dara, tentu saja mantan kekasihmu yang bodoh itu, sihh Arman" ucapnya dengan nada mengejek.


" Arman itu bukan pria yang bodoh sayang , dia adalah laki - laki yang baik, ramah ,dan juga sangat dewasa ,dan satu lagi dia bukan laki - laki pemaksa" ucap Dara dengan sengaja menekan kata pemaksa yang ia sindirkan pada Adrian.


" ohhh.., terus kenapa kau tidak menikah saja dengannya, dan kenapa kau harus menikah denganku.


" ohh betul aku lupa, bukankah dari dulu kau sudah tergila - gila denganku Dara, karena waktu itu aku adalah murid yang paling tampan, dan pintar di sekolah kita, iya kaan..? ucap Adrian dengan percaya dirinya.


Mendengar ucapan suaminya ,yang semua sama sekali tidaklah fakta, membuat Dara merasa ingin mencekik suaminya, karena memutarbalikkan fakta.


" siapa bilang aku tergila - gila padamu sayang, apakah kau lupa sayaang kau selalu mengancam ku agar terus bersamamu, bahkan kau sampai menjebakku agar terlilit hutang denganmu" seru Dara yang sama sekali tidak menyadari ucapannya, karena sudah tersulut emosi.

__ADS_1


" jadi menurut kamu aku yang tergila - gila padamu, dan aku yang mengejar Mu? tanya Adrian dengan tatapan tajam, yang membuat nyali Dara seketika menciut.


Seketika Dara langsung tertawa, hanya untuk menghilangkan rasa takutnya dengan tatapan suaminya.


" maaf saayanggg, maafff tadi itu aku salah bicara, mungkin karena begadang semalam, jadi bicaraku sedikit ngelantur sayangg" ucap Dara berbohong sambil menggandeng manja lengan suaminya, agar Adrian tidak memarahinya.


" baguslah kalau kamu menyadari kesalahanmu" ucap Adrian, sambil tangannya sudah menyentuh gundukan istrinya.


" sayang, itu kuhh masih sakit, jadi kita belum bisa lakuin lagi, seru Dara berusaha untuk melepaskan tangan Adrian yang sudah mulai menggerayangi tubuhnya.


" tapi masih ada yang atas istriku, jadi biasakan..? sambil menatap dua buah gundukan Dara.


'" tapi sayang, akuu.." seru Dara


" ingat aku tidak terimah penolakan okee"" ucapnya menatap tajam Dara.


" baiklah sayang, tapi yang di atas aja yaa!!


Adrian mulai mencium bibir istrinya, dengan lembut , Darapun mulai terbawa suasana kenikmatan yang di ciptakan suaminya di saat tangan Adrian sudah mulai menggerayangi tubuhnya.


Terdengar suara ketukan pintu


Tok


Tok


Tok


Tapi karena tidak ada jawaban ,dan pintu tidak di kunci, pa Deni langsung membuka pintunya.


Ceklek"


Dan menerobos masuk, dan betapa terkejutnya ia, saat melihat di atas ranjang Tuan mudanya, tengah bercumbuh bersama istrinya, dan ia langsung memutar balikkan tubuhnya.

__ADS_1


" pa Deni" seru Dara terkejut ,dan langsung menutupi tubuhnya yang sudah sedikit terbuka.


" apa yang kau lakukan disiniii...!!, kenapa kau tidak mengetuk pintu dulu" ucap Adrian dengan berusaha menahan emosinya, dan menatap tajam sekretarisnya.


" ma,maafkan saya Tuan muda, saya sudah mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban, dan lagi pula pintunya tidak di kunci" ucap Deni tersenyum kikuk, karena ia merasa malu memergoki pasangan suami istri itu, tengah bermesraan.


" ya sudah ayo kita bicara diruang kerja" ucap


Adrian yang berusaha menahan kekesalannya.


" iya tuan"


" maafkan saya nona muda" seru Deni ,dan langsung berjalan keluar, bersama Adrian.


Dara langsung menghela nafas panjang, ya Tuhan ini sangat memalukan" gerutu Dara.


🌹Ruang kerja🌹


" katakan apakah ada sesuatu yang penting, hingga kau menerobos kekamarku tanpa mengetuk pintu ? tanya Adrian yang tengah duduk dikursi kebesarannya.


" Tuan mudaku ini memang tampan, juga pintar, tapi sayang agak sedikit bodoh" Gumam Deni dalam hati.


" esok anda ada pertemuan dengan Presdir dari group GK, dan anda perlu tau presdirnya, adalah Arman, pria yang selama ini tergila - gila dengan nona muda, Tuan??


Seketika Adrian sedikit terkejut, begitu mendengar ucapan sekretarisnya jika esok ia akan bertemu, dengan Presdir dari perusahaan GK, yang tak lain adalah Arman, pria yang dari dulu sudah menyukai istrinya.


" woowww, ini suatu kebetulan yang sangat menarik" ucapnya dengan senyum devilnya.


":apakah pertemuan ini, tidak jadi masalah buat anda Tuan??, ucapnya sambil menatap Tuan mudanya.



" tentu, karena Adrian Mahesa tidak pernah takut dengan siapapun" ucapnya tersenyum sinis.

__ADS_1


__ADS_2