Terpaksa Mencintai.

Terpaksa Mencintai.
Episode 68.Pernikahan part 2,dan malam pertama yang gagal.


__ADS_3

Dina sedikit kesal melihat Roi, yang sedang berbincang - bincang dengan seorang wanita yang sangat cantik. Mereka tampak begitu akrab ,dan sesekali tertawa bersama.



" dasar cewe genit , ucap Dina yang terlihat sangat kesal, dan ingin menghampiri Roi bersama wanita itu, tapi seketika tangannya langsung di cekal oleh Rian.


" kamu mau kemana, jangan bilang kamu mau melabrak Roi, dan wanita itu?


" ia memang , aku mau memberi pelajaran pada wanita itu, karena sudah berani menggoda Roi ku, ucapnya tegas


Seketika Rian langsung menggeleng- gelengkan kepalanya, menatap sahabatnya itu.


" memang kamu pacarnya Roi ?


"gaa" jawabnya singkat


"terus ,ngapain kamu mau marahin itu cewe? tanya Rian tegas.


" sorry, aku lupa kalau Roi bukan pacar ku he - he- he-" sambil tersenyum.


" kamu itu , malu- maluin aja, ga punya harga diri banget jadi cewe"


" biarin " ucap Dina cuek.


Terdengar alunan musik nan merdu di dalam gereja tersebut, yang mengiringi langkah kaki Dara menuju altar. Dara menggandeng tangan pria paru baya yang sebentar lagi akan menjadi ayah mertuanya, siapa lagi kalau bukan Bobi Mahesa.


Didepan altar tampak Adrian telah menunggu, pria tampan itu terus menyunggingkan senyuman dibibirnya, begitu melihat Dara telah berjalan menuju altar dengan menggandeng papanya.


Adrian menggenggam tangan Dara, dan terkesima dengan kecantikan wanita yang sudah bertahun - tahun bersamanya.


Imam: Adrian Mahesa sudikah kau bersedia menerimah Dara Afriza sebagai istrimu, dan berjanji melewati suka, maupun duka


Adrian : ya saya bersedia" ucapnya mantap


Imam :" Dara Afriza sudikah kau bersedia, menerimah Adrian Mahesa sebagai suamimu, dan berjanji melewati suka, maupun duka

__ADS_1


Dara seketika tampak bingung, dan menatap orang - orang di dalam ruangan itu.


Adrian tampak geram, dan menatap tajam Dara.


Adrian membungkukkan badannya, dan ia berbisik di telinga calon istrinya.


" kamu masih mikir apa lagi bodooh!!, ayo bicara.Ingat jangan menolak, karena aku tidak terimah penolakan" ucapnya pelan menatap tajam Dara.


" iya,iya" ucapnya sambi memanyunkan bibirnya menatap Adrian.


" dara ayo jawab " teriak Dina


" hei kenapa kamu teriak ,ini bukan di pasar o'on ucap Rian kesal sambil mencubit tangan sahabatnya.


Dara:" ya saya bersedia.Ucap Dara tersenyum.


Seketika semua orang yang berada di dalam gereja itu, mengelus - ngelus dadanya.Mereka merasa lega, karena mereka mengira Dara akan menolak pernikahan ini.


Setelah menyematkan cincin ke jari manis masing - masing, Adrian dan Dara pun kini telah resmi menjadi suami istri.


"'Adrian" panggil Roi sambil menghampiri sahabatnya.


" ada apa" ucapnya pelan


" kamu ga khawatir apa ?


" khawatir soal apa! dengan nada sedikt bingung.


" Stella belum tau kamu sudah menikah, dan apa jadinya kalau ia tau kamu sudah menikah ,dan wanita yang menjadi istri kamu, adalah mantan sahabatnya" aku takut dia akan melakukan hal yang buruk pada Dara.


Adrian menghela nafas berat ,dan pria tampan itu pun tampak mencernah kata - kata sahabatnya itu.


" aku tidak segan - segan menghancurkannya, dan keluarganya jika dia berani - berani menyakiti Dara ku".


🏨 hotel 🌟 lima🏨

__ADS_1


" Dara " panggil Adrian yang terlihat sudah tidak sabaran.


" iya sayaaangg" ucapnya dari dalam kamar mandi


apakah dia akan marah padaku, kenapa menstruasiku datang tepat di saat malam pertama kami, apalagi ia sudah sangat lama mengharapkan ini" bathin Dara yang terlihat gelisah.


"Dara" panggil Adrian sekali lagi


" i,iya sayang aku datang"


Dara menghela nafas berat ,sebelum ia keluar dari dalam kamar mandi, karena ia tau lelaki yang telah menjadi suaminya itu pasti akan marah.


" kamu kenapa lama sekali " kamu sengaja yaa"", buat aku menunggu. Ucapnya dengan nada yang terdengar sangat kesal.


" sayaaangg" ucap Dara sambil naik keatas ranjang ,dan duduk di sebelah suaminya


" meeemmm, jawab Adrian dengan suara yang sudah terdengar berat, karena pria itu sudah mulai menjalankan aksinya.


" bi,bisa ga kamu pergi beli pembalut ,aku lagi datang bulan" ucap Dara gugup


Seketika Adrian langsung berhenti dari aksinya, yaitu menjilat, dan mencium leher istrinya, dan menatap Dara dengan tatapan horor


" kamu serius lagi datang bulan? tanya Adrian dengan wajah yang terlihat frustasi


" i,iya sayang maaff" ucapnya sedikit gugup.


" apa ga bisa ditunda dulu datang bulan nya Dara? tanya Adrian yang sudah terlihat sangat kesal.


***minta dukungannya kaka- Kaka.


tolong rate bintang 5 yaa Kaka - Kaka


vote


like

__ADS_1


dan komnt.πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™***.


__ADS_2