The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Damai


__ADS_3

Malam ini Amara dan Rendra benar benar berkunjung ke rumah Luki, dan Luki pun sudah mengijinkan sebelumnya, walau pun Luki masih sedikit cemburu kalau Shela berdekatan dengan mantan suaminya yang juga merupakan sahabat kecilnya.


"Selamat malam mbak Mas" Sapa Amara yang baru saja masuk kerumah Luki, Rendra yang sedari tadi mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru rumah Luki membuatnya sedikit kagum dengan interior dengan rumah tersebut.


"Selamat malam juga, silahkan duduk" ucap Shela mempersilahkan mereka duduk dan Shela memanggil Art nya untuk membawakan Minum dan cemilan untuk tamu nya.


"Apa kabar Bro" tanya Rendra menyapa Luki yang di jawab dengan singkat padat dan jelas.


"Baik"


"Ayolah Bro jangan seperti itu, lupakan masa lalu, aku takan merebut istrimu kok"


Namun Luki tidak menghiraukan perkataan Rendra iya hanya mengangguk saja,


"Ra, apa kabar?" tanya Shela memecah keheningan setelah Suami dan mantan suaminya tadi yang sedikit saling sapa, sebenarnya hanya Rendra yang menyapa Luki.


"Baik mbak, mbak bagimana? sudah berapa bulan sekarang?"


"Aku baik dan sangat baik, udah masuk 4 bulan Ra, oh ya Lusa besok kita akan mengadakan syukuran 4 bulanan kalian datang ya"


"Baik mbak kami akan usahakan datang"


Rendra yang sedari tadi memperhatikan Shela mantan istrinya yang kini semakin cantik dan lebih sexy membuat Rendra teringat dimana dia sedang mengungkung tubuh Shela di bawah nya, yang sedang meracau dan mendesah bahkan menyebutkan namanya dalam racauan nya.


"Ahh sial dia bangun lagi" umpat Rendra dalam hatinya.


"Kenapa Mas?" Tanya Shela yang sadar akan kegelisahan Rendra yang seperti menahan sesuatu, Shela tahu banyak tentang Rendra karena sudah lumayan lama mereka hidup bersama walau harus berakhir dengan sebuah pengkhianatan.


"Heii jangan berpikir kau akan merebut istriku seperti dulu ya, atau aku akan mematahkan tulang tulang mu" ancam Luki.


Luki memang masih ingat dengan waktu itu Rendra mengunjungi kantor Luki dengan meminta agar Luki mengembalikan Shela kepadanya,


Flashback On

__ADS_1


Dulu sebelum Rendra menikah dengan Amara, Rendra datang ke kantor Luki untuk meminta Luki menceraikan Shela dan mengembalikannya kepadanya, membuat Luki sangat geram karena Rendra benar benar di luar kendali.


"Gue minta Lo cerailan Shela dan kembali kan dia sama gue"


"Ck.. enak saja, dulu Lo yang membuang dia kan, kenapa sekarang Lo minta gue kembalikan memangnya dia barang?"


Mereka terus adu mulut membuat Rendra mengamuk di sana dengan mengacak ngacak ruangan Luki, Luki yang tak mau tinggal diam mendaratkan bogem mentah di wajah Rendra.


Membuat keduanya bersitegang kalau saja Ardi tidak menghentikan perkelahian mereka mungkin saja wajah mereka akan babak belur, Lukipun akhirnya mengusir Rendra dari ruangan nya yang di seret langsung oleh scurity di sana.


Rendra yang tak terima di permalukan seperti itu membuat nya hilang kendali dengan mengacau di lobby perusahaan Luki.


Membuat para karyawan disana mengumpat kesal karena ruang kerja mereka seperti kapal pecah, membuat scurity benar benar menyeret Rendra hingga ke jalanan.


Luki yang kesal pun akhirnya mengharamkam kantor nya di kunjungi kembali dengan makhluk yang bernama Rendra.


Flashback Of


"Sudahlah mas, jangan ada dendam di antara kita, lupakam semua yang sudah terjadi karena sekarang kita sudah bahagia berdua"


Rendra pun kini menatap Shela dan meminta maaf atas apa yang terjadi selama ini.


"Shel maafin Mas ya, yang pernah menyakitimu, membuat dirimu benar benar terluka"


"Sudah lah mas aku sudah memaafkan mu dan melupakan semuanya"


Rendra pun berniat memeluk Shela untuk terakhir kalinya namu langsung di tepis oleh Luki.


" sorry sekarang dia punya gue, gak boleh ada yang menyentuhnya selain gue" ucap Luki sedikit mengancam


"Issshh dasar suami posesif" ledek Rendra dengan di iringi tawa mereka.


Akhirnya kini tak ada lagi dendam dan juga pertikaian di antara mereka, mereka sudah saling memaafkan yang membuat persahabatan Luki dan Rendra kembali baik seperti dulu.

__ADS_1


Amara pun kini akhir nya bisa tenang karena suaminya takan mungkin kembali lagi kepada mantan istrinya itu.


Amara dan Rendra sudah pulang dari rumah mereka membuat Luki dan Shela lebih bahagia karena sudah tak ada dendam yang bersarang di hati mereka, mereka sudah saling mengikhlaskan apa yang sudah terjadi.


"Mas..." Panggil Shela...


"Apa sayang?"


"dedek mau di tengokin" ucap nya dengan manja tanpa malu lagi.


"assyiap Gas lah" ucap Luki dengan semangat empat lima yang langsung menyambar bibir istrinya yang bagai candu untuk nya.


Keduanya tenggelam dengan ciuman yang hangat, mereka saling menuntut agar lebih dalam lagi saling memagut dan menyesap berada saliva dengan sangat agresif.


Shela yang memang sangat agresif kini sudah berada di di bawah kasur dengan luki yang duduk di tepi ranjang, menikmati permainan istrinya yang sangat suka bermain dengan adik kecilnya itu.


Mengulum menyesap bahkan karena saking gemasnya Shela sering menggigit kecil mainan nya itu, membuat Luki meringis nikmat di buat nya.


Setelah puas kini giliran Luki yang berada di depan hutan rimba yang tidak terlalu lebat, dengan wangi khas nya membuat Luki sangat bernafsu menenggelamkan wajah nya di sana dan bermain dengan lincah dengan lidahnya hingga sesuatu mendesak keluar dari sana yang membuat Luki bersemangat untuk menyesapnya.


Setelah itu keduanya yang sudah di penuhi kabut gairah melakukan penyatuan dengan hati hati, berbagai gaya dan posisi mereka coba agar mereka sama sama puas dalam kenikmatan surga dunia itu.


Shela yang memang sangat hyper apalagi kini hormon kehamilanya menuntut nya ingin selalu merasakan sentuhan sentuhan memabukan dari berondong nya itu, membuat Shela sering meminta dahulu, namun Luki sadar kini ia tidak bisa membiarkan istrinya terlalu cape karena kini sudah ada Luki junior di dalam rahim istrinya membuat Luki sangat berhati hati ketika memacu tubuhnya menyatukan cinta dan nafsu dalam hentakan demi hentakan tubuh yang sedang beradu, menyalurkan gairah yang semakin membuncah di kedua tubuh yang sedang bermandikan peluh dan keringat itu.


tak perlu lama dalam satu ronde Shela bahkan sudah empat kali melalukan pelepasan nya, membuat wanita itu benar benar puas dengan keperkasaan suaminya di ranjang.


Shela pun sadar kini ada anak dalam rahimnya yang harus benar benar ia jaga, membuat dirinya paham harus berpuas hanya dengan satu ronde saja.


Keduanya yang sudah kelelahan kini sama sama tertidur dengan keadaan seperti biasa sama sama polos.


to be continued


Sudah ach, udah mulai hareudang...

__ADS_1


hayoo othor udah up nih, mana yang kemarin minta up udah like dan vote belum??


__ADS_2