
👉 Klup Malam👈
Stella duduk seorang diri, dan sesekali meneguk minuman yang terletak di atas meja.
" hai Stel, sapa seorang temannya yang baru saja datang
" hai juga Deni"
" Stel, maaf yaa kalau aq terlalu ikut campur kehidupan pribadimu, tapi beneran ya kamu sudah putus sama tunangan kamu , yang bernama Adrian Mahesa itu?
" itu hanya berita burung, kami masih bertunangan " sangkal Stella sambil tersenyum sinis.
Tiba - tiba tampak muncul sosok seorang gadis cantik, yang tak lain adalah musuh bebuyutannya Stella, siapa lagi kalau bukan Tanti Ryandi, dan Stella sangat terkejut melihat Tanti datang bersama mantan kekasihnya Rendi, mereka terlihat begitu mesrah, dengan Tanti menggandeng manja lengan Rendi.
" kalian berdua, sudah kembali bersama? tanya Stella yang terlihat sangat terkejut dengan kemunculan Rendi mantan kekasihnya, dan Tanti
" tentu, seperti yang kau lihat kami sudah kembali bersama" ucap Tanti yang menggandeng manja Rendi ,sambil tersenyum mengejek
" Rendi, katakan padaku apakah kalian sudah kembali menjalin hubungan? teriak Stella menangis sambil menggoyang- goyangkan krabaju Rendi
" bukankah ,kau sendiri tidak mengakui aq sebagai kekasihmu , jadi buat apa kita menjalin hubungan lagi" ucap Rendi dingin
" kau laki - laki brengsek Rendi" teriak Stela sambil tangannya ingin menampar wajah Rendi ,tapi seketika tangannya langsung di tahan oleh Rendi.
" lepaskan tanganku , Rendi, lepasskaann!!! teriak Stella berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Rendi.
" ingat yaa, Stella hubungan kita sudah berakhir, dan aq sudah tidak mencintaimu lagi.Ucapnya sambil menatap tajam Stella
__ADS_1
"ayo sayang kita kesana! ucap Rendi ,pada Tanti,
Stella, hanya berusaha menahan tangisnya, dan emosi yang telah memuncak terhadap mantan sahabat , dan mantan kekasihnya itu.
" bye, bye, Stella, ucap Tanti manja, sambil menggandeng lengan Rendi, untuk berjalan kearah sahabat - sahabatnya mereka yang telah menunggu kedatangan pasangan itu.
Stella yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi, seketika langsung meraih sebuah botol minuman.
" Tanti teriaknya, teriak Stella dengan nada penuh amarah.
Stella berjalan menghampiri pasangan itu, tanpa berkata dengan emosi yang telah memuncak ,dan tidak berpikir jernih lagi Stella langsung menghantam botol minuman itu di kepala Tanti, " praakkk"
" dasar wanita kurang ajar kau" sambil menghantam botol minuman itu.
Seketika Tanti langsung terjatuh , tak sadarkan diri, dengan kepala bersimbadara.
Seketika suasana klip malam menjadi heboh ,dengan adanya insiden itu.
Stella langsung terjatuh ,dan duduk , wanita itu tampak kebingungan ,serta ketakutan yang dapat dilihat dari raut wajahnya.
" cepat panggil ambulance , cepaatt,, teriak Rendi yang teihat sangat panik , dan kebingungan.
Akhirnya, Rendi, dan beberapa pengunjung klup malam itu langsung membawa Tanti, yang tak sadarkan diri ,kerumah sakit terdekat, untuk segera mendapatkan pertolongan.
Beberapa saat kemudian muncul polisi, yang telah datang ke tempat kejadian , setelah mendapat telpon dari manajer klup malam itu.
Setelah mendapatkan informasi dari pengunjung klip malam yang melihat insiden itu, Stella pun resmi di bawa kekantor polisi.
__ADS_1
👮 kantor polisi🚓
" keluarkan saya paa!, keluarkan saya, teriak Stella sambil mengeluarkan air mata nya
" tunggu nona, bagaimana pun ,kami harus bertemu dengan orang tua anda,dan kami tidak bisa membebaskan anda, karena sampai sekarang korban masih tidak sadarkan diri" ucap polisi itu
" paaa, saya mohon, saya mau keluar dari sini hiks, hiks, hiks, sambil terus menangis.
Tak lamapun muncul pasangan suami istri Ridwan ,dan Bella yang baru saja datang.
" malam paa, kami mencari seorang gadis yang baru saja di tahan , namanya Stella Kana" tanya Ridwan pada seorang polisi yang sementara bertugas
Begitu melihat kemunculan orangtua nya Stella langsung berteriak memanggil orangtuanya.
" Papaa, maamaa" teriak Stella sambil menangis
" Stella, ucap Bella kaget ,dan langsung menghampiri putrinya
" maa, tolong keluarin Stella maa, ucapnya menangis.
" tenang sayang papa masih bicara sama polisi dulu yaa, ucapnya membujuk.
Setelah selesai berbicara dengan polisi yang bertugas, Ridwan berjalan menuju kearah sel, tempat putrinya di tahan.
" kamu yaa, Stella selalu saja bikin masalah, kamu bisa bikin papa cepat mati Stella, ucapnya dengan nada tinggi
" maaffin Stella paa, maaf, ucapnya sambil menangis.
__ADS_1
" esok papa akan pergi menemui korbannya, dan coba berbicara secara kekeluargaan moga - mogahan dia mau mencabut tuntutannya" ucap Ridwan membujuk putrinya.