
Ku balas pesan dari suamiku itu agar ia berhenti menghubungiku terus.
Masa bodolah aku sudah ilfeel padanya,aku hanya ingin menenangkan dulu pikiranku sejenak saja.
Sementara di rumah Rendra sedang uring-uringan karena istrinya tak pulang,ia tau sekarang pasti istrinya itu sedang bersama Luki,ia seperti tak rela kalau Luki akan merebut istrinya.
Ia memilih pergi ke ruangan kerjanya,ia meminum minuman keras sebanyak yang ia mampu,,ia benar-benar mabuk saat ini,bahkan tak ada yang peduli padanya.
Dulu di saat ia terpuruk dan mabuk seperti ini,ada Shela yang mengurusnya dan memberi semangat padanya,tapi sekarang istrinya benar-benar menjauh bahkan tak peduli sedikitpun padanya.
Ia pun mengambil ponsel nya,dan menghubungi Mira,namun telepon nya malah di matikan.
"Dimana wanita itu sekarang??"
"Arrrgggghhhh"
Rendra berteriak untuk meluapkan emosinya hingga ia tertidur di ruangan kerja nya dengan masih memegang botol minuman itu.
########
Mira yang saat ini sedang berada di atas seorang pria,begitu semangat memompa tubuh nya,dengan perlahan ia naik turun dan memutarkan pinggul nya,,
sementara pria di bawahnya sedang menggerayangi dadanya dengan remasan-remasan dan memelintir pada pucuk dadanya.
Mira mendesah dengan manja sambil terus tersenyum menikmati setiap pergerakan nya,ia merasa seperti sedang berada di awang-awang.
Richard kini bangkit dan menyerang area dada Mira yang sedari tadi menggantung dan menginginkan di sentuh oleh bibirnya,,Richard menyesap pucuk nya dan sesekali menggigit pelan.
Tak Lupa tangan Richard yang satunya tak dibiarkan menganggur,,meremas dan memilin bukit kembar kanan yang masih bebas menggantung.
Mira seperti nya telah sampai puncak,,ia meremas rambut Richard perlahan dan menekan kepala Richard agar semakin dalam menyusu.
Setelah puas ia mengeluarkan cairan ***** nya kini Richard mengambil alih posisi mereka,ia membalikan tubuh Mira membelakangi nya,di sodok nya tubuh mira dari belakang dengan pelan,ia tak ingin terlalu keras karena takut menyakiti bayi di perut Mira.
Richard menggerakan pinggulnya maju mundur,,tangan kanan nya memegang buah pepaya gantung di depannya dan tangan kirinya memegang pinggang ramping Mira.
Cukup lama mereka melakukan aktifitas panas tersebut,mereka melakukannya dengan perlahan dan lembut,ruangan kamar tersebut sangat berisik dengan erangan dan ******* mereka yang saling bersahutan apalagi saat mereka sama-sama mencapai puncak.
Setelah selesai dengan pergulatan panas itu,mereka tertidur dengan saling memeluk,,
__ADS_1
Sementara di apartemen sebelah,tepatnya apartemen Luki,Shela sedang melamun sendirian di kamar Luki,ia sedang mengingat anak nya yang sudah tiada,tanpa ia sadari air mata itu lolos begitu saja dari mata indahnya.
"Keyy mamah kangen sayang" ia terisak menyadari telah kehilangan hal paling berharga dari hidupnya.
Luki yang baru masuk ke kamar ia melihat Shela sedang menangis,,ia tahu kalau Shela masih berduka akibat kehilangan anakknya.
Luki menghampiri nya,dan mulai mendekap tubuh Shela dan membawa ke pelukannya agar Shela sedikit lebih tenang.
"Sudah jangan di tangisi lagi,semua sudah terjadi,doakan yang terbaik untuk anakkmu sayang"
Luki kemudian mengusap pipi Shela dan menghapus air mata yang membasahi pipinya,Luki merasa hatinya begitu sakit melihat Shela yang terpuruk seperti ini.
Luki mengecup bibir Shela sekilas,ia menatap lembut mata Shela dan mengusap kepala Shela sejenak.
"Aku akan selalu ada di saat kamu membutuhkan,jangan bersedih lagi"
Shela mengangguk dan tersenyum,ia juga mencium pipi Luki dengan lembut.
"Terimakasih" Shela tersenyum manis pada Luki
"Kita bikin adik buat Key yuk??"
Ajak luki sambil mengedipkan mata nya sebelah,
Akhirnya mereka bermain kembali di ranjang,bahkan karena mood mereka yang sedang baik mereka bermain sampai pagi dengan berbagai macam gaya dan posisi,,bahkan beberapa kali berganti lokasi di kamar,ruang tamu,meja makan dapur dan kamar mandi.
Setelah mereka benar-benar puas dan kelelahan akhir nya mereka tetidur di karpet bulu di bawah sofa.
#########
Ke esokan hari nya Shela sudah bangun lebih dulu ia bergegas ke kamar mandi dan beraih-bersih cukup 15 menit ia berada di kamar mandi dan setelah nya ia bersiap ke dapur untuk membuat sarapan.
Di lihat nya Luki yang masih bergelut dengan mimpi indahnya,ia membiarkan saja pemuda tampan itu tidur,setelah ia beres memasak baru akan membangunkannya.
Pagi ini Shela hanya memasak nasi goreng seafood Luki,setelah berkutat dengan alat -alat dapur dan selesai memasak ia menghidangkan makanan nya di meja makan.
kemudian pergi ke kamar dan membangunkan Luki,namun saat masuk ke kamar di lihat nya Luki sudah rapi dan segera keluar kamar.
"Pagi sayang" sapa Luki sambil mencium bibir Shela sekilas
__ADS_1
"pagi juga,yuk sarapan" Shela mengajak Luki sarapan,mereka menuju meja makan dengan bergandengan tangan.
"Wahhh nasi goreng seafood,aku suka"
Mereka makan dengan tenang,bahkan luki sampai nambah 3 kali karena nasi goreng buatan kekasihnya begitu nikmat.
"Kamu lapar atau doyan sih,sampai nambah 3 kali"
"aku lapar dan doyan,semalam sudah bercocok tanam jadi membuat perutku benar-benar lapar,tenaga ku terkuras habis hehe" Luki cekikikan sendiri.
Shela hanya menggelengkan kepalanya,ia merasa seperti tak ada beban di hidupnya.
"Ki hari ini kamu mau kemana?"
"oia aku lupa hari ini aku harus ke kantor,kamu mau pulang atau tetap disini?
" sepertinya aku harus pulang dulu,siang nanti aku akan menghubungi pengacaraku untuk mengurus perceraianku dengan Mas Rendra "
"Kamu serius"
Shela hanya mengangguk dan tersenyum,,luki pun balas tersenyum bahkan dengan mata yang berbinar.
"kenapa gue seneng ya denger shela akan bercerai,ahh entahlah...
"ya sudah aku antar pulang nanti"
setelah mereka selesai makan,mereka pun bersiap untuk pergi dan mereka keluar dari apartemen
Saat keluar mereka melihat ada Mira dan pria yang kemarin bersama nya di depan pintu.
pria itu sedang menunduk dan mencium perut Mira lalu mengusapnya lembut.
"Sayang hati-hati ya,jagain mama jangan nakal di perut mama,papa bakal kangen sama kamu"
Shela dan Luki menatap tak percaya mereka kemudian saling menatap dan mengangguk tanda mengerti dengan apa yang mereka lihat barusan.
"Shel apa kamu akan tetap menceraikan Rendra setelah tau anak itu bukan anak Rendra?"
"perasaanku sudah hancur ki,namun aku akan tetap membantu mas Rendra agar tau dengan kelakuan Mira."
__ADS_1
Luki menghela nafasnya,,ia ragu dengan perasaan Shela sekarang,namun luki mencoba bersikap biasa saja dan akan membantu Shela menyelesaikan semuanya.
Sementara di apartemen sebelah